Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Performance Turbine Terhadap Peningkatan Kebutuhan Excess O2 Secondary Boiler Pada Power Plan PT. Semen Tonasa Capacity Of 70 MW Rombe, Marten; Arham, Muhammad; Mubarak, Husni; Taha, Syamsumarlin
Majamecha Vol. 6 No. 2 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i2.3471

Abstract

Pengoperasian boiler di PLTU PT. Semen Tonasa memiliki kapasitas produksi daya listrik sebesar 70 MW  terdapat rentang presentase O2 dalam gas buang boiler yang disarankan oleh manual book peralatan termal tersebut, sehingga perlu dilakukan analisa secara signifikan untuk mengoptimalisasi jumlah udara secondary yang disuplai kedalam ruang bakar. Pengambilan data dilakukan melalui DCS (Data Collection System) yang telah terhubung dengan sensor dan alat ukur yang telah terpasang pada sistem boiler dan turbin saat beban unit 80% kemudian dilakukan pengaturan FDF (Forced Draft Fan) sehingga presentase O2 dalam gas buang boiler dapat bervariasi dari 3%, 4%, 5% dan 6%. Hasil Analisa menunjukkan bahwa perubahan kebutuhan udara secondary mempengaruhi kinerja efisiensi dari boiler secara masif dan hanya sedikit mempengaruhi efisiensi turbin pada PLTU. Penggunaan kebutuhan udara pada proses pembakaran dengan variasi excess O2 pada gas buang sebesar 3 %, 4%, 5% dan 6%, menghasilkan tingkat SFC sebesar 0.540 kg/kWh, 0.542 kg/kWh, 0.550 kg/kWh, dan 0.554 kg/kWh. Sehingga berdasarkan tingkat SFC terendah, dengan excess O2 sebesar 3% merupakan tingkat kebutuhan udara yang optimal dan mampu menghasilkan efisiensi boiler sebesar 84,13%, efesiensi termal 31,12% dan turbin sebesar 88,91%.
KARAKTERISASI HIDRODINAMIKA TERHADAP KORELASI DISTRIBUSI PENURUNAN TEKANAN PADA ALIRAN DUA FASE GAS-CAIR PADA BELOKAN PIPA 90º SUDUT ARAH TANGENSIAL DENGAN PENDEKATAN EKSPERIMENTAL Parawansa, Parawansa; Rombe, Marten; Arham, Muhammad; Nur, M. Ilham; HS, Haslinda
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 20 No. 01 (2025): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v20i01.221

Abstract

Industri pemrosesan global, seperti pada industri perminyakan, pembangkit tenaga uap, industri kimia dimana dalam pemindahan fluida umumnya dilakukan melalui system perpipaan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan tekanan (pressure drop) pada aliran dua fase air dan udara melalui pipa belokan dengan variasi sudut radial dan debit udara yang berbeda, dengan debit air yang tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan tekanan bergantung pada variasi sudut radial dan debit udara yang diinjeksikan. Pada bukaan katup 30°, penurunan tekanan tertinggi terjadi pada sudut 90° dan 125° akibat losses dan perubahan geometri aliran fluida yang tajam. Fenomena serupa juga terjadi pada bukaan katup 45°, 60°, 75°, dan 90°, dengan pola yang mencakup peningkatan dan penurunan tekanan pada sudut-sudut tertentu. Pada setiap variasi debit udara, penurunan tekanan yang signifikan akibat losses dan perubahan geometri belokan yang menyebabkan penumpukan tekanan berulang dengan terbentuknya vorteks lebih besar dan peningkatan interaksi antara fase udara dan air. Selain itu, penurunan tekanan cenderung lebih besar pada debit udara yang lebih rendah, dan perubahan posisi penampang pipa vertikal berpengaruh terhadap pola aliran dan gaya gesek antar fase. Koefisien tekanan tertinggi terjadi pada sudut 100° dan 150°. Penelitian ini juga membandingkan metode homogen dan korelasi Wadle dalam menghitung nilai pressure recovery, yang menunjukkan bahwa hasil penelitian lebih mendekati nilai pressure recovery yang dihitung dengan metode homogen. Hasil penelitian ini memberikan informasi tentang distribusi koefisien tekanan dan losses pada pipa belokan, serta interaksi aliran dua fase dalam sistem pipa belokan yang penting untuk desain sistem perpipaan dua fase.
Analisis tingkat emisi gas buang dari kendaraan operasional Dinas Perhubungan Kabupaten Sidenreng Rappang dan implikasinya terhadap kualitas udara Arham, Muhammad; Mubarak, Husni; Husni, Husni; Fachruddin, Muhammad; Hamka, Akhsan; Rombe, Marten
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjme.v4i1.1230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kendaraan dan hubungannya terhadap konsentrasi emisi gas buang pada kendaraan operasional Dinas Perhubungan Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian dilakukan terhadap sembilan kendaraan dengan berbagai merek, kapasitas silinder, umur kendaraan, panjang perjalanan, dan intensitas perawatan yang berbeda. Metode yang digunakan adalah observasi langsung serta pengujian emisi gas buang berdasarkan parameter CO dan HC untuk mesin bensin, serta opasitas (opacity) untuk mesin diesel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 88,88% kendaraan lulus uji emisi, sementara 11,11% tidak lulus karena melebihi ambang batas opasitas yang ditetapkan, terutama pada kendaraan Mitsubishi Truck. Hasil analisis menunjukkan bahwa perawatan kendaraan merupakan faktor paling berpengaruh terhadap tingkat emisi gas buang. Kendaraan dengan umur lebih dari 10 tahun tetap dapat memenuhi baku mutu emisi selama dilakukan perawatan secara rutin. Selain itu, panjang perjalanan yang telah ditempuh juga turut memengaruhi emisi gas buang karena semakin panjang jarak tempuh, konsumsi bahan bakar meningkat sehingga emisi gas buang pun bertambah. Namun demikian, intensitas dan kualitas perawatan kendaraan mampu menekan peningkatan emisi tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan operasional kendaraan melalui perawatan berkala guna menjaga performa mesin dan menekan pencemaran udara dari emisi kendaraan bermotor.
Analisis tingkat emisi gas buang dari kendaraan operasional Dinas Perhubungan Kabupaten Sidenreng Rappang dan implikasinya terhadap kualitas udara Arham, Muhammad; Mubarak, Husni; Husni, Husni; Fachruddin, Muhammad; Hamka, Akhsan; Rombe, Marten
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kendaraan dan hubungannya terhadap konsentrasi emisi gas buang pada kendaraan operasional Dinas Perhubungan Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian dilakukan terhadap sembilan kendaraan dengan berbagai merek, kapasitas silinder, umur kendaraan, panjang perjalanan, dan intensitas perawatan yang berbeda. Metode yang digunakan adalah observasi langsung serta pengujian emisi gas buang berdasarkan parameter CO dan HC untuk mesin bensin, serta opasitas (opacity) untuk mesin diesel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 88,88% kendaraan lulus uji emisi, sementara 11,11% tidak lulus karena melebihi ambang batas opasitas yang ditetapkan, terutama pada kendaraan Mitsubishi Truck. Hasil analisis menunjukkan bahwa perawatan kendaraan merupakan faktor paling berpengaruh terhadap tingkat emisi gas buang. Kendaraan dengan umur lebih dari 10 tahun tetap dapat memenuhi baku mutu emisi selama dilakukan perawatan secara rutin. Selain itu, panjang perjalanan yang telah ditempuh juga turut memengaruhi emisi gas buang karena semakin panjang jarak tempuh, konsumsi bahan bakar meningkat sehingga emisi gas buang pun bertambah. Namun demikian, intensitas dan kualitas perawatan kendaraan mampu menekan peningkatan emisi tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan operasional kendaraan melalui perawatan berkala guna menjaga performa mesin dan menekan pencemaran udara dari emisi kendaraan bermotor.
Implementation of Code of Safe Working Practices for Merchant Seafarers towards Engine Crew in MV. Sultan Hasanuddin Suyuti; Musriady; Jamaluddin; Asmayanti, St.; Rombe, Marten; Noegraha, Andi Dirga
Maritime Park: Journal of Maritime Technology and Society Volume 5, Issue 1, 2026
Publisher : Department of Ocean Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/mp.vi.47055

Abstract

 This research aimed at investigating the effectiveness of the implementation of COSWP towards the engine crew and finding out the better recommendation to increase the implementation for future needs. The research applied mixed-method research which combined between qualitative and quantitative approach. The data collected using questionnaires and an in-depth interview to engine crews at MV. Sultan Hasanuddin. Then, the data questionnaires were analyzed using SPSS and the interview data were interpreted using three steps, they were transcribing data, data reduce and data interpretation. The results of the research revealed that the mean score was 27,20 with standard deviation of 3.795. This data showed the implementation of COSWP in MV. Sultan Hasanuddin was in very effective condition. There were recommendations given by the sample of the research such as integration of COSWP to the Safety Management System (SMS) or International Safety Management (ISM) Code, training of Maritime Resource Management (MRM) and Non-Technical, internal auditory and regular evaluation, effective communication, and digital development management.
Analisis Penerapan Fungsi Dua Tahap Pada Relay Proteksi Sbef Transformator 60 MVA Di Gardu Induk Tello 150 kV Hamka, Akhsan; Arham, Muhammad; Rombe, Marten
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 1 (2026): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i1.55373

Abstract

Power transformer protection systems require continuous optimization to ensure operational reliability and protection selectivity. This study analyzes the implementation of a two-stage Standby Earth Fault (SBEF) relay on a 60 MVA power transformer at the Tello 150 kV Substation to improve protection coordination. The methodology includes system simulation using ETAP 12.6.0 and validation through field testing. The results indicate that the two-stage SBEF configuration with a first-stage current setting of 86.6 A (TMS 0.097) and a second-stage setting (TMS 0.117) using a Long Time Inverse characteristic provides optimal protection coordination. Phase-to-ground fault simulations demonstrate selective relay operation, with feeder GFR operating at 512 ms, incoming GFR at 982 ms, first-stage SBEF at 5380 ms, and second-stage SBEF at 6490 ms. Field testing using a CMC 356 relay test set shows a maximum error of 2.02%, confirming strong agreement between theoretical calculations, simulations, and practical implementation.