Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN STRES KERJA DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT IGD DAN ICU RSUD DR. HASRI AINUN HABIBIE Ntobuo, Fendi; Syamsuddin, Lenny; Rahim, Putri
Elsia: Jurnal Psikologi Manusia Vol 3, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : program studi psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to investigate the connection between burnout from work stress and social support. The nurses at the ICU and emergency room at Dr. Hasri Ainun Habibie. This study takes a quantitative approach and employs a correlational study design. Total sampling was used to collect the samples. There were 40 responders, 24 of whom were ER nurses and 16 of whom were ICU nurses. This study used the multiple correlation approach. According to the study's findings, there is a significant negative relationship between social support and burnout (correlation coefficient value = -73.1%), a positive and significant relationship between job stress and burnout (correlation coefficient value = 41.4%), and a relationship between social support and job stress with burnout (correlation coefficient value = 46.4%). The ER and ICU nurses at Dr. Hasri Ainun Habibie report a jointly significant association between social support and job stress burnout, as indicated by the coefficient of determination value (R square) of 53.5%.
The Relationship Between Social Support and Work Stress with Burnout in Emergency Installation and Intensive Care Unit Ntobuo, Fendi; Syamsuddin, Lenny; Rahim, Putri
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 2 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i2.1950

Abstract

The purpose of this study is to investigate the connection between burnout from work stress and social support. The nurses at the ICU and emergency room at Dr. Hasri Ainun Habibie. This study takes a quantitative approach and employs a correlational study design. Total sampling was used to collect the samples. There were 40 responders, 24 of whom were ER nurses and 16 of whom were ICU nurses. This study used the multiple correlation approach. According to the study's findings, there is a significant negative relationship between social support and burnout (correlation coefficient value = -73.1%), a positive and significant relationship between job stress and burnout (correlation coefficient value = 41.4%), and a relationship between social support and job stress with burnout (correlation coefficient value = 46.4%). The ER and ICU nurses at Dr. Hasri Ainun Habibie report a jointly significant association between social support and job stress burnout, as indicated by the coefficient of determination value (R square) of 53.5%.
Hubungan antara Konflik Peran Ganda dengan Stres Kerja pada Perawat yang Sudah Menikah di RS Otanaha Utina, Rachma Chairunnisa; Syamsuddin, Lenny; Liputo, Salahuddin
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i01.1925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Konflik Peran Ganda dengan Stres Kerja Pada Perawat yang Sudah Menikah di RS Otanaha. Penelitian ini menggunakan analisis korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 67 responden perawat yang sudah menikah di RS Otanaha. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 74,6% perawat yang sudah menikah di RS Otanaha berada pada tingkat konflik peran ganda sedang dan terdapat 79,1% perawat yang sudah menikah di RS Otanaha mengalami stres kerja pada tingkat sedang. Hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,545 dengan p=0,000 artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan yang kuat dan memiliki arah hubungan yang positif, artinya semakin tinggi konflik peran ganda maka semakin tinggi stres kerja yang dialami. Sebaliknya semakin rendah konflik peran ganda maka semakin rendah stres kerja yang dialami.
Pengaruh Self Control dan Stres Kerja terhadap Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo Syamsuddin, Lenny; Parman, Rahmawaty; Angeraini, Sri
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i01.1985

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana stres kerja dan self-control berdampak pada perilaku cyberloafing karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo. Studi ini menggunakan desain studi regresi kuantitatif. Sampling total dari 60 responden digunakan. Studi ini menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara self-control dan cyberloafing memiliki nilai koefisien regresi sebesar 48,3%, yang menunjukkan hubungan yang negatif dan signifikan; hubungan antara stres kerja dan cyberloafing memiliki nilai koefisien regresi sebesar 30,6%, yang menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan; dan hubungan antara self-control dan cyberloafing memiliki nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 66,8%, yang menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan
Hubungan antara Konflik Peran Ganda dengan Stres Kerja pada Perawat yang Sudah Menikah di RS Otanaha Utina, Rachma Chairunnisa; Syamsuddin, Lenny; Liputo, Salahuddin
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i01.1925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Konflik Peran Ganda dengan Stres Kerja Pada Perawat yang Sudah Menikah di RS Otanaha. Penelitian ini menggunakan analisis korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 67 responden perawat yang sudah menikah di RS Otanaha. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 74,6% perawat yang sudah menikah di RS Otanaha berada pada tingkat konflik peran ganda sedang dan terdapat 79,1% perawat yang sudah menikah di RS Otanaha mengalami stres kerja pada tingkat sedang. Hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,545 dengan p=0,000 artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan yang kuat dan memiliki arah hubungan yang positif, artinya semakin tinggi konflik peran ganda maka semakin tinggi stres kerja yang dialami. Sebaliknya semakin rendah konflik peran ganda maka semakin rendah stres kerja yang dialami.
Pengaruh Self Control dan Stres Kerja terhadap Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo Syamsuddin, Lenny; Parman, Rahmawaty; Angeraini, Sri
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i01.1985

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana stres kerja dan self-control berdampak pada perilaku cyberloafing karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo. Studi ini menggunakan desain studi regresi kuantitatif. Sampling total dari 60 responden digunakan. Studi ini menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara self-control dan cyberloafing memiliki nilai koefisien regresi sebesar 48,3%, yang menunjukkan hubungan yang negatif dan signifikan; hubungan antara stres kerja dan cyberloafing memiliki nilai koefisien regresi sebesar 30,6%, yang menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan; dan hubungan antara self-control dan cyberloafing memiliki nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 66,8%, yang menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan
Hubungan Body Image dengan Impulsive Buying Pengguna Produk Kecantikan pada Mahasiswi Syamsuddin, Lenny; Liputo, Salahuddin; Musa, Nur Fadilah
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i01.1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat body image dan impulsive buying, serta mengetahui hubungan body image dengan impulsive buying pengguna produk kecantikan pada Mahasiswi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif korelasi Pearson atau product moment. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden. Dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian ini tingkat body image secara keseluruhan terdapat 79 mahasiswi dengan presentase 79% berada pada kategori sedang, dan tingkat impulsive buying 84 mahasiswi dengan presentase 84% berada pada kategori sedang. Hubungan body image dengan impulsive buying dengan nilai korelasi diperoleh nilai sebesar r = –0.380 dengan p = 0.000. Tanda negatif pada nilai r hitung artinya variabel tersebut memiliki hubungan arah negatif (berlawanan) dengan body image (Y). Jadi semakin tinggi body image maka semakin rendah impulsive buying. Sebaliknya semakin rendah body image maka semakin tinggi impulsive buying
Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di pt. Indomarco prismatama Roka, Olviani; Syamsuddin, Lenny; Mursyid, Muhammad
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i02.2135

Abstract

Kinerja karyawan dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya adalah faktor kepuasan kerja. Kepuasan kerja mengacu pada reaksi emosional individu terhadap pekerjaannya, yang dapat berupa perasaan puas atau tidak puas dengan pekerjaannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Prismatama. Metode Penelitian ini merupakan Desain penelitian kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 karyawan di PT. Indomarco Prismatama sampel sebanyak 30. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Exact. Sig. (2-sided) Fisher Exact Test sebesar 0.000, nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05) maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di PT. Indomarco Prismatama.
Hubungan Coping Stres dengan Subjective Well-Being pada Remaja yang Memiliki Orang Tua Tunggal (Single Parent) di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kabupaten Gorontalo Rahman, Moh. Yusranto; Indarwati, Anik; Syamsuddin, Lenny
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara coping stres dengan subjective well-being pada remaja yang memiliki orang tua tunggal (single parent) di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kabupaten Gorontalo. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena bahwa remaja yang dibesarkan oleh satu orang tua sering menghadapi tekanan emosional dan sosial yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Alat ukur yang digunakan berupa skala coping stres dan skala subjective well-being yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara coping stres dengan subjective well-being (r = 0,585; p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kemampuan remaja dalam mengelola stres, maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan subjektif yang mereka rasakan. Dengan demikian, strategi coping yang adaptif berperan penting dalam menjaga keseimbangan emosional dan meningkatkan kebahagiaan remaja dengan latar belakang keluarga single parent.
Hubungan Antara Kematangan Emosi dengan Forgiveness pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Gorontalo Arafah, Nadifa; Syamsuddin, Lenny; Ntobuo, Fendi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Kematangan Emosi dengan Forgiveness pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian regresi dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil secara random sampling sebanyak 85 responden. Dalam penelitian ini menggunakan metode Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kematangan Emosi pada mahasiswa berada pada kategori rendah yaitu 38 dengan 44,7% dan Forgiveness pada mahasiswa berada pada kategori rendah yaitu 58 dengan 18,8%. Berdasarkan hasil uji Pearson Product Moment dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,336 dan nilai sig (p) = 0,02 (p < 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kematangan Emosi dengan Forgiveness pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kematangan emosi maka semakin tinggi pula perilaku memaafkan pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Gorontalo.