Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Menjadi Rupiah Menuju Lingkungan Bersih dan Sejahtera di Dusun Krajan B, Desa Wonorejo Jember Azade, Girinda Decalzgi; Putri, Inge Wiliandani Setya; Wardoyo, Arik Aguk; Safira, Dinara; Natara, Adinda Margaretha; Wijaya, Alfarabi Putra Ramadhan; Noval, Ridhotul; Sugiharto, Muhammad Syariifuddiin Allaam; Achmad, Riza
Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 2 No. 4 (2024): Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/assoeltan.v2i4.602

Abstract

Waste management is a major challenge in various regions, including in Krajan B Hamlet, Wonorejo Village, Kencong District. The waste management socialization program is one of the efforts to reduce the amount of waste produced and increase public awareness of the importance of waste management. This community service program aims to help the community in converting waste into economic value that is beneficial to the surrounding community. This community service method uses Participatory Rural Appraisal (PRA). The results of community service show that this waste management socialization has succeeded in making waste a source of additional income for residents which can ultimately create a cleaner and healthier environment. The impact of this community service is expected to change people's attitudes towards waste, reduce pollution, and improve the economic welfare of the community there. Thus, this program is expected to be an example for other regions in creating a cleaner, healthier, more economical environment, and building a more independent and prosperous advanced society.
PROSES BERPIKIR SPASIAL SISWA TUNAGRAHITA PADA MATERI KUBUS MENGGUNAKAN ALAT PERAGA Maghfiroh, Sasqia Ulimaz; Febriyanto, Eko Yudi; Triyani, Dini; Achmad, Riza; Yudianto, Erfan
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir spasial merupakan aspek penting dimiliki siswa dalam menyelesaikan soal objek tiga dimensi. Siswa yang tidak mampu berpikir spasial dengan baik akan mengalami kesulitan, hal tersebut juga dapat dialami oleh siswa tunagrahita. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan data utama proses berpikir spasial siswa tunagrahita. Pemilihan subjek berdasarkan jenjang kelas yang sudah mempelajari materi kubus dan mampu membaca serta menulis sehingga subjek penelitian terdiri dari satu orang siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses berpikir siswa tunagrahita dalam memahami materi kubus berbantuan alat peraga. Penelitian ini dilakukan karena siswa tunagrahita memiliki keterbatasan intelektual dalam memahami konsep geometri yang abstrak, sehingga diperlukan analisis proses berpikir spasial dengan bantuan alat peraga untuk mengoptimalkan kemampuan visualisasi dan pemahaman matematis mereka. Indikator spasial pada penelitian ini meliputi visualisasi spasial, orientasi spasial dan relasi spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek terpilih tergolong dalam kategori tunagrahita sedang berdasarkan tes psikologi. Proses berpikir spasial siswa tunagrahita sedang dapat dilihat bahwa siswa menjawab soal dengan benar setelah mengerjakan soal dengan tipe yang sama secara berulang. Rekomendasi penelitian selanjutnya yaitu melakukan kajian serupa pada kategori siswa tunagrahita lainnya dengan memastikan validasi kategori subjek untuk menyesuaikan tingkat kesulitan soal, serta memberikan contoh gambar berpetak atau garis putus-putus pada lembar jawaban untuk memudahkan siswa menebali.