Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGOLAHAN IKAN LOKAL BERPROTEIN TINGGI SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING ASI PADA BALITA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PUCAK Sumiaty, Sumiaty; M, Azrida; Arman, Arman; Thamrin, Halida
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.861-868

Abstract

Bayi yang berusia lebih dari enam bulan memerlukan semua jenis nutrisi, termasuk makanan tambahan selain ASI (MP-ASI). Apabila kebutuhan ini tidak dipenuhi, bayi berpotensi menghadapi gangguan dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, seperti stunting. Tujuan dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk: 1) Bidang Kesehatan, yaitu meningkatkan keterampilan ibu balita dalam mengolah camilan MP-ASI berbahan ikan lokal agar kebutuhan protein balita tercukupi dan dapat mencegah stunting; 2) Bidang Edukasi, yaitu meningkatkan pengetahuan atau pemahaman ibu balita mengenai pentingnya makanan pendamping ASI yang tepat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: 1) Bidang Kesehatan, meningkatkan keterampilan ibu balita dalam mengolah camilan MP-ASI berbahan ikan melalui kegiatan demo masak (praktik memasak nugget dan bola-bola ikan bandeng); 2) Bidang Edukasi, meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat melalui penyuluhan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa ibu balita mampu mengolah ikan bandeng menjadi nugget dan bola-bola ikan setelah berpartisipasi dalam demo masak, serta terdapat peningkatan pemahaman yang ditunjukkan melalui hasil pre-test dan post-test, dari 70% menjadi 97,33%. Kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat bagi ibu balita yang kesulitan dalam mengolah ikan, sehingga anak tidak bosan dan kebutuhan proteinnya terpenuhi, yang pada akhirnya dapat mencegah stunting.
PENDIDIKAN KESEHATAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) LOKAL DARI BAHAN DASAR SUKUN DI DESA MARAYOKA KEC. BANGKALA KAB. JENEPONTO Thamrin, Halida; M, Azrida
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2402-2405

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas merupakan syarat untuk membawa Indonesia Maju pada tahun 2045. Namun persiapan SDM unggul masih menghadapi tantangan pada masalah gizi. Data kesehatan menunjukkan Kabupaten Jeneponto merupakan salah satu lokasi khusus untuk menurunkan masalah kesehatan gizi khususnya anak balita. Tingginya masalah gizi pada balita bukan hanya karena faktor kemiskinan tetapi minimnya pengetahun dan praktik pengasuhan anak serta pemberian makan anak yang tidak mencukupi juga ikut memberikan sumbangsih terhadap masalah gizi yang dihadapi saat ini. Tujuan umum dari kegiatan ini yaitu sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pendidikan kesehatan. Tujuan khusus dari kegiatan ini yaitu (1) Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan balita, gizi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak (2) dan pembuatan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) lokal dengan bahan dasar sukun yang dapat menambah variasi pemberian MP-ASI sehingga dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Target yang diharapkan pada kegiatan ini adalah bertambahnya informasi dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan bayi serta adanya peningkatan kesadaran, kemauan dan kemapuan hidup sehat bagi setiap orang agar derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dalam meningkatkan kesejahteraan bayi dan balita maka seorang ibu harus dibekali dengan pendidikan kesehatan Target yang diharapkan pada kegiatan ini adalah bertambahnya informasi dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan bayi serta adanya peningkatan kesadaran, kemauan dan kemapuan hidup sehat bagi setiap orang agar derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dalam meningkatkan kesejahteraan bayi dan balita maka seorang ibu harus dibekali dengan pendidikan kesehatan Target yang diharapkan pada kegiatan ini adalah bertambahnya informasi dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan bayi serta adanya peningkatan kesadaran, kemauan dan kemapuan hidup sehat bagi setiap orang agar derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dalam meningkatkan kesejahteraan bayi dan balita maka seorang ibu harus dibekali dengan pendidikan kesehatan tentang kebutuhan anak balita. Kegiatan ini dilaksanakan dengan (1) pemberian pendidikan kesehatan melalui penyuluhan tentang kesehatan balita, gizi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak (2) pelatihan MP-ASI lokal dari bahan dasar pembuatan sukun dengan melakukan unjuk rasa.