Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Standarisasi Simplisia Bunga Tapak Dara  (Catharanthus roseus L.) Berdasarkan Parameter Spesifik dan Non-Spesifik Yulia Larasanti; Risando Sitanggang; Veronika Simamora; Ulva Rizkyna; Muhammad Romzi; Sorta Partomuan Situmeang; Eva Diansari Marbun; Monica Suryani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standarisasi merupakan proses penting yang melibatkan penetapan spesifikasi bahan berdasarkan parameter tertentu guna menjamin mutu dan keamanan produk obat alami secara konsisten. Bunga tapak dara (Catharanthus roseus L.), anggota famili Apocynaceae, umum dibudidayakan di pekarangan rumah dan dikenal luas karena memiliki beragam aktivitas farmakologis seperti antikanker, antioksidan, dan antimikroba. Berkat komposisi senyawa kimia yang kaya, tanaman ini banyak dimanfaatkan dalam pengobatan. Tujuan penelitian ini ialah untuk melakukan standarisasi simplisia bunga tapak dara (Catharanthus roseus L.) berdasarkan parameter spesifik dan nonspesifik guna mendukung pemanfaatannya sebagai bahan baku obat herbal berkualitas tinggi. Proses simplisia dilakukan melalui sortasi, pengeringan buatan pada suhu 50 °C, dan penggilingan menjadi serbuk. Hasil uji menunjukkan bahwa simplisia memiliki karakteristik organoleptik khas, struktur mikroskopik dan makroskopik yang sesuai, serta mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid atau triterpenoid. Parameter nonspesifik seperti kadar air (3,7%), susut pengeringan (3,35%), sari larut air (30,2%), sari larut etanol (41,5%), abu total (3,73%), dan abu tidak larut asam (0,66%) semuanya memenuhi standar Materia Medika Indonesia. Dengan demikian, bunga tapak dara memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku fitofarmaka dan obat herbal terstandar.
KARAKTERISASI SIMPLISIA DAN IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF PADA DAUN DAN KULIT LEMON (CITRUS LIMON) : PERSPEKTIF KLT DAN FITOKIMIA Eva Dian Sari Marbun; Muhammad Irianto Napitupulu; Yulia Larasanti; Veronika Kabeakan; Natanael Priltius; Candrika, Candrika
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun dan kulit buah lemon (Citrus limon (L.) Burm.f.) kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, limonen, dan senyawa fenolik yang bermanfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi simplisia dan mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam daun dan kulit lemon menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan uji fitokimia. Hasil menunjukkan bahwa kedua bagian tumbuhan ini mengandung komponen fitokimia signifikan, termasuk flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan terpenoid, yang berpotensi sebagai antioksidan dan antimikroba. Analisis KLT memberikan gambaran awal tentang potensi farmakologisnya, mendukung pengembangan lebih lanjut sebagai bahan baku produk kesehatan dan farmasi.