Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kunjungan dan Pembuatan Pojok Literasi di Panti Asuhan Al-Aqsho Batam Azira, Najwa Risa; Syahira, Hana Naila; Anjani, Nur; Simon, Sylvia Angelyn; Yustika, Liani; Eltary, Enola; Nabilah, Cheisya; Natasya, Adinda; Rinah, Rinah; Ridho, Rizky Putra Pratama; Cholas, Britney; Alexander, Leonardo; Willy, Willy; Hartono, Rudi; Marcy, Stephannie; Ningsih, Hellena Septia; Pratama Ridho, Rizky Putra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3855

Abstract

Dalam kegiatan program kreativitas mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan di Panti Asuhan Al-Aqsho Batam, penulis melakukan kunjungan dan pembuatan pojok literasi pada salah satu ruang belajar dan juga menyediakan berbagai ragam dan jenis buku untuk menunjang minat baca pada anak-anak. Penulis melalukan kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk kegiatan dalam mata kuliah Pancasila dan juga untuk memberikan dukungan yang berbentuk penyediaan bahan bacaan berupa buku kepada anak-anak. Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk menciptakan suatau ruang yang didedikasikan agar anak-anak dapat mengakses dan menikmati buku yang telah disediakan, serta dapat membangun rasa cinta baca agar bermanfaat dalam perkembangan akademik dan kepribadian diri anak. Metode yang penulis lakukan dalam kegiatan ini merupakan melakukan observasi dan wawancara secara tidak langsung melalui Whatsapp pada jauh-jauh hari sebelum kegiatan dan melakukan kunjungan dan pembuatan pojok literasi secara langsung pada hari yang telah disepakati. Hasil dari kegiatan tersebut berupa terjalinnya silaturahmi antara pihak panti asuhan dan penulis dengan memberikan sedikit hiburan pada anak-anak dan juga terciptanya fasilitas berupa pojok literasi dengan berbagai ragam buku dengan genre yang berbeda-beda sebagai bentuk ilmu dan hiburan baru bagi anak-anak yang berada di sana. Dengan adanya pojok literasi yang penulis sediakan, anak-anak menjadi sangat antusias terhadap buku sehingga hal ini sangat membantu dalam mendorong minat baca, pengetahuan, kreativitas, konsentrasi, dan kebiasaan untuk membaca.
Restrictions on Foreign Nationals’ Land Control from Human Rights and Local Economic Sovereignty Perspectives: Pembatasan Penguasaan Tanah Warga Negara Asing dalam Perspektif Hak Asasi Manusia dan Kedaulatan Ekonomi Lokal Eltary, Enola; Jaya, Febri; Situmeang, Ampuan
Mendapo: Journal of Administrative Law Vol. 7 No. 3 (2026): (2026) (In Progres)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/0f50h115

Abstract

This study examines restrictions on land control by foreign nationals from the perspectives of human rights and local economic sovereignty. The research addresses the tension between foreign investment interests, the protection of local communities’ rights to land and adequate housing, and the state’s responsibility to preserve land as a strategic resource for public welfare. This study employs normative legal research using statutory and conceptual approaches through an examination of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, Law Number 5 of 1960 concerning Basic Agrarian Principles, Government Regulation Number 18 of 2021, Regulation of the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency Number 18 of 2021, and relevant legal literature. The findings demonstrate that restrictions on land control by foreign nationals have a legitimate legal basis and satisfy the principles of legality, legitimate aim, necessity, proportionality, and non-discrimination. However, legal certainty has not been fully realized in terms of justice and utility. Weak verification of land-use rights, nominee arrangements, and inadequate supervision may facilitate concealed land control, increase property prices, restrict local communities’ access to land, and reduce local economic benefits. This study argues that restrictions on land control by foreign nationals constitute a legal instrument for balancing foreign investment, human rights protection, and local economic sovereignty. Therefore, stronger verification, transparent land administration, effective supervision, and consistent law enforcement are necessary to ensure that land control remains aligned with public welfare and the protection of local communities.