Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DI UPTD PUSKESMAS DOLODUO KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Lutfitasari, Ananda; Adam, Hilman; Maino, Irny E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48883

Abstract

Tuberkulosis (TB) termasuk salah satu penyakit yang mengakibatkan kematian tertinggi di dunia akibat agen infeksius. Pencegahan TB di UPTD Puskesmas Doloduo dilakukan melalui strategi promosi kesehatan, seperti bina suasana, advokasi, serta pemberdayaan masyarakat sesuai konsep WHO (1994) dan Permenkes No. 67 Tahun 2016. Studi ini ingin mencermati penerapan strategi tersebut dengan bermetode kualitatif deskriptif yang mengumpulkan datanya dari teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Dalam studi ini informanya mencakup Kepala Puskesmas, Pelaksana Promosi Kesehatan, PJ P2 TB/Kusta, Camat, penderita TB 1 orang, dan Pengawas Menelan Obat 1 orang. Hasil penelitian yang didapati menunjukkan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2022, terdapat 662 jumlah kasus di Kabupaten Bolaang Mongondow yang ditemukan dan diobati, dengan 74 kasus di wilayah Puskesmas Doloduo yang menempati urutan ketiga tertinggi. Puskesmas Doloduo telah melaksanakan tiga strategi utama dalam pencegahan TB, yaitu advokasi melalui pertemuan rutin dengan pemerintah dan tokoh masyarakat, bina suasana dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kader untuk meningkatkan penerimaan masyarakat, serta pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan kader, dan edukasi langsung. Meski demikian, upaya pemberdayaan belum sepenuhnya merata sehingga masih perlu ditingkatkan.
Penyuluhan Tentang Jajanan Sehat dan Tidak Sehat dengan Tema“Ayo Kenali Jajanan Sehat” di SD GMIM 06 Manado Maino, Irny E.; Rahman, Asep; Adam, Hilman; Engkeng, Sulaemana; Nurmidin, M Fadel; Wenas, Crifianny P.; Sihombing, Yolanda Anastasia; Mino, Zety Salasabilah; Mambo, Hizkia; Umboh, Tirsa; Pabiaran, Anita; Tiara, Chasandra; Jumria; Medila, Kristy; Parinding, Reva; Tanggang, Stela; Avriline, Yossie; Jeanvili; Claudio; Laode, Alya; Laurensia, Veronika; Daud, Juwita
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/0dnh9775

Abstract

Pada era sekarang seperti yang kita ketahui bersama sudah banyak Jenis- jenis aneka makanan dengan berbagai macam varian, namun seringkali banyak masyarakat yang tidak peduli dengan apa yang mereka konsumsi. Mulai dari kalangan Dewasa hingga anak-anak Bagi mereka hal yang terpenting yang pasti makanan enak dan banyak varian rasanya, Apa lagi pada anak-anak anak sendiri mereka tidak memperdulikan apakah makanan tersebut baik untuk di konsumsi dan tidak dapat menyebabkan bakteri masuk ke dalam tubuh, anak anak hanya mementingkan makanan nya enak untuk di makan dan rasa nya sangat membuat mereka ketagihan sehingga mereka tidak tahu Makanan yang sudah mereka konsumsi dapat menyebabkan juga keracunan pada tubuh, , masih banyak ditemukan jajanan sekolah yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, sebab makanan bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuh, melainkan kandungan gizi yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas diperlukan agar tumbuh Kembang anak dapat optimal, Metode yang kami gunakan adalah Penyuluhan dan sosialisasi di SD GMIM 06 Manado Hasil yang dilakukan melalui penyuluhan dan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan sejak dini bagi siswa – siswi terutama anak kelas satu, selain itu memberikan pemahaman kepada mereka melalui gambar dan jenis makanan yang sehat dan tidak sehat untuk dapat di konsumsi dan yang tidak dapat konsumsi.
The Relationship Between Breakfast Habits and Learning Concentration in Students at SMP Negeri 8 Manado Latara, Nurmifta; Adam, Hilman; Maino, Irny E.
Journal of Scientific Insights Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jsi.v3i1.642

Abstract

Breakfast is an essential meal that provides energy to support daily activities and cognitive functions, particularly learning concentration among school-aged children. Adequate breakfast consumption contributes to improved nutritional status, which is closely aligned with Sustainable Development Goal (SDG) 2, aimed at ending hunger and improving nutrition. Furthermore, optimal nutrition supports cognitive development and learning capacity, which are fundamental to achieving SDG 4, ensuring inclusive and equitable quality education. In Indonesia, a substantial proportion of students skip breakfast, a behavior that may negatively affect their ability to concentrate, think clearly, and maintain physical endurance during school activities. This study aimed to examine the relationship between breakfast habits and learning concentration among students at SMP Negeri 8 Manado. The study employed a quantitative analytic survey design with a cross-sectional approach. A total of 85 students were selected using proportional random sampling. Data were collected through structured questionnaires to assess breakfast habits and concentration test sheets to measure learning concentration. Statistical analysis was conducted using the Spearman Rank correlation test. The findings revealed that more than half of the students had good breakfast habits (52.9%), while only 29.4% demonstrated good learning concentration. Statistical analysis showed a significant relationship between breakfast habits and learning concentration (p = 0.007 < 0.05), with a moderate strength of correlation (r = 0.292). The study concludes that there is a positive and significant relationship between breakfast habits and learning concentration among students at SMP Negeri 8 Manado. Regular and adequate breakfast consumption plays an important role in supporting students’ concentration during learning activities, highlighting its contribution to nutritional well-being and educational quality in line with the SDGs.