Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Karakter Islami Siswa melalui Pembiasaan Shalat Dhuha di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Pangkalan Asep Supriatna; Saepudin; Riki Faisal; Hani Nurhayanti; Dede Sarim
Bulletin of Community Engagement Vol. 4 No. 3 (2024): Bulletin of Community Engagement
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bce.v4i3.1572

Abstract

The low level of discipline and awareness of prayer among students shows the importance of efforts to strengthen Islamic character from an early age. This Community Service Activity (PKM) aims to strengthen the Islamic character of students at Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Pangkalan through the habit of Dhuha prayers. The main problem faced is the lack of consistent application of religious values, especially in building sustainable habits of worship. This program is expected to increase students' religious awareness and form an attitude of discipline and responsibility through worship routines. The underlying concept is a spirituality-based character education theory, which emphasizes habituation as an effective method for internalizing values. The methods used include carrying out Dhuha prayers in congregation, teacher assistance, and evaluating student development. The results show a significant increase in students' discipline, sincerity and independence in carrying out their worship. Apart from that, this activity contributes to creating a school environment that is conducive to learning Islamic values. The habit of Dhuha prayer has proven to be effective as a means of forming religious character that can continue in the home environment.
Inovasi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Teknologi Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Dan Numerasi Anak : Penelitian Hasan Al Banna; Kurniasih; Riki Faisal; Mia Audina Musyadad; Haris Sandi Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1739

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang baru dalam inovasi pembelajaran anak usia dini, khususnya dalam mendukung keterampilan literasi dan numerasi. Namun demikian, masih banyak lembaga PAUD yang belum optimal memanfaatkan teknologi dalam proses belajar, termasuk di wilayah Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru PAUD dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi yang kontekstual dan menyenangkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan pemetaan aset komunitas, perencanaan aksi bersama, pelatihan, pendampingan, dan refleksi kolaboratif. Subyek kegiatan adalah guru-guru dari beberapa lembaga PAUD di Kutawaluya yang menunjukkan komitmen terhadap perubahan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan media digital oleh guru, munculnya kelompok belajar guru (komunitas praktik), serta keterlibatan orang tua dalam mendukung kegiatan belajar anak di rumah. Transformasi sosial juga mulai terbentuk, ditandai dengan munculnya pemimpin lokal, peningkatan kerja sama antarlembaga, dan terbentuknya pranata baru yang mendukung ekosistem pembelajaran berbasis teknologi. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset komunitas mampu menciptakan perubahan berkelanjutan dalam dunia pendidikan, terutama pada konteks pendidikan anak usia dini di daerah dengan akses terbatas terhadap inovasi teknologi.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Islam Berbasis Etnopedagogi dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moral Anak di Era Disrupsi Hasan Al Banna; Riki Faisal; Neneng Nurhasanah; Gina Kania; Marwah Triyati
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 5 No. 3 (2025): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v5i3.9556

Abstract

The era of disruption demands innovation in Islamic education to address the moral challenges faced by elementary school children. Amidst globalization and technological advancements, it is crucial for learning to remain grounded in local cultural values aligned with Islamic teachings. This study aims to describe the forms, strategies, and effectiveness of ethnopedagogy-based Islamic education learning innovations in instilling moral values in elementary school children. This study employed a qualitative approach with a case study method at SDIT Buah Hati Islamic School. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, which were then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results show that learning innovations are implemented through the integration of local cultural values into Islamic education materials, the application of participatory learning methods, and teacher role models based on traditional noble values. This innovation has proven effective in shaping students' moral character, including honesty, responsibility, caring, and respect. These findings imply the importance of developing ethnopedagogy-based curricula and learning strategies in Islamic education. This innovation is able to bridge local values and Islamic principles in shaping children's morality contextually. This study recommends strengthening teachers' capacity in implementing an ethnopedagogical approach systematically.