Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN BEASISWA PENDIDIKAN DALAM MENGURANGI SISWA PUTUS SEKOLAH: TINJAUAN LITERATUR Rahawarin, Benediktus; Ahmad, Masduki; Rochimah, Heni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i4.5883

Abstract

Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program bantuan beasiswa pendidikan dalam mengurangi angka putus sekolah, dengan perhatian utama pada peserta didik atau mahasiswa dari komunitas ekonomi lemah. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap sejumlah studi nasional dan Internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu 2010-2025. Temuan menunjukkan bahwa beasiswa yang dirancang berdasarkan kebutuhan ekonomi secara signifikan menurunkan angka putus sekolah, dibandingkan dengan skema berbasis prestasi akademik semata. Kajian ini juga membandingkan program beasiswa Indonesia (Bidikmisi/KIP-Kuliah) dengan model Internasional seperti Pell Grant di Amerika Serikat dan Education Maintenance Allowance (EMA) di Inggris. Meskipun Indonesia melalui Bidikmisi dan KIP-Kuliah telah mengadopsi pendekatan berbasis kebutuhan seperti Pell Grant dan EMA, implementasinya belum sekuat negara maju karena masih lemah dalam pendampingan dan akses informasi di lapangan. Inggris, lewat EMA, menargetkan siswa menengah dengan insentif kehadiran yang langsung memengaruhi partisipasi sekolah, sementara Indonesia lebih fokus ke pendidikan tinggi dengan skema afirmatif, namun belum menjangkau akar masalah sejak jenjang awal. Hal ini menggarisbawahi bahwa efektivitas beasiswa tak hanya ditentukan oleh desain skema, tetapi juga oleh presisi penargetan, intensitas pendampingan, dan konsistensi pelaksanaan di tingkat lokal. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan arah kebijakan beasiswa yang lebih terbuka atau merangkul semua kalangan dan berkeadilan.
Synthesis of Educational Aspirations of Indigenous Ethnic Groups in Indonesia: A Systematic Literature Review Based on Scopus and Google Scholar (2020–2025) Rahawarin, Benediktus; Nurhattati, Nurhattati; Kamaludin, Kamaludin
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.1.p.1088-1106

Abstract

Education for Indigenous communities in Indonesia holds profound significance, serving not only as a means of knowledge transfer but also as a medium for cultural identity preservation and social empowerment. This study synthesizes research on the educational aspirations of Indigenous peoples in Indonesia during 2020–2025 by examining trends, patterns, and scholarly contributions. Using a Systematic Literature Review (SLR) based on the PRISMA 2020 protocol, 35 articles from Scopus and Google Scholar were analyzed through thematic coding and bibliometric mapping with VOSviewer. Results show a significant increase in publications after 2020, focusing on two domains: education and policy. In education, findings reveal a shift from access-focused issues to socio-cultural dimensions of learning, highlighting the influence of social, cultural, and spiritual factors and the rise of community-based approaches integrating Indigenous Knowledge Systems (IKS) with modern pedagogy under an eco-cultural framework. In policy, challenges include weak regulation, limited funding, and insufficient integration of local knowledge and mother tongues into the national curriculum. Addressing these issues requires culturally equitable policies through recognition of Indigenous knowledge, multilingual education, and active community participation. This synthesis emphasizes that advancing Indigenous educational aspirations depends on the synergy between culturally grounded practices and inclusive, decentralized, epistemically diverse public policies.