Fazria, Nurul
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN FILSAFAT ILMU DALAM PEMBENTUKAN ETIKA PROFESIONAL BIMBINGAN DAN KONSELING: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Fazria, Nurul; Karneli, Yeni; Solfema, Solfema
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i4.537-550

Abstract

Filsafat ilmu memiliki peran penting dalam pembentukan etika profesional dalam praktik Bimbingan dan Konseling (BK). Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran filsafat ilmu dalam membangun landasan etika profesional yang kokoh bagi konselor. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menganalisis artikel-artikel terkait hubungan filsafat ilmu dan etika profesional dalam BK. Hasil menunjukkan bahwa filsafat ilmu menyediakan kerangka berpikir kritis dan reflektif yang memungkinkan konselor untuk memahami hakikat profesi mereka secara mendalam, menghadapi dilema etika, serta menjaga integritas profesi. Konsep-konsep filsafat ilmu, seperti keadilan, tanggung jawab, dan akuntabilitas, menjadi dasar bagi pengambilan keputusan yang etis dan profesional. Di era digital dan masyarakat multikultural, filsafat ilmu membantu konselor menavigasi tantangan baru, seperti kerahasiaan informasi dalam konseling daring dan bias budaya. Oleh karena itu, filsafat ilmu tidak hanya berfungsi sebagai landasan teoretis, tetapi juga panduan praktis dalam menjalankan praktik konseling yang berorientasi pada kesejahteraan klien dan masyarakat. 
STRATEGI PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN: KONSEP, TEKNIK, DAN IMPLEMENTASI DI KELAS Fazria, Nurul; Neviyarni, Neviyarni; Nirwana, Herman
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i1.15-23

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan elemen penting dalam proses pembelajaran yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif. Artikel ini menganalisis konsep, teknik, dan implementasi pengelolaan kelas dalam pembelajaran berdasarkan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan, meninjau, dan menganalisis referensi dari jurnal ilmiah, buku, dan artikel terkait. Konsep pengelolaan kelas mencakup pengaturan lingkungan fisik, sosial, dan emosional untuk mendukung keterlibatan dan prestasi siswa. Teknik pengelolaan kelas dibagi menjadi preventif, korektif, dan supportif, yang bertujuan untuk mencegah gangguan, mengatasi masalah perilaku, dan mendukung perkembangan siswa. Implementasi pengelolaan kelas menekankan pada pentingnya adaptasi terhadap kebutuhan siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran inklusif dan berbasis teknologi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas yang efektif dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, dan hasil akademik. Artikel ini memberikan wawasan teoritis dan praktis yang dapat diaplikasikan oleh pendidik dalam menciptakan pengalaman belajar yang optimal. Strategi Pengelolaan Kelas dalam Pembelajaran: Konsep, Teknik, dan Implementasi di Kelas
Dinamika Etika dan Kompetensi Konselor dalam Layanan BK: Analisis Studi Literatur Fazria, Nurul; Syukur, Yarmis; Sukma, Dina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika dan kompetensi konselor merupakan dua aspek fundamental yang memengaruhi keberhasilan intervensi. Etika konselor bertindak sebagai pedoman moral, sedangkan kompetensi mencakup keterampilan dan pengetahuan untuk memberikan layanan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika etika dan kompetensi konselor dalam layanan BK melalui pendekatan studi literatur. Penelitian ini menemukan bahwa etika konselor berperan penting dalam menjaga kerahasiaan dan integritas hubungan dengan klien, sementara kompetensi mencakup keterampilan teknis, interpersonal, dan profesional yang mendukung efektivitas layanan BK. Dinamika antara keduanya sangat mempengaruhi kualitas layanan yang diberikan kepada klien. Etika dan kompetensi konselor saling melengkapi dalam menciptakan layanan BK yang aman, profesional, dan efektif. Untuk itu, konselor perlu terus meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan serta memperbarui pemahaman mereka mengenai etika seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi.
PERAN FILSAFAT ILMU DALAM PEMBENTUKAN ETIKA PROFESIONAL BIMBINGAN DAN KONSELING: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Fazria, Nurul; Karneli, Yeni; Solfema, Solfema
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i4.537-550

Abstract

Filsafat ilmu memiliki peran penting dalam pembentukan etika profesional dalam praktik Bimbingan dan Konseling (BK). Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran filsafat ilmu dalam membangun landasan etika profesional yang kokoh bagi konselor. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menganalisis artikel-artikel terkait hubungan filsafat ilmu dan etika profesional dalam BK. Hasil menunjukkan bahwa filsafat ilmu menyediakan kerangka berpikir kritis dan reflektif yang memungkinkan konselor untuk memahami hakikat profesi mereka secara mendalam, menghadapi dilema etika, serta menjaga integritas profesi. Konsep-konsep filsafat ilmu, seperti keadilan, tanggung jawab, dan akuntabilitas, menjadi dasar bagi pengambilan keputusan yang etis dan profesional. Di era digital dan masyarakat multikultural, filsafat ilmu membantu konselor menavigasi tantangan baru, seperti kerahasiaan informasi dalam konseling daring dan bias budaya. Oleh karena itu, filsafat ilmu tidak hanya berfungsi sebagai landasan teoretis, tetapi juga panduan praktis dalam menjalankan praktik konseling yang berorientasi pada kesejahteraan klien dan masyarakat. 
Strategi Pengelolaan Kelas dalam Pembelajaran: Konsep, Teknik, dan Implementasi di Kelas Fazria, Nurul; S, Neviyarni; Nirwana, Herman
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i1.015-023

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan elemen penting dalam proses pembelajaran yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif. Artikel ini menganalisis konsep, teknik, dan implementasi pengelolaan kelas dalam pembelajaran berdasarkan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan, meninjau, dan menganalisis referensi dari jurnal ilmiah, buku, dan artikel terkait. Konsep pengelolaan kelas mencakup pengaturan lingkungan fisik, sosial, dan emosional untuk mendukung keterlibatan dan prestasi siswa. Teknik pengelolaan kelas dibagi menjadi preventif, korektif, dan supportif, yang bertujuan untuk mencegah gangguan, mengatasi masalah perilaku, dan mendukung perkembangan siswa. Implementasi pengelolaan kelas menekankan pada pentingnya adaptasi terhadap kebutuhan siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran inklusif dan berbasis teknologi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas yang efektif dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, dan hasil akademik. Artikel ini memberikan wawasan teoritis dan praktis yang dapat diaplikasikan oleh pendidik dalam menciptakan pengalaman belajar yang optimal
MITIGATING ADOLESCENT POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER THROUGH INDIVIDUAL COUNSELING USING EYE MOVEMENT DESENSITIZATION REPROCESSING TECHNIQUES: A STUDY ON SURVIVORS OF TRAIN ACCIDENTS Wahid, Ahmad; Nirwana, Herman; Hariko, Rezki; Fikri, Miftahul; Choiri, M. Fadlan; Putri, Kanaya Yose; Fazria, Nurul
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 6 No 2 (2025): COUNSENESIA 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v6i2.5880

Abstract

Diverse individual experiences and problems often lead to painful psychological disorders, one of which is the traumatic experience of individuals who have been involved in train accidents, which can lead to post-traumatic stress disorder. This condition requires responsive and serious attention, as it can have negative and long-lasting effects. One effort that can be made to overcome this problem is the implementation of individual counseling using the eye movement desensitization reprocessing technique. This study focused on empirically testing the effectiveness of individual counseling using the eye movement desensitization reprocessing technique in reducing PTSD in adolescents who have experienced train accidents. The research method used was an experiment with a single subject research design. The sample in this study consisted of two students who had experienced a train accident and had high levels of PTSD. The results showed that individual counseling using the eye movement desensitization reprocessing technique was effective in reducing PTSD in adolescents who had experienced a train accident. Visual analysis shows a consistent and significant decline in clients. Both clients who were initially identified as having PTSD no longer showed signs of PTSD after undergoing 3 and 4 sessions of intervention. However, the findings of this study should not be generalized to samples with different characteristics. The researchers recommend that future researchers apply individual counseling using eye movement desensitization reprocessing techniques to populations and samples with broader characteristics, as well as other relevant issues.