Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penanda dan Petanda dalam Cerpen Distrik Rodham Karya Budi Darma dalam Kumpulan Cerpen L. A Underlover Menggunakan Pendekatan Semiotika Saussure Syam, Nurlaily; Lestari, Adhe Utami; Apriani, Apriani; Rahmadani, Nur Asmi Suci; Kurniawan, Ahmad; Ilhidda, Inul; Sahtiani Jahrir, Andi
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cerpen Distrik Rodham dalam Kumpulan Cerpen L.A. Underlover karya Budi Darma menggunakan pendekatan semiotika Saussure, dengan fokus pada konsep penanda dan petanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana makna dibentuk dalam cerita dengan mengeksplorasi hubungan antara bahasa (penanda) dan konsep yang mendasarinya (petanda). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi pembacaan teks mendalam, pencatatan, dan klasifikasi data yang berupa penanda dan petanda. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka teori semiotika, yang menganalisis bagaimana penanda dan petanda berinteraksi untuk mengungkapkan makna dan tema yang lebih dalam dalam narasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang penerapan teori semiotika Saussure pada teks sastra.
PELATIHAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS III SDN MELAYU MUHAMMADIYAH MAKASSAR Filawati, Filawati; Tuflih, Muhammad Alfian; Lestari, Adhe Utami; Riska, Riska; Thafunnisa, Fathia Al
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita imajinatif siswa sekolah dasar melalui pendekatan berbasis imajinasi. Dengan melibatkan 15 siswa kelas III.C di SDN Melayu Muhammadiyah Makassar, pelatihan dilakukan secara bertahap mulai dari penggalian ide, penyusunan alur, penulisan draf, revisi, hingga presentasi karya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, analisis karya tulis, dan tes pemahaman. Hasil menunjukkan bahwa 77% siswa berada pada kategori baik dalam menulis cerita, terutama dalam aspek kreativitas dan orisinalitas, serta pemahaman terhadap unsur cerita mencapai rata-rata 80%. Meskipun masih ditemukan kelemahan dalam struktur alur dan unsur latar, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, dan ekspresi tertulis siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi pembelajaran kreatif dalam penguatan literasi di jenjang pendidikan dasar.
Kontribusi Mahasiswa dalam Meningkatkan Pelayanan Masyarakat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gowa Rosvita, Ita; Lestari, Adhe Utami; Fadillah, Ulfah; Aini, Nurul; Al Thafunnisa, Fathia
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v3i2.333

Abstract

Kegiatan magang mahasiswa di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gowa dilaksanakan sebagai bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang literasi dan kearsipan melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam berbagai program dan aktivitas perpustakaan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan observasi lapangan. Mahasiswa berkontribusi dalam beberapa kegiatan utama, seperti pelayanan sirkulasi perpustakaan, digitalisasi arsip, penyusunan koleksi buku, serta pelayanan administrasi persuratan. Selain itu, mahasiswa juga berpartisipasi dalam program perpustakaan keliling bekerja sama dengan staf untuk memberikan layanan baca kepada masyarakat, terutama di sekolah-sekolah, serta menjadi pemandu saat kunjungan edukatif ke perpustakaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efektivitas layanan dan pengelolaan arsip, serta perluasan jangkauan literasi kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan akademik dan profesional mahasiswa, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas layanan publik di bidang literasi dan informasi.
Strategi Kebahasaan dalam Mengungkapkan Duka pada Film Di Tinggal Meninggal sutradara Kristo Immanuel: Analisis Wacana Kritis Model Norman Fairclough Mahmudah; Lestari, Adhe Utami; Ridwan
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 1 (2026): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v9i1.3161

Abstract

This study seeks to describe the linguistic strategies used to express grief in the film ‘Di Tinggal Meninggal’, directed by Kristo Immanuel, through Norman Fairclough’s model of Critical Discourse Analysis. The study employs a descriptive qualitative method, utilizing data collection techniques such as documentation and the transcription of dialogues that capture expressions of grief in the film. The data were analyzed based on Fairclough’s three dimensions of critical discourse analysis: the text dimension (linguistic analysis), discursive practices (the processes of text production and consumption), and social practices (the socio-cultural context underpinning the discourse). The research findings indicate that linguistic strategies for expressing grief are manifested through the selection of emotional vocabulary, metaphors of loss, repetitive sentence structures, the use of pauses and silence, and forms of implicature that reflect the psychological distress of the characters. At the level of discursive practices, the representation of grief is shaped through natural and contextual dialogues, while at the level of social practices, the discourse of grief reflects social realities regarding family relationships, loss, and emotional stigma within society. Thus, this film not only portrays grief as a personal experience but also as a social construction influenced by power relations and cultural values