Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kesetaraan Gender di Ruang Publik (Analisis Pesan Dakwah Kesetaraan Gender Pada Youtube Ustadz Abdul Somad) Dalimunthe, Tua; Wati Sri Rizki, Juni
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 2, No 2 (2024): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesetaraan gender adalah isu yang krusial dan mendesak dalam masyarakat saat ini, terutama dalam konteks dakwah Islam. Dakwah tentang kesetaraan gender sangat penting untuk dilakukan guna mewujudkan masyarakat yang adil dan seimbang, di mana hak dan peran baik laki-laki maupun perempuan dihormati dan dijunjung tinggi. Studi ini menggunakan metode library research model eksploratif-analitik. Hasil analisis menunjukkan Melalui Chanel Youtube Ustadz Abdul Somad ada 35 vidio yang membahas tentang kesetaraan gender, salah satu tema tentang derajat perempuan dalam islam pada tahun 2018, tema tentang benarkah perempuan tidak boleh jadi pemimpin pada tahun 2019, tema tentang makna emansipasi wanita pada tahun 2020, tema wanita dengan segala fitrahnya pada tahun 2023, tema peran muslimah dalam membentuk peradaban Islam dan tahun 2024. Wujud kesetaraan gender menurut UAS adalah Islam mengajarkan amar ma’ruf nahi munkar, wanita dan laki-laki sama-sama mendapatkan hukuman apabila melanggar ajaran Islam artinya wanita dan laki-laki setara dihadapan Allah SWT. Perempuan memiliki hak untuk didik dengan baik, dilindungi dan dibimbing dengan baik. Perempuan sebagai kodratnya mengandung, melahirkan dan merawat anak. Namun, bukan berarti perempuan tidak memiliki kebebasan, hanya saja sesuai dengan substansinya tanpa menyalahi kodratnya. Ustadz Abdul Somad (UAS), sebagai salah satu dai yang berpengaruh di Indonesia, menunjukkan kepedulian terhadap isu kesetaraan gender melalui pesan-pesan dakwahnya di kanal YouTube miliknya. Peneliti mengeksplorasi bagaimana pesan-pesan dakwahnya memberikan pemahaman dan pandangan terhadap peran dan hak perempuan dalam Islam. UAS secara konsisten menyampaikan nilai-nilai Islam yang menekankan pentingnya penghormatan terhadap perempuan, peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat serta keadilan dalam distribusi hak dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan.
Literasi Media Pendakwah Dalam Menyampaikan Konten Pembangunan Lingkungan Terhadap Masyarakat Di Kota Padangsidimpuan Dalimunthe, Tua; Sazali, Hasan; Sati, Ali; Lubis, Agus Salim; Fitriani, Desi
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 6, No 2 (2024): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v6i2.10861

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman, keterampilan dan strategi yang diterapkan oleh pendakwah dalam menyampaikan pesan pembangunan lingkungan melalui berbagai media. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan analisis konten media yang digunakan oleh pendakwah. Responden utama penelitian ini terdiri dari beberapa pendakwah yang aktif di Kota Padangsidimpuan beserta masyarakat yang menjadi target audiens mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi media pendakwah memiliki dampak positif dalam menyampaikan konten pembangunan lingkungan kepada masyarakat. Pendakwah menggunakan berbagai media, termasuk media sosial, radio, dan ceramah langsung untuk mencapai audiens mereka. Strategi komunikasi yang diterapkan melibatkan penggunaan bahasa yang mudah dipahami, pemanfaatan gambar dan audiovisual, serta interaksi langsung dengan masyarakat.
MODERASI BERAGAMA DAN LITERASI KEAGAMAAN: RESPON SISWA MADRASAH TERHADAP ISU RADIKALISME DAN INTOLERANSI Dianto, Icol; Fikri, Sholeh; Siregar, Martua Haholongan; Efendi, Erwin; Dalimunthe, Tua
Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Nopember
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/marsialapari.v2i3.484

Abstract

This study aims to analyze the level of understanding of Madrasah Aliyah Negeri 3 Central Tapanuli students about religious moderation, religious literacy, and response to the issue of radicalism in the madrasah environment. The research approach uses a qualitative method strengthened with quantitative data through the distribution of a Likert scale questionnaire to 25 grade XII students. The data was analyzed descriptively by reviewing four main indicators: religious moderation, religious literacy, radicalism and attitudes towards differences, as well as social media and digital moderation. The results of the study showed that all aspects were in the "Agree" category with an average score above 3.9, indicating students' positive attitudes towards the values of moderation, tolerance, and digital religiosity. Community service programs implemented through the blended learning model  have proven to be effective in increasing students' awareness of religious moderation and religious literacy. These findings show a strong relationship between religious literacy and moderate attitudes in rejecting radicalism. Students with high literacy levels are more critical of religious content and are able to select information wisely on social media. This study recommends strengthening the religious moderation curriculum and religious digital literacy training to strengthen the ideological resilience of madrasah students in the digital era.
Partai Politik dan Pemilu Dalimunthe, Tua
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 1, No 1 (2023): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of Anarchist Politics and Actions, Regional Head Elections, President and Vice President Elections, Political Party Membership, and the role of Political Parties shows the complexity and dynamics in a country's political system. Anarchist actions, although they can reflect people's dissatisfaction with the political system, can also be detrimental to stability and security. Regional head and presidential elections are an important cornerstone of democracy, reflecting the voice of the people, but challenges related to fairness and transparency need to be overcome to ensure the integrity of the democratic system. Membership in a political party plays a crucial role in shaping policies and supporting potential leaders. Then, the role of one political party raises questions regarding political pluralism and alternatives in formulating policies that reflect diverse interests. Therefore, a deep understanding of the relationship between politics, anarchist actions, regional head and presidential elections, political party membership, and the role of a political party, is essential for formulating policies that support inclusive and sustainable democratic dynamics.
Efektivitas Dinas Kebersihan Pasar Dalam Menjaga Kebersihan Di Kota Padangsidimpuan Dalimunthe, Tua; masdewati, Masdewati; Ritonga, Rapiqa Syahidah
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 2, No 1 (2024): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan pasar merupakan aspek penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan citra kota. Dinas Kebersihan sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan kebersihan pasar memainkan peran krusial dalam menjaga sanitasi dan keindahan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Dinas Kebersihan Pasar dalam menjaga kebersihan di Kota Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan petugas kebersihan, dan analisis dokumen terkait kebersihan pasar. Responden utama adalah petugas Dinas Kebersihan, pengelola pasar, dan pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kebersihan Pasar di Kota Padangsidimpuan telah melakukan upaya yang signifikan dalam menjaga kebersihan pasar. Namun, masih terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya kesadaran pedagang, dan tingginya aktivitas pasar yang membutuhkan pemeliharaan berkelanjutan. Efektivitas Dinas Kebersihan Pasar dapat ditingkatkan melalui langkah-langkah strategis, termasuk peningkatan jumlah petugas kebersihan, edukasi kepada pedagang tentang pentingnya kebersihan, serta penerapan aturan yang lebih ketat terkait pengelolaan sampah. Diperlukan juga kolaborasi aktif antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan pasar. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika kebersihan pasar dan faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas Dinas Kebersihan. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pemerintah setempat untuk meningkatkan strategi pengelolaan kebersihan pasar demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan. 
Pertemuan Spiritual di Ruang Digital: Studi Fenomenologis atas Interaksi Da’i dan Followers dalam Dakwah Islam Dalimunthe, Tua; Zilfaroni, Zilfaroni
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 3, No 2 (2025): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise of digital dakwah has transformed how Muslims experience and engage with religious communication. Social media platforms such as YouTube have become dynamic spaces where da’i (preachers) and followers construct new forms of spiritual interaction beyond physical gatherings. This study aims to explore the lived meanings of da’I follower interactions within digital preaching spaces, focusing on how spiritual experiences are mediated through online engagement. Employing an interpretative phenomenological approach, data were collected through the observation of 10–15 interactive YouTube preaching sessions and in-depth interviews with eight da’i and followers. The analysis followed Moustakas’ (1994) phenomenological procedure to uncover the essence of participants’ experiences. The findings reveal several key themes: digital intimacy, where followers feel emotionally and spiritually connected through the screen; mediated spirituality, in which faith experiences are shaped by technological presence; negotiated authority, reflecting the dialogic construction of religious legitimacy; and collective piety, expressed through shared emotions and rituals in live chat interactions. These themes illustrate that digital dakwah is not merely a form of religious broadcasting but a meaningful spiritual encounter enabled by technology. The study concludes that the digital sphere has become a new locus for Islamic spirituality and dakwah relations an interactive, participatory, and affective space where faith is collectively experienced and reinterpreted.
Islamic Values and Their Role in Strengthening a Civilized Democracy Dalimunthe, Tua; Hutabarat, Sri Wulan; Harahap, Elisma; Harahap, Yenni Fitriyani
Nusantara: Journal of Cultural Research Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Business Finence Analyst Co.,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Democracy in Muslim-majority societies is frequently debated in relation to religious values, particularly regarding the compatibility between Islam and democratic principles. This study examines the role of Islamic values in strengthening civilized democracy in the Indonesian context, where democratic practices are shaped by both Pancasila and Islamic ethical traditions. Employing a qualitative conceptual approach through systematic literature analysis, this study reviews classical Islamic teachings, key scholarly works on political Islam, and Indonesia’s historical and contemporary democratic experiences. The findings demonstrate that fundamental Islamic values such as justice (‘adl), consultation (shura), social responsibility, and brotherhood (ukhuwwah) are conceptually aligned with democratic principles including participation, equality, and accountability. Historically, early Islamic governance reflected consultative and participatory practices, while in Indonesia these values are institutionally embodied in Pancasila, particularly the principle of deliberation. The study further reveals that current democratic challenges in Indonesia, including money politics, identity polarization, and weak law enforcement, are not merely institutional but also ethical. Islamic values therefore provide a moral framework that strengthens democracy beyond procedural mechanisms. This study concludes that integrating Islamic ethical principles with democratic institutions contributes to the development of a civilized, inclusive, and morally grounded democracy in Indonesia.
MANAJEMEN KOMUNIKASI PENGURUS BKM DALAM OPTIMALISASI FUNGSI MASJID AGUNG TERHADAP MASYARAKAT Dalimunthe, Tua; Sholeh Fikri; Anas Habibi Ritonga
Dakwatul Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v10i1.1793

Abstract

Abstrak Tujuan Peneltian memberikan kontribusi agar masyarakat paham fungsi masjid sesuai dengan kedudukannya. Metode penelitiaan ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dan jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), penelitian yang mengumpulkan data dari lapangan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokementasi. Sumber data lain juga diperoleh dari dokumen lainnya yang terkait. Data dianalisis secara induksi melalui reduksi data, klasifikasi data, penyajian data, analisis dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian Pengurus BKM Masjid Agung di Tapanuli bagian selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan baik bidang keagamaan yaitu pengajian rutin dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam seminggu oleh ibu majelis taklim dan kegiatan Ramadhan yaitu buka bersama, shalat tarawih tadarus dan Pelatihan Manasik Haji, sedangkan bidang sosial yaitu santunan anak yatim sebanyak 50 orang. Melalui kegiatan manajemen komunikasi Pengurus BKM Masjid Agung sudah melaksanakan tugas dengan baik, namun perlu konsistensi dan terus meningkatkan kemampuan diri dalam menyampaikan kegiatan secara media online. Pengurus Masjid Agung menggunakan media informasi instagram dan youtube. Masyarakat lebih mudah mengetahui informasi perkembangan program Masjid Agung yang dilaksanakan. Kata Kunci: Manajemen Komunikasi; Masjid Agung; Tapanuli Bagian Selatan. Abstract The aim of the research is to contribute to the community understanding the function of mosques according to their position. This research method uses descriptive qualitative research and this type of research is field research, research that collects data from the field. Data collection methods were carried out by means of observation, interviews and documentation. Other data sources are also obtained from other related documents. Data were analyzed inductively through data reduction, data classification, data presentation, analysis and drawing conclusions. Research Results: The BKM Management of the Great Mosque in the southern part of Tapanuli has carried out various activities both in the religious sector, namely routine recitations carried out 3 times a week by the taklim assembly ladies and Ramadhan activities, namely fasting together, tarawih tadarus prayers and Hajj Manasik Training, while in the social sector, namely compensation 50 orphans. Through communication management activities, the BKM Grand Mosque Management has carried out their duties well, but they need to be consistent and continue to improve their abilities in conveying activities via online media. The Great Mosque management uses the information media Instagram and YouTube. It is easier for the public to find out information about developments in the Grand Mosque program being implemented. Keywords: Communication Management; Grand Mosque; Southern Tapanuli