Nizar, Qonita Qotrunnada
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literature Review: Hubungan Kepercayaan dan Sosial Budaya terhadap Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif pada Bayi Rahmawati, Windi Chusniah; Permata, Fedina Dyah Ayu; Nasrullah, Mohammad Naufal; Sawitri, Nabila Dwi; Yulyantika, Nadya Rindy; Nizar, Qonita Qotrunnada; Putri, Salsabilla Meidiana
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2024: Kekerasan dalam Pacaran: Hubungan Romantis Berujung Tragis
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, maternal and child health problems related to health culture are still very concerning. One community culture that can impact maternal and child health and is a difficult problem to solve is the many myths related to exclusive breastfeeding. The number of myths circulating is an obstacle to improving the quality of maternal and child health. Therefore, this study aims to determine the relationship of beliefs and socio-culture to exclusive breastfeeding in infants. The writing of the article uses the literature review method with the source of the article coming from the Google Scholar database. The articles obtained and in accordance with the criteria were 5 national articles which were then reviewed. The results showed that there was a relationship between beliefs and socio-culture towards exclusive breastfeeding in infants. There are several social and cultural factors that influence exclusive breastfeeding practices in Indonesia, including belief in myths, traditions, family support, education level, maternal knowledge, and employment status.
Memaksimalkan Pemanfaatan Apel sebagai Komoditas Lokal untuk Mencegah Penyakit Degeneratif di Desa Bumiaji Kota Batu: Memaksimalkan Pemanfaatan Apel sebagai Komoditas Lokal untuk Mencegah Penyakit Degeneratif di Desa Bumiaji Kota Batu Setyawati, Avita Ayu; Azzahra, Karina Nathania; Zanufah, Bilqis Rojwa; Sholihah, Siti Alfiyatus; Fadila, Yuliana Nur; Mumtaza, Rania Yasmin; Nizar, Qonita Qotrunnada
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/zn37z032

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Bumiaji, Kota Batu, dengan fokus pada sosialisasi tentang penyakit degeneratif dan demonstrasi pembuatan infused water sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit degeneratif, seperti diabetes dan hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai faktor risiko serta pencegahan penyakit degeneratif melalui perubahan gaya hidup yang sehat. Dalam sosialisasi, peserta diberikan pemahaman mendalam tentang penyebab, gejala, dan dampak penyakit degeneratif. Selain itu, dilakukan demonstrasi pembuatan infused water sebagai alternatif minuman sehat yang dapat membantu mencegah penyakit tersebut. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2024 di Balai Desa Bumiaji Kota Batue an diikuti oleh 30 warga Desa Bumiaji. Perubahan pengetahuan terlihat setelah peberian sosialisasi kepada pserta dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata pre test sebesar 81 menjadi 98 pada post test. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sehingga dapat menurunkan risiko terkena penyakit degeneratif di masa depan.
Inovasi biofon sebagai upaya pemanfaatan limbah lindi tempat pembuangan akhir (TPA) dan molase menjadi rehabilitator tanah Humairo, Mika Vernicia; Nizar, Qonita Qotrunnada; Novitasari, Zahra Rizki; Safira, Revina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9 (edisi khusus konference)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1986

Abstract

Background: The problem of organic waste in landfills, particularly in Malang City, remains a serious challenge in maintaining environmental quality and public health. The volume of waste in Malang City reaches 778.38 tons per day, and it remains unprocessed. The decomposing organic waste produces leachate, which contains hazardous pollutants but also has the potential to be a source of nutrients. Purpose: To develop biophones as an effort to utilize landfill leachate and molasses as a soil rehabilitator. Method: A laboratory experiment was conducted by mixing leachate, molasses, and EM4, which were fermented for 21 days. The resulting fermentation was then tested for nutrient content in the laboratory. Results: The organic carbon (0.89%), nitrogen (0.02%), potassium (0.10%), and pH (5.1) content did not meet the minimum standards for liquid organic fertilizer (POC), but they had considerable potential as soil amendments. The content of microelements, such as manganese (24 ppm), showed a contribution to soil quality. Conclusion: Biofon has the potential to improve soil chemical properties, particularly pH. Further development is recommended, including the addition of carbon-, nitrogen-, and phosphorus-rich materials, as well as application testing on various soil types to ensure its effectiveness and safety.   Keywords: Biofon; Final Disposal Site; Leachate; Molasses; Soil Rehabilitation.   Pendahuluan: Permasalahan sampah organik di Tempat Pembuangan Sampah (TPS), khususnya di Kota Malang masih menjadi tantangan serius dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Jumlah sampah di Kota Malang mencapai 778.38 ton per hari dan tidak terolah setiap harinya. Sampah organik yang membusuk menghasilkan cairan lindi (leachate) yang mengandung bahan pencemar berbahaya, namun juga memiliki potensi sebagai sumber unsur hara.  Tujuan: Untuk mengembangkan biofon sebagai upaya pemanfaatan limbah lindi tempat pembuangan akhir (TPA) dan molase menjadi rehabilitator tanah. Metode: Penelitian eksperimen laboratorium dengan mencampurkan lindi, molase, dan EM4, difermentasi selama 21 hari. Hasil fermentasi kemudian diuji kandungan unsur haranya di laboratorium.  Hasil: Kandungan C-organik (0.89%), nitrogen (0.02%), kalium (0.10%), dan pH (5.1) belum memenuhi standar minimal pupuk organik cair (POC), namun cukup potensial sebagai pembenah tanah. Kandungan unsur mikro seperti mangan (24 ppm) menunjukkan kontribusi terhadap kualitas tanah. Simpulan: Biofon berpotensi memperbaiki sifat kimia tanah, khususnya pH. Pengembangan lanjutan disarankan dengan penambahan bahan kaya karbon, nitrogen, dan fosfor, serta uji aplikatif pada berbagai jenis tanah untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.   Kata Kunci: Biofon; Limbah Lindi; Molase; Rehabilitator Tanah; Tempat Pembuangan Akhir (TPA).