Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi dalam Pembuatan Media Pembelajaran Digital di SD Negeri Bangsal 3 Kota Kediri Lailiyah, Nur; Kusmiaji, Ingghar Ghupti Nadia; Sasongko, Sempu Dwi; Dinso, Junio Boy Smara
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 3 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i3.2404

Abstract

Abstract: Kurangnya pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan media pembelajaran menjadi salah satu hambatan utama guru-guru SDN Bangsal 3. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru SD Negeri Bangsal 3 Kota Kediri dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan media pembelajaran digital yang menarik dan interaktif. Melalui pelatihan ini, guru-guru dibimbing dalam mengembangkan berbagai jenis media digital, seperti video pembelajaran, bahan ajar interaktif, dan penggunaan aplikasi pembelajaran daring. Metode yang digunakan meliputi presentasi, diskusi, dan praktik langsung dalam pembuatan media pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sebanyak 76% guru mampu memproduksi media pembelajaran digital berupa Canva yang dapat diimplementasikan di kelas, meningkatkan partisipasi siswa, dan mendukung pembelajaran yang lebih dinamis dan kreatif. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada praktik pembelajaran di kelas tetapi juga mendukung transformasi pendidikan di era digital dengan memperhatikan potensi teknologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar
Weton Divination in Javanese Marriage: An Archetypal Study in Ngadiluwih, Kediri Dinso, Junio Boy Smara; Waryanti, Endang; Muarifin, Moch.
Asa Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): February-July 2025
Publisher : CV. Srikandi Kreatif Nusantara in collaboration with Institut Teknologi Mojosari Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63709/ajppp.v2i1.6

Abstract

This study explores the cultural role of weton, a traditional Javanese calendrical system, in determining auspicious marriage dates in Ngadiluwih, Kediri. Using a Jungian archetypal framework and qualitative descriptive methods, data were collected through interviews with two adat leaders and observations of local wedding rituals. The findings reveal that favorable weton pairings such as Sunday Legi and Friday Wage embody archetypes of harmony (tentrem), affection (jodo), and social cohesion (rukun). In contrast, combinations like Tuesday Kliwon and Wednesday Wage reflect shadow archetypes associated with conflict (pegat), hardship (mlarat), and emotional distress (sengsara). These patterns function as cultural symbols rooted in the collective unconscious, guiding moral and practical choices in marriage. The study highlights weton as a living symbolic system and proposes its integration into cultural education and heritage preservation programs.
lifestyle Masyarakat Pinggiran Pasar Gringging Kediri:: Prespektif Jean Baudrilliard Kusmiaji, Ingghar Ghupti Nadia; Lailiyah, Nur; Dinso, Junio Boy Smara; Firmansyah, Achmad Fathoni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2394

Abstract

Kajian penelitian ini fenomena lifestyle thrifting kini semakin dikenal oleh masyarakat ditelaah menggunakan budaya popular. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan praktik thrifting sebagai budaya populer masyrakat pinggiran, mendeskripsikan motif pola masyarakat pinggiran dalam lifestyle thrifthing dan mendeskripsikan kelompok peminat thrifting khususnya di Pasar Gringging Kabupaten Kediri. Peneliti menggunakan teori hiperealitas Jean Baudrillar. Metode penelitian yaitu pendekatan femomenalogi yang menggunakan kualitatif untuk analisis deskriptif dari hasil wawancara secara mendalam, observasi, dan pengamatan. Lokasi penelitian ini di Jl. Raya Gringging Kabupaten Kediri. Subjek penelitian ini adalah kelompok secara individu dari masyarakat panggiran. Sumber data diambil langsung kelapangan berupa informan. Teknik pengumpulan data berupa pengamatan, wawancara, dokumentasi dan studi Pustaka. Maka hasil dan pembahasan penelitian ini sebagai berikut yang pertama A. Praktik Thrifting Sebagai Budaya Populer Masyrakat Pinggiran terdapat 4 bagian yaitu: 1) Citra thrifting kembali popular, 2) Jenis dan Model Pakaian Variatif, 3) Lokasi Mudah Dijangkau dan 4) Perilaku Masyakarat Bernegoisasi. Kedua B. Motif Pola Masyarakat Pinggiran Dalam Lifestyle Thrifthing terdapat 3 bagian motif yaitu 1) Branded, 2) Model Vintage/Trend, 3) Perilaku Mencari Keuntungan dan Penghematan dan 4) Hasrat Kepercayaan Diri. Sedangkan yang ketiga tedapat C. Kelompok-kelompok Peminat Thrifting terbagi menjadi dua yaitu: 1) Kelompok Remaja dan 2) Kelompok Orangtua.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dan Literasi Digital untuk Pembelajaran Menulis di Sekolah Dasar Rahmayantis, Marista Dwi; Pitoyo, Andri; Sujarwoko, Sujarwoko; Ramdani Putra, Chelya Ilham; Firmansyah, Achmad Fathoni; Gigik, Yolanda Rensia; Dinso, Junio Boy Smara; Rohmiati, Rohmiati; Pratiwi, Wahyu Adi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 1 (2025): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i1.14529

Abstract

This community service programme aims to improve the writing skills of elementary school students through the integration of Artificial Intelligence (AI) and digital literacy. The method of implementing this activity uses training with the target, namely teachers at SDN Kampungdalem 1 Tulungagung, East Java. The evaluation instrument uses observation sheets and questionnaires which are then analyzed descriptively quantitatively and qualitatively. The results of this service showed that teacher competence and student writing skills improved through integrating AI and digital literacy in writing learning, as shown by an increase in the average writing score from 65.5 to 84.2. In addition, the success of this activity is supported by a holistic approach that combines teacher training, implementation assistance, and continuous evaluation.