Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF Diki Oematan, Antonius; Tugas Sudjianto, Agus; Riman
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1 No 2 (2021): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v1i2.221

Abstract

Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi. Volume pori tanah lempung ekspansif akan mengalami pembesaran ketika terjadi musim kemarau sehingga akan terjadi proses penyusutan, sedangkan volume tanah akan mengalami pengembangan ketika terjadi musim hujan. Bila suatu konstruksi dibangun di atas tanah lempung ekspansif maka akan terjadi kerusakan-kerusakan yang berakibat buruk bagi konstruksi tersebut. Untuk memperbaiki tanah lempung ekspansif bisa dilakukan dengan metode stabilisasi tanah secara kimiawi dengan memanfaatkan limbah dari bengkel las karbit yang tidak digunakan. Pada penelitian ini akan menggunakan limbah karbit sebagai bahan stabilisasi swelling volumetrik (3D) tanah lempung ekspansif di daerah Kecamatan Tirtoyudo. Komposisi campuran limbah karbit dan tanah lempung ekspansif yang akan digunakan adalah Tanah 100% + limbah karbit 0%, tanah 95% + limbah karbit 5%, tanah 90% + limbah karbit 10%, tanah 85% + limbah karbit 15% dan tanah 80% + limbah karbit 20%. Pengujian yang dilakukan pada tanah lempung ekspansif Tirtoyudo meliputi uji sifat fisis, sifat mekanis dan uji swelling volumetrik (3D). Dari penelitian yang telah dilaksanakan didapat nilai swelling volumetrik tanah lempung ekspansif dengan penambahan limbah karbit 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%, nilai swelling volumetrik yang dihasilkan adalah 20,93%, 16,68%, 10,37%, 13,68%, dan 6,18%.
KAJIAN EVALUASI KAPASITAS TAMPUNG SALURAN TERHADAP DEBIT BANJIR RANCANGAN PADA PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DRAINASE KOTA KANDANGAN Siswanto, Arif; Riman; Halim, Abdul
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1 No 1 (2021): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v1i1.223

Abstract

Meningkatnya debit air pada daerah aliran sungai (DAS) disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi. Salah satu cara untuk menanggulangi masalah tersebut adalah membuat saluran drainase atau saluran pembuang yang dapat mengalirkannya ke sungai. Menurunnya fungsi kapasitas tampungan air dan kurang optimalnya sistem jaringan drainase di Kota Kandangan menyebabkan terjadinya permasalahan genangan dan banjir. Langkah awal untuk pemulihan dan penanganan, peneliti melakukan kajian evaluasi kapasitas tampung saluran terhadap debit banjir rancangan untuk perencanaan sistem jaringan drainase Kota Kandangan. Penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis kapasitas tampung saluran eksisting untuk melakukan evaluasi atau penataan sistem jaringan drainase pada saluran primer yang tidak mampu menampung debit banjir rancangan. Perhitungan debit banjir rancangan dengan menggunakan metode rasional pada kala ulang Q5th dan Q10th. Berdasarkan hasil analisis kapasitas tampung pada sepuluh ruas saluran drainase, terdapat 3 saluran drainase yang mampu menampung debit banjir rancangan dengan kala ulang Q5th. Sedangkan, dengan menggunakan kala ulang Q10th, hanya terdapat 2 saluran yang mampu menampung debit banjir rancangan. Untuk hasil evaluasi sistem jaringan drainase di Kota Kandangan, terdapat penambahan outlet saluran pembuang dan penambahan luas dimensi rata-rata 1,49% pada kala ulang Q5th dan 1,66% pada kala ulang Q10th.
STUDI NORMALISASI SUNGAI LUSI KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH Nurul Huda Firizqi; Riman; Tugas Sudjianto, Agus
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2023): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v3i2.438

Abstract

Sungai sebagai sumber air vital, mengalir dari hulu ke hilir, membawa air dan sedimentasi. Tingginya laju sedimentasi di Sungai Lusi disebabkan oleh kerusakan daerah tangkapan air dan kurangnya konservasi tanah dalam pengelolaan lahan. Akibatnya, kapasitas dan umur waduk menurun, sehingga mengurangi fungsi dan manfaat sungai. Oleh karena itu, melihat urgensi masalah ini, studi ini dirancang untuk merencanakan pembangunan check dam di Sungai Lusi. Tujuan utama check dam adalah untuk mengendalikan sedimentasi, mencegah banjir, dan mengurangi degradasi sungai. Metode yang digunakan dalam studi ini melibatkan pengumpulan data primer melalui survei lapangan, serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisa dilakukan dalam tiga tahapan utama: hidraulika, stabilitas, dan normalisasi, dengan bantuan software HEC-RAS. Hasil perhitungan menunjukkan desain check dam yang optimal dengan tinggi main dam sekitar 1,2 m, lebar dasar pelimpah 15 m, tinggi pelimpah 5,5 m, kedalaman pondasi utama 1,5 m, tinggi limpasan di atas pelimpah 4,3 m, dan tinggi jagaan 1,2 m. Desain ini menjamin stabilitas bangunan, baik dalam kondisi normal maupun saat banjir.