Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Periodontal Care Needs In Diabetic Patients: A Study Of The Prolanis Group In Banjarbaru City Naning Kisworo Utami; Metty Amperawati; Rasuna Ulfah; Bunga Nurwati; Hammad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9599

Abstract

South Kalimantan has seen a significant rise in dental and oral health issues, particularly periodontal diseases, which are prevalent among diabetic patients. This research aimed to analyze the periodontal status and the corresponding treatment needs of the Prolanis group, consisting of diabetic mellitus (DM) patients, at Sungai Ulin Health Center and South Banjarbaru Health Center, Banjarbaru City, during the second year of the study. A descriptive-analytical approach was employed to assess the periodontal tissue condition using the Community Periodontal Index of Treatment Needs (CPITN). A total of 65 respondents were examined, and the results indicated that 49.23% of the participants had tartar, while 30.78% displayed healthy periodontal conditions. Counseling on oral hygiene and scaling treatments were provided. The study emphasizes the importance of regular dental check-ups and proper oral hygiene practices, particularly in diabetic patients, to prevent further complications. Recommendations include brushing teeth twice daily and reducing the intake of cariogenic foods.
Lack of Association between Gender, Age, and Severity of Periodontitis in Type 2 Diabetic Patients: A Cross-Sectional Study in Banjarbaru, Indonesia Naning Kisworo Utami; Rasuna Ulfah; Bunga Nurwati; Hammad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.12342

Abstract

Periodontal disease is more prevalent and severe in patients with type 2 diabetes mellitus. This study aimed to describe periodontal status and examine its association with gender and age among diabetic patients enrolled in the Prolanis program. A cross-sectional analytical survey was conducted on all 65 Prolanis participants with confirmed type 2 diabetes mellitus at Banjarbaru Selatan Community Health Center, Indonesia. Periodontal status was assessed using the Community Periodontal Index of Treatment Needs (CPITN). Severity was dichotomized as not severe (score 0–2) and severe (score 3–4). Associations with gender and age groups were tested using chi-square tests (α = 0.05). Participants were predominantly female (84.6%) with a mean age of 58 years. Severe periodontitis (pocket ≥4 mm) was found in 63.1% of patients. No significant association was observed between periodontal disease severity and gender (p = 0.733) or age group (p = 0.114). A high burden of moderate-to-severe periodontitis exists among diabetic patients in the Prolanis program, irrespective of gender or age. Regular periodontal screening and integrated diabetes–oral health management are strongly recommended.
Pengetahuan Keluarga Tentang Stroke Pada Pasien Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Y Dewi Hermawati; Akhmad Rizani; Hammad; Mahdalena
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyakit tidak menular yang memerlukan penanganan cepat untuk mencegah kecacatan dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang stroke pada pasien stroke di RSUD Martapura. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 44 keluarga pasien stroke yang dirawat di RSUD Martapura, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup pengertian stroke, faktor risiko, tanda dan gejala, serta penanganan awal stroke. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga pasien stroke memiliki tingkat pengetahuan kurang (59,1%). Aspek pengetahuan terendah terdapat pada pengenalan tanda dan gejala stroke serta pemahaman mengenai urgensi penanganan segera. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan edukasi kesehatan yang berkelanjutan bagi keluarga pasien stroke. Kata Kunci: stroke; pengetahuan keluarga; tanda dan gejala; penanganan awal
Gambaran Kepuasan Layanan Rawat Jalan Pada Pasien Lansia Di Poli Penyakit Dalam Ahmad Jailani; Hammad; Syamsul Firdaus; Bahrul Ilmi; Muhammad Rasyid
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan, khususnya pada pelayanan rawat jalan. Pada kelompok lanjut usia (lansia), tingkat kepuasan dipengaruhi oleh pengalaman pelayanan yang diterima, termasuk sikap petugas, kenyamanan fasilitas, serta kejelasan informasi medis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepuasan layanan rawat jalan pada pasien lansia di Poli Penyakit Dalam RSU Permata Husada Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 pasien lansia yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data kepuasan layanan dikumpulkan menggunakan kuesioner Kepuasan Pasien 2017 (KKP-2017) versi 10 item. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien lansia berada pada kategori puas terhadap pelayanan rawat jalan, yaitu sebesar 80%, sedangkan 20% lainnya berada pada kategori kurang puas. Temuan ini menunjukkan bahwa pelayanan rawat jalan di Poli Penyakit Dalam RSU Permata Husada Banjarbaru telah mampu memenuhi harapan sebagian besar pasien lansia, meskipun masih diperlukan upaya peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.