Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pendampingan Pencegahan Perundungan (Bullying) melalui Pendekatan Nilai-Nilai Islam Sekolah Menengah Kecamatan Pace Nganjuk Agus Tohawi; Mastur Mastur; Anik Indramawan; Leily Vidya Rahma; Muhamad Ali Anwar; Nur Fuad; Binti Latifatul Magfiroh
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 3 No 01 (2024): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v3i01.541

Abstract

This study explores the implementation of bullying prevention assistance through an Islamic values approach in middle schools in Pace District, Nganjuk. Bullying remains a significant issue in educational settings, negatively impacting students’ psychological well-being and the overall school climate. The program integrates Islamic values such as compassion, tolerance, self-control, and respect into school activities, curriculum, and counseling services. Qualitative methods, including classroom observation, interviews with teachers, and curriculum analysis, were used to assess the effectiveness of this approach. The findings indicate that embedding Islamic values in daily school life enhances students’ empathy, self-control, and mutual respect, contributing to a more harmonious and inclusive environment. The study also highlights the importance of teacher training, collaborative efforts among stakeholders, and the development of anti-bullying policies rooted in religious and moral education. These results suggest that an Islamic values-based approach can serve as an effective model for bullying prevention in similar educational contexts.
Sosialisasi dan Praktik Islamic Parenting di Era Digital bagi Orang Tua Murid Yayasan Ponpes Darussaadah, Nganjuk Anik Indramawan; Nur Fuad; Leily Vidya Rahma; Agus Tohawi; Mastur Mastur; Muhamad Ali Anwar
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v4i01.542

Abstract

This community service program focused on the socialization and practical application of Islamic parenting in the digital era for parents of students at the Darussaadah Islamic Boarding School Foundation, Nganjuk. The initiative aimed to equip parents with knowledge and skills to address the challenges of raising children amidst rapid technological advancements and pervasive digital influences. Activities included interactive seminars, discussions, and hands-on workshops emphasizing the integration of Islamic values with effective digital-age parenting strategies. The results demonstrated increased parental awareness of the importance of monitoring children’s digital activities, fostering discipline, and instilling strong moral and religious foundations. Parents reported improved confidence in guiding their children to use technology responsibly while upholding Islamic principles. The program highlights the necessity of continuous education and collaboration between parents and educators to ensure children’s holistic development in the digital age. This approach serves as a model for strengthening family resilience and character education within Islamic communities.
Optimalisasi Sedekah Sampah sebagai Instrumen Ekonomi Syariah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial di Yayasan Madania Nganjuk Bhaswarendra Guntur Hendratri; Juni Iswanto; Mas’ut; Alfin Yuli Dianto; Agus Tohawi
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.637

Abstract

Permasalahan sampah menjadi isu yang semakin mendesak di berbagai daerah, termasuk di lingkungan Yayasan Madania Nganjuk. Dengan meningkatnya volume sampah yang dihasilkan, diperlukan pendekatan inovatif untuk mengelola limbah ini agar tidak hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga menjadi peluang ekonomi. Salah satu solusi yang diusulkan adalah melalui konsep sedekah sampah yang berlandaskan pada prinsip-prinsip ekonomi syariah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sedekah sampah sebagai instrumen ekonomi syariah yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar yayasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendampingan, edukasi, dan implementasi program sedekah sampah. Melalui sosialisasi dan pelatihan, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah yang berbasis pada nilai-nilai syariah. Hasil utama dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat terhadap masalah sampah, terciptanya nilai ekonomi dari sampah yang dikelola, serta dampak sosial yang positif bagi komunitas. Dengan demikian, sedekah sampah tidak hanya menjadi kegiatan filantropi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa optimalisasi sedekah sampah dapat berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan sosial, dengan menciptakan model pemberdayaan yang berkelanjutan. Kontribusi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi yayasan lain dan lembaga sosial dalam mengembangkan program serupa.
Analisis Peran Badan Permusyawaratan Desa dalam Sistem Pemerintahan Desa di Indonesia Agus Tohawi
Bahasa Indonesia Vol 10 No 1 (2025): Islamic Law: Jurnal Siyasah, Maret 2025
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/iljs.v10i1.1445

Abstract

The Village Consultative Body (Badan Permusyawaratan Desa/BPD) plays a pivotal role in strengthening democratic and participatory village governance in Indonesia. As a legislative institution at the village level, the BPD is responsible for channeling community aspirations, formulating regulations, and overseeing the performance of village heads and the use of Village Funds. However, the effectiveness of the BPD faces challenges such as limited member capacity, political intervention from local elites, and non-inclusive participation, particularly from women and youth. Case studies in Panggungharjo Village (Yogyakarta) and Tenganan Village (Bali) demonstrate that collaboration between the BPD, communities, and traditional institutions, coupled with technology-driven transparency, can enhance accountability and development quality. Strategic recommendations include capacity-building through technical training, regulatory reforms to reinforce BPD independence, and affirmative policies for marginalized groups. With a holistic approach, the BPD can become a catalyst for equitable and sustainable village development.
Optimalisasi Sedekah Sampah sebagai Instrumen Ekonomi Syariah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial di Yayasan Madania Nganjuk Bhaswarendra Guntur Hendratri; Juni Iswanto; Mas’ut; Alfin Yuli Dianto; Agus Tohawi
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.637

Abstract

Permasalahan sampah menjadi isu yang semakin mendesak di berbagai daerah, termasuk di lingkungan Yayasan Madania Nganjuk. Dengan meningkatnya volume sampah yang dihasilkan, diperlukan pendekatan inovatif untuk mengelola limbah ini agar tidak hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga menjadi peluang ekonomi. Salah satu solusi yang diusulkan adalah melalui konsep sedekah sampah yang berlandaskan pada prinsip-prinsip ekonomi syariah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sedekah sampah sebagai instrumen ekonomi syariah yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar yayasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendampingan, edukasi, dan implementasi program sedekah sampah. Melalui sosialisasi dan pelatihan, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah yang berbasis pada nilai-nilai syariah. Hasil utama dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat terhadap masalah sampah, terciptanya nilai ekonomi dari sampah yang dikelola, serta dampak sosial yang positif bagi komunitas. Dengan demikian, sedekah sampah tidak hanya menjadi kegiatan filantropi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa optimalisasi sedekah sampah dapat berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan sosial, dengan menciptakan model pemberdayaan yang berkelanjutan. Kontribusi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi yayasan lain dan lembaga sosial dalam mengembangkan program serupa.
Human Rights and Religious Freedom in the Context of National Law in Indonesia Agus Tohawi; Triyo Ambodo
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 6 No. 2: April 2024 - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v6i2.6637

Abstract

This paper examines the intricate relationship between human rights and religious freedom within the context of national law in Indonesia. Despite the constitutional guarantees provided by the 1945 Constitution and Law No. 39 of 1999 on Human Rights, which affirm the right to religious freedom as a fundamental human right, significant challenges persist for minority religious groups. The findings indicate that while Indonesia is committed to pluralism and diversity, local regulations and societal norms often undermine these principles, resulting in discrimination and violence against minority faiths such as the Ahmadiyyah and Baha'i communities. The introduction of new legal frameworks, including a revised criminal code that expands blasphemy laws, poses additional threats to religious freedom, raising concerns about the potential for increased repression of minority religions. This study highlights the need for comprehensive legal reforms to align national laws with international human rights standards and promote a culture of tolerance and respect for diversity. Furthermore, it underscores the importance of community engagement and education in fostering interfaith dialogue and understanding among different religious groups. Ultimately, this research contributes to ongoing discussions about the protection of human rights in Indonesia, emphasizing that genuine commitment to pluralism requires not only legal protections but also societal acceptance and respect for all beliefs.
Pengembangan Sistem Evaluasi Program Pendidikan Madrasah Berbasis Continuous Improvement Soim Soim; Agus Tohawi; Imam Khowim
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v1i1.2551

Abstract

Latar belakang: Evaluasi program pendidikan madrasah masih bersifat administratif, belum sistematis, dan belum berbasis siklus perbaikan berkelanjutan. Kondisi ini menyebabkan hasil evaluasi kurang dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan strategis dan peningkatan mutu. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan sistem evaluasi program pendidikan madrasah berbasis continuous improvement melalui pendampingan. Metode: Pendampingan dilaksanakan secara partisipatif melalui FGD, workshop, penyusunan instrumen, uji coba, refleksi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil: Kegiatan menghasilkan dokumen sistem evaluasi, instrumen evaluasi, SOP, siklus PDCA/continuous improvement, serta meningkatnya kapasitas tim evaluasi madrasah dalam merancang, melaksanakan, menganalisis, dan menindaklanjuti evaluasi secara sistematis. Implikasi: Model pendampingan ini dapat direplikasi pada madrasah lain untuk memperkuat budaya mutu, mendorong pembelajaran organisasi, dan menjadikan evaluasi sebagai bagian integral dari tata kelola madrasah. Keberlanjutan program memerlukan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi sistem evaluasi, serta monitoring dan evaluasi berkala.
Penguatan Islamic Parenting melalui Pendampingan Pengelolaan Penggunaan Gadget Pada Anak Sony Eko Adisaputro; Muhamad Ali Anwar; Agus Tohawi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v4i1.2558

Abstract

Penggunaan gadget pada anak meningkat pesat dan sering tidak terkendali, sehingga orang tua menghadapi tantangan dalam mengatur screen time, konten, dan pendampingan anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat Islamic parenting melalui pendampingan pengelolaan penggunaan gadget pada anak. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui focus group discussion (FGD), workshop, konseling keluarga, coaching, role play, home visit, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan orang tua, guru, dan tokoh masyarakat di lingkungan madrasah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil pendampingan menunjukkan meningkatnya pemahaman orang tua tentang prinsip Islamic parenting, tersusunnya kesepakatan keluarga tentang penggunaan gadget, terkendalinya screen time anak, dan tumbuhnya komunikasi keluarga yang Islami. Orang tua lebih mampu mendampingi anak dalam menggunakan gadget secara bijak, selektif, dan sesuai nilai-nilai Islam. Implikasinya, model pendampingan ini dapat diterapkan di madrasah, sekolah, dan komunitas parenting untuk memperkuat peran keluarga dalam menghadapi tantangan digital.