Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ezra Science Bulletin

PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG AKREDITASI RUMAH SAKIT Noviana, Lia; Meher, Cashtri; Wahyudi, Ahyar
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.235

Abstract

Peran teknologi informasi (TI) dalam mendukung akreditasi rumah sakit sangat krusial. Implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) dan perangkat TI lainnya, seperti Personal Digital Assistant (PDA), secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan kualitas layanan medis. Studi menunjukkan bahwa integrasi TI dalam rumah sakit tidak hanya membantu dalam pengumpulan, penyimpanan, dan pengelolaan data yang lebih efisien, tetapi juga memastikan keakuratan dan konsistensi informasi yang diperlukan untuk proses akreditasi. Namun, implementasi TI menghadapi berbagai tantangan, termasuk biaya tinggi, resistensi dari pengguna, dan masalah interoperabilitas sistem. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya dukungan manajemen dan pelatihan pengguna untuk mengatasi tantangan ini dan memaksimalkan manfaat TI. Dengan perencanaan strategis yang baik dan dukungan yang kuat, rumah sakit dapat memanfaatkan TI untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan kepatuhan terhadap standar akreditasi.
TATA KELOLA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KALIMANTAN SELATAN: PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENJAMIN KEBERLANJUTAN, AKUNTABILITAS, DAN MUTU PELAYANAN Wahyudi, Ahyar
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.510

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai cakupan hampir universal di Provinsi Kalimantan Selatan, dengan tingkat kepesertaan mendekati 100 persen. Namun, capaian Universal Health Coverage (UHC) tersebut tidak secara otomatis mencerminkan kematangan tata kelola JKN secara substantif. Artikel ini bertujuan menganalisis secara kritis tata kelola JKN di Kalimantan Selatan dengan menempatkan capaian UHC sebagai titik awal evaluasi, bukan tujuan akhir kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis kebijakan, berbasis telaah regulasi, laporan Monitoring dan Evaluasi (Monev) DJSN, dokumen kinerja daerah, serta literatur ilmiah terkait good public governance dan jaminan kesehatan. Analisis difokuskan pada enam dimensi tata kelola JKN, yaitu regulasi, kelembagaan, pembiayaan, pelayanan, data dan teknologi, serta pengawasan dan akuntabilitas. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara keberhasilan administratif dan perlindungan layanan yang efektif, yang tercermin dalam fragmentasi kelembagaan, ketidakpastian pembiayaan, variasi mutu pelayanan, integrasi data yang lemah, serta pengawasan yang masih dominan administratif. Artikel ini menawarkan kebaruan konseptual dengan menggeser paradigma evaluasi JKN dari pendekatan berbasis cakupan menuju tata kelola berbasis perlindungan efektif. Temuan ini menegaskan perlunya reposisi peran pemerintah daerah sebagai arsitek tata kelola JKN lokal guna menjamin keberlanjutan, keadilan, dan legitimasi sistem jaminan kesehatan di tingkat layanan.