Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Jaringan Drainase Menggunakan EPA-SWMM Pada Kawasan Pabrik Garmen di Kabupaten Garut Widyantoro, Frenki Tres
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 25 No. 1 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v25i1.6265

Abstract

Perencanaan sistem jaringan drainase sangat penting pada suatu kawasan agar tidak terjadi banjir yang akan berdampak pada kegiatan dalam kawasan sehingga menimbulkan kerugian waktu, operasional, finansial dan hal lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skema dan arah aliran drainase serta dimensi saluran drainase di kawasan pabrik garmen ini. Metodologi yang digunakan adalah analisis menggunakan pemodelan dengan perangkat lunak EPA SWMM (Storm Water Management Model). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain saluran yang terdiri dari u-ditch berukuran 400 mm x 400 mm dan pipa beton dengan diameter 600 mm, 800 mm, dan 1000 mm, mampu menampung debit banjir dengan kala ulang 10 tahun dengan curah hujan sebesar 96,4 mm/hari, serta memenuhi syarat tinggi jagaan. Kecepatan maksimum yang terukur adalah 1,7 m/s pada saluran dalam kawasan dan 2,80 m/s pada outlet. Kecepatan aliran ini memenuhi persyaratan untuk material saluran berupa beton dengan izin kecepatan air > 1,5 m/s. Terdapat saluran yang memiliki kecepatan desain kurang dari kecepatan minimum 0,5 m/s, sehingga perlu dilakukan desain ulang. Selain itu, terdapat saluran dengan kemiringan lebih dari 10%, sehingga disarankan untuk membuat saluran bertangga untuk meredam energi daya rusak air
Evaluasi Jaringan Drainase Jalan Soekarno-Hatta, Gedebage, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat Nurhaliza, Alya; Salsa Fadilah; Karnisah, Iin; Widyantoro, Frenki Tres
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6683

Abstract

Pada Desember 2024, banjir setinggi 40 cm terjadi di Jalan Soekarno-Hatta depan Pasar Induk Gedebage. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi jaringan drainase yang menerima permasalahan banjir dapat diatasi. Dari hasil simulasi dengan program SWMM dengan dimensi saluran eksisting didapat bahwa drainase mampu menampung debit banjir pada catchment area drainase. Maka dilakukan analisis terhadap gorong-gorong yang menerima debit dari Sungai Cinambo, Sungai Cipamulihan, dan Sungai Jajaway guna mencari penyebab lain terjadinya banjir. Dari hasil analisis didapat bahwa kapasitas gorong-gorong tidak mencukupi untuk kala ulang 25 tahun sehingga dilakukan perencanaan ulang. Oleh karena itu, diperlukan solusi jangka waktu pendek berupa normalisasi sungai, jangka waktu menengah dilakukan dengan perencanaan ulang gorong-gorong Sungai Cinambo dan Sungai Cipamulihan sehingga dapat mengurangi luasan banjir sebanyak 10.65 ha dari semula 106.40 ha, dan untuk jangka waktu panjang berupa pengembangkan infrastruktur hijau.
Optimalisasi Penerapan Sistem Rainwater Harvesting (RWH) di Lingkungan Politeknik Negeri Bandung dalam Rangka Konservasi Sumber Daya Air Karnisah, Iin; Enung, Enung; Widyantoro, Frenki Tres; Fadli, Dicky Muhamad; Sari, Risna Rismiana; Kusuma, Yusmiati; Juarti, Ery Radya; Noorlaelasari, Yullianty; Muchtar, Muchtar
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v10i1.21849

Abstract

This study aims to optimize the Rainwater Harvesting (RWH) system at Bandung State Polytechnic as a strategy for water resource conservation and strengthening the Green Campus concept. The research was conducted by identifying the existing condition of the RWH system at 25 campus building points, analyzing hydrological potential using BMKG rainfall data from 2014–2024, as well as evaluating efficiency and developing technical optimization recommendations. The existing RWH system is dominated by tanks with a capacity of 1,050–2,000 liters, which do not yet function optimally due to limited capacity, channel blockages, and variations in pipe diameter. The analysis shows an average annual rainfall of 2,831 mm with a potential rainwater catchment of up to 70 m³ per month, sufficient to meet 25–30% of the campus's non-potable water demand. System optimization is proposed by increasing tank capacity to 5,000–10,000 liters, using 3–4 inch pipes, and implementing multi-layer filtration and automated control, thus increasing system efficiency to 40–60%. The integrated system prototype in classrooms and laboratories has been proven to reduce PDAM water consumption by 40% and surface runoff by up to 35%. The research outcomes support the achievement of UI GreenMetric water conservation indicators and contribute to the realization of Sustainable Development Goals (SDGs) points 6 and 13. This study provides recommendations for an adaptive RWH system replication model for other educational institutions in Indonesia to manage water resources sustainably and efficiently.​