Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Persepsi Mahasiswa Profesi terhadap Budaya Keselamatan Pasien Nabila, Rossa; Juliawati, Mita
e-GiGi Vol. 13 No. 2 (2025): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v13i2.53452

Abstract

Abstract: Patient safety is a major thing of concern worldwide, particularly for medical personnel in preventing patient injuries during treatment. Patient safety incidents are also a concern for the government and the health community in Indonesia. This study aimed to obtain the perception of patient safety culture among professional students at the Faculty of Dentistry, Universitas Trisakti, specifically at RSGM-P FKG Usakti. This was a descriptive and observational stufy with a cross-sectional design conducted through online. The total number of respondents in this study was 250 professional students at RSGM-P Faculty of Dentistry, Universitas Trisakti. The results showed a response rate of 56.1%. Positive patient safety culture values were at 46.8%, while negative patient safety culture values were at 53.2%. Categorically, positive patient safety culture values were rated as very good (23.2%), good (23.6%), moderate (30.8%), and poor (22.4%). Meanwhile, negative patient safety culture values were rated as moderate (30.8%) and poor (22.4%). In conclusion, patient safety factors still dominate positive perceptions of professional students. Despite the slightly higher percentage of negative patient safety culture value compared to positive value. safety climate factor still dominates the perception of professional students. Keywords: perception; professional dentistry students; patient safety culture    Abstrak: Keselamatan pasien merupakan hal utama yang menjadi perhatian masyarakat dunia khususnya tenaga medis guna mencegah terjadinya cedera pasien selama perawatan. Insiden keselamatan pasien juga menjadi perhatian bagi pemerintah maupun masyarakat kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan persepsi budaya keselamatan pasien (BKP) pada mahasiswa profesi di RSGM-P FKG Universitas Trisakti. Jenis penelitian ialah observasional deskriptif dengan desain potong lintang yang dilakukan secara daring. Jumlah responden penelitian ini sebanyak 250 mahasiswa profesi di RSGM-P FKG Usakti. Hasil penelitian mendapatkan response rate sebesar 56,1%. Nilai BKP positif sebesar 46,8%, nilai BKP negatif sebesar 53,2%. Kategori nilai BKP positif ialah nilai sangat baik (23,2%), baik (23,6%), sedang (30,8%), dan kurang (22,4%).Simpulan penelitian ini ialah faktor budaya keselamatan pasien masih mendominasi persepsi positif para mahasiswa profesi. Walaupun hasil nilai budaya keselamatan pasien menunjukan negatif sedikit lebih tinggi daripada positif tetapi faktor keselamatan atau safety climate masih mendominasi persepsi para mahasiswa profesi. Kata kunci: persepsi; mahasiswa profesi Kedokteran Gigi; budaya keselamatan pasien
Gambaran Capaian Indikator Mutu Hipertensi Puskesmas Taman Sari 2023-2024 Theresia, Tiarma Talenta; Lestari, Sri; Febryanti, Anisa; Manusama, Selma Safrina; Gunawan, Dika Andiana Sari; Liana, Firza; Gilberto Silimalar, Juan Arthur; Aini, Muqsita; Anggraini, Putri; Nabila, Rossa; Anjani, Salsabila
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3690

Abstract

Latar Belakang: Menurut WHO, Penyakit Tidak Menular menyumbang persentase sebesar 71% penyebab kematian, salah satunya hipertensi. Prevalensi hipertensi di DKI Jakarta mencapai 12,6% dengan prevalensi di Kecamatan Taman Sari sebesar 33,43%. Puskesmas sebagai salah satu komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan memiliki fokus untuk memperkuat aktivitas promotif preventif kesehatan di Indonesia. Dalam penerapan aktivitas promotif preventifnya, Puskesmas Kecamatan Taman Sari memiliki target capaian indikator mutu yang bersinergi dengan SPM. Namun, satu-satunya Pustu yang belum mencapai target pada salah satu indikator adalah Pustu Keagungan. Tujuan: Untuk menganalisis capaian indikator mutu hipertensi di puskesmas Kecamatan Taman Sari pada tahun 2023-2024. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan sampel data sekunder Puskesmas Kecamatan Taman Sari 2023-2024. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil: gambaran capaian indikator mutu penyakit tidak menular di Puskesmas Kecamatan Taman Sari pada tahun 2023-2024, terdapat variasi dalam pencapaian target pada setiap indikator mutu di masing-masing Kelurahan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi pencapaian indikator mutu hipertensi di Puskesmas Kecamatan Taman Sari pada tahun 2023-2024 dan ditemukan satu-satunya Pustu yang belum mencapai indikator penderita hipertensi yang dilakukan penapisan organ adalah Kelurahan Keagungan (38,75%). Tiga faktor utama penyebabnya meliputi rendahnya pengetahuan dan kepatuhan pasien, kurangnya alat pemantauan, terbatasnya media edukasi, dan peran lintas sektor yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan program perbaikan untuk meningkatkan pencapaian indikator mutu penyakit tidak menular.