Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH MODEL CIRCUIT LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS IV SD NEGERI 05 PAUH KABUPATEN TAHUN 2020 Adwisa Suci Harjufa; Sry Apfani; Zaturrahmi
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA dalam pembelajaran tematik terpadu kelas IV SD Negeri 05 Pauh Kabupaten Pasaman. Kegiatan proses pembelajaran terlihat sebagian peserta didik belum mampu mengembangkan pengetahuan baru secara aktif, Peserta didik kurang mampu dalam mengajukan dan menjawab pertanyaan dari pendidik dalam proses pembelajaran, dan peserta didik belum memahami konsep-konsep materi yang disampaikan saat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Circuit Learning terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD Negeri 05 Pauh Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksprimental Design, rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Posttest Only Control Design yang artinya adanya kelas ekprimen dan kelas kontrol, kelas eksprimen diberi perlakukan dengan menggunakan model Circuit Learning dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran saintifik, di akhir penelitian sama-sama diberi Posttes dengan 20 butir soal dari 40 butir soal yang telah diujicobakan sebelumnya . Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh peserta didik di kelas IV SD Negeri 05 Pauh Kabupaten Pasaman dan sampelnya kelas IVA ( Eksprimen) dan kelas IV B (Kontrol) . Data yang diperoleh diolah menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian ini, terlihat bahwa dan = 1,68595 dan taraf signifikan 5%. Berdasarkan pengujian >(.> 1,68595) maka hipotesis atau H1 diterima. Dari hasil penelitian terbukti bahwa model Circuit Learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar pengetahuan IPA dalam pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD Negeri 05 Pauh Kabupaten Pasaman tahun ajaran 2019/2020.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KARAKTER PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU Roza Dahlia; Sisri Wahyuni; Sry Apfani; Fitriani Washila
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 3 No 2 (2021): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan yang ditemukan di sekolah yaitu, LKPD yang digunakan pendidik belum berbasis karakter, materi yang disajikan pendidik dalam LKPD masih kurang dipahami oleh peserta didik sehingga kurangnya minat belajar peserta didik, dan dalam memecahkan soal dalam LKPD belum jelas dipahami oleh peserta didik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengembangan LKPD menggunakan Berbasis Karakter serta mengetahui validitas, kepraktisan dan efektifitas LKPD Berbasis Karakter yang valid. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Ada 4 tahapan dalam penelitian ini yaitu tahap pendefinisian (define) menganalisi hal-hal yang perlu dilakukan, yaitu analisis kebutuhan, analisis kurikulum, dan analisi peserta didik. Tahap perancangan (design) yaitu merancang produk LKPD berbasis karakter khususnya Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 3 dan 4. Tahap pengembangan (development) tahap pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk akhir setelah melalui proses validasi dan revisi. Selanjutnya tahap penyebaran (disseminate) dilakukan untuk mempromosikan produk pengembangan agar bisa diterima pengguna baik individu maupun kelompok, namun hanya bisa dilakakun dalam jumlah yang terbatas karena disebabkan oleh pandemi Teknik pengumpulan data terdiri dari lembar validasi dan lembar Praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan LKPD berbasis Karakter yang di kembangkan sudah valid. Hal ini terbukti dari hasil perolehan skor lembar validasi oleh ahli materi diperoleh rata-rata sebesar 95 %, hasil validasi ahli bahasa diperoleh sebesar 87,5 % dan hasil validasi ahli desain diperoleh rata-rata 86,4 % dengan kriteria valid. LKPD berbasis Karakter ini juga sudah praktis menurut peserta didik. Hal ini terbukti dari hasil rata-rata perolehan skor angket praktikalitas oleh 5 orang peserta didik sebesar 83,6 % dengan kriteria sangat praktis. Dari hasil validasi yang diberikan oleh validator dan angket praktikalitas peserta didik membuktikan bahwa LKPD berbasis Karakter pada pembelajaran tematik terpadu kelas II SDN 13 Seberang Padang Utara sudah dinyatakan valid dan praktis untuk dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Implementasi Model Pembelajaran RADEC Berbasis Etnopedagogi untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Peserta Didik Kelas IV SDIT Adzkia 2 Padang Reisfisa Monica; Sry Apfani; Annisa Kharisma
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) berbasis etnopedagogi dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman peserta didik kelas IV SDIT Adzkia 2 Padang. Latar belakang penelitian ini didasari rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik, di mana hasil pretest menunjukkan hanya 31% peserta didik yang tuntas, sementara 69% belum mencapai kriteria ketuntasan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 26 peserta didik, terdiri dari 12 laki-laki dan 14 perempuan. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas pendidik dan peserta didik, penilaian modul ajar, serta tes keterampilan membaca pemahaman yang mencakup tahap pra baca, saat baca, dan pasca baca. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada siklus I pertemuan pertama, keterampilan membaca peserta didik berada pada kategori cukup dengan ketuntasan 35%, meningkat menjadi 73% pada pertemuan kedua setelah dilakukan perbaikan. Pada siklus II pertemuan pertama, keterampilan membaca mencapai kategori amat baik dengan ketuntasan 88%, didukung aktivitas pendidik dan peserta didik yang lebih aktif serta produk kreatif yang lebih variatif. Dengan demikian, penerapan model RADEC berbasis etnopedagogi terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman sekaligus menanamkan nilai budaya lokal kepada peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model pembelajaran RADEC berbasis etnopedagogi sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Planning, Attention, Simultaneous, and Successive Processing (PASS) terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN 21 Lubuk Lintah Feny Febiola; Sry Apfani; Alfroki Martha
ARZUSIN Vol 5 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v5i5.7554

Abstract

The low level of early reading skills among second-grade students at SDN 21 Lubuk Lintah serves as the background of this study, as it directly impacts both the learning process and the development of students’ foundational literacy. This research aims to examine the effect of the Planning, Attention, Simultaneous and Successive Processing (PASS) learning model on early reading skills among second-grade students. The research employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The population and sample consisted of all 28 students in Class II.3. Data were collected through an early reading test administered before and after the implementation of the PASS model. Results showed that students’ early reading skills were in the "adequate" category prior to the intervention (62%) and improved to 67% after the intervention, remaining within the same category. A hypothesis test using the t-test yielded tₕᵢₜᵤₙg = 7.69 > tₜₐbₑₗ = 2.05, indicating that H₀ is rejected and H₁ is accepted. This confirms a significant effect of the PASS model on improving early reading skills. The study concludes that the PASS model is effective, although the observed improvement is moderate. The implication is that this model can serve as an alternative instructional strategy for teachers to enhance students’ focus, attention, and information processing in a gradual and integrated manner, thereby supporting literacy development at the elementary school level.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik menggunakan Model Kooperatif Tipe Team Quiz berbantuan Media PowerPoint Interaktif pada Pembelajaran IPS Kelas V SDN 10 Sumpur Kudus Selatan Mawaddah Putri Yelsi; Siti Aisyah; Sry Apfani
ARZUSIN Vol 5 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v5i5.7625

Abstract

Social Studies (IPS) instruction in elementary schools often faces challenges such as low student participation, limited teaching methods, and minimal use of interactive learning media, all of which contribute to weak conceptual understanding and learning outcomes. This study aims to improve the quality of lesson planning, implementation, and student learning outcomes through the application of the Cooperative Learning Model of the Team Quiz type supported by interactive PowerPoint media, targeting fifth-grade students at SDN 10 Sumpur Kudus Selatan. The research employed Classroom Action Research (CAR) over two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection techniques included observation, documentation, and learning outcome tests, analyzed using both quantitative and qualitative descriptive methods. The results showed improvements in all aspects of learning. The average planning score increased from 74.95% (good) in Cycle I to 85.71% (very good) in Cycle II. Teacher activity improved from 76.35% to 83.3%, and student activity rose from 69.7% to 83.3%, both categorized as very good. The average student learning outcomes increased from 76.1% to 84.53%. These findings indicate that the Cooperative Team Quiz model supported by interactive PowerPoint is effective in enhancing student engagement, instructional quality, and Social Studies learning outcomes. The practical implication of this study highlights the importance of adopting innovative, technology-based learning models to foster active, enjoyable, and meaningful classroom environments while promoting student engagement and independence.