Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH LAMA WAKTU PENGERINGAN CALON BENIH JAGUNG (Zea mays L.) DI DALAM RUMAH PENGERING TERHADAP MUTU FISIOLOGIS BENIH Ismadaliah, Dheatami; Wijayanto, Budi; Astuti, RR. Siti
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2025.v9i2.35

Abstract

Pengeringan yang tidak optimal disebabkan oleh penanganan pascapanen yang kurang tepat dan cuaca yang tidak stabil dapat menurunkan mutu benih. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu pengeringan calon benih jagung menggunakan rumah pengering dengan efek rumah kaca terhadap mutu fisiologis benih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan taraf lama waktu pengeringan, yaitu 8 jam (W1), 16 jam (W2), 24 jam (W3), dan 32 jam (W4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan selama 32 jam (W4) memberikan hasil terbaik dengan kadar air 11.3%, kecepatan tumbuh 24.97%/etmal, daya kecambah 95.90%, indeks vigor 85,50%, susut bobot pengeringan 11.70%, dan laju pengeringan 0.3594%/jam. Secara umum, semakin lama pengeringan menurunkan kadar air dan meningkatkan kecepatan tumbuh, daya kecambah, serta indeks vigor benih. Penggunaan rumah pengering berbasis efek rumah kaca dinilai efektif untuk meningkatkan mutu fisiologis benih jagung. Namun pemeliharaan dan pengaturan komponen rumah pengering sangat penting diperhatikan agar proses pengeringan berjalan optimal
INOVASI ALOFLO TISANE BERBASIS BUNGA LIDAH BUAYA: UJI HEDONIK DAN KELAYAKAN USAHA Aulia, Elita; Astuti, RR. Siti; Rahayu, Novia Aristi
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i2.23392

Abstract

ABSTRACT            AloFlo Tisane, an herbal beverage based on aloe vera flowers (Aloe vera), was developed as a functional drink utilizing local bioactive resources. This study aimed to evaluate consumer acceptance and business feasibility of the product. Experimental methods were applied through product formulation and hedonic testing involving 50 untrained panelists assessing color, aroma, taste, and overall preference. Data were analyzed using Independent Sample T-test. Business feasibility was evaluated through cost analysis, cost of goods sold, profit, Break Even Point, and R/C ratio. The results indicated that the formulation with a 1:4:3 ratio of aloe flower, ginger, and sappan wood showed the highest acceptance level. Financial analysis demonstrated a cost of Rp7,576 per unit and a selling price of Rp17,000, indicating profitability and feasibility (R/C ratio > 1). The product shows potential as a functional beverage with economic value.Keywords:  AloFlo Tisane, aloe flower, hedonic test, feasibility, herbal beverage