Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Rancang Bangun dan Evaluasi Sistem Pelacakan Lokasi Antarpendaki Berbasis LoRa dengan Aplikasi Android Tanpa Koneksi Internet mahfudi, isa; Delila Lukisani Tungga Dewi; Hadiwiyatno
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v11i2.6784

Abstract

Mountain hiking activities in Indonesia continue to grow, yet limited cellular network coverage in mountainous areas remains a major challenge for communication and hiker safety monitoring. This study aims to design and implement a LoRa-based hiker location tracking system integrated with an Android application operating without an internet connection. The system consists of ESP32-based nodes integrated with GPS SIM808 and LoRa Ebyte E220-900T22D modules for transmitting positional data between devices. The coordinates are exchanged via a peer-to-peer (P2P) LoRa network and displayed in real-time on an Android application using offline OpenStreetMap. The research employed a Research and Development (R&D) approach through stages of system design, implementation, and functional testing in open-field conditions. Experimental results show that the system achieved an average GPS accuracy deviation of 6–7 meters, LoRa communication range of up to 500 meters (LOS) and 350 meters (NLOS), and an average Bluetooth communication delay of 990 ms. The findings demonstrate that the proposed system can effectively display inter-hiker positions in near real-time without internet connectivity, enhancing safety and coordination among hikers in signal-limited environments.
Rancang Bangun Repeater LoRa Berbasis Ebyte E220-400T22D untuk Memperluas Jangkauan Komunikasi Setiadi, Chandrasena; Mahfudi, Isa
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v11i2.6789

Abstract

The limited availability of cellular networks in remote areas such as mountain trails and highland regions requires the development of a reliable, low-power, and easily deployable communication system. This study presents the design and implementation of a LoRa repeater based on the Ebyte E220-400T22D module to extend data communication coverage under both line-of-sight and non-line-of-sight conditions. The system utilizes an ESP32 microcontroller that controls two LoRa transceiver modules through a store-and-forward mechanism to retransmit data automatically. Experimental results show that the proposed repeater system effectively increases the communication range under various terrain conditions while maintaining signal stability and transmission reliability. The delay observed in data transmission remains within an acceptable range, confirming that the repeater operates efficiently without significantly affecting system performance. Overall, this work demonstrates that the Ebyte E220-400T22D-based LoRa repeater provides a practical and energy-efficient solution for long-range wireless communication in areas with limited telecommunication infrastructure.
Implementasi You Only Look Once (YOLO) dalam Deteksi Telur Menetas pada Reptil Isa Mahfudi; Ahmad Rozak Setia Nugraha; Azam Muzakhim Imammuddin
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v6i2.13525

Abstract

Saat ini reptil dijadikan hewan peliharaan karena perawatan yang mudah dan warna motif yang beragam salah satunya adalah Leopard Gecko. Perawatan Leopard Gecko yang baru menetas berbeda dari yang dewasa karena Leopard Gecko yang baru menetas harus segera ditempatkan di kandang yang diberi alas tisu dan disemprot air untuk menghindari kehilangan air. penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi telur menetas menggunakan YOLO (You Only Look Once). Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma YOLO dapat digunakan untuk mendeteksi telur Leopard Gecko menetas secara real-time. persentase keberhasilan deteksi YOLO mencapai 94,73% pada jarak kamera 25 cm, pencahayaan 512-895 lux, dan 200 epoch pelatihan atau dapat mendeteksi 54 dari 57 objek. Jadi, model YOLO yang telah dilatih sudah memiliki keandalan yang baik dalam mendeteksi telur menetas pada reptil.
PELATIHAN INSTALASI CCTV PADA DESA BANDUNGREJOSARI SEBAGAI UPAYA MITIGASI RISIKO BANJIR DAN KEJAHATAN Setiadi, Chandrasena; Mahfudi, Isa; Kusumawardani, Mila; Hadiwiyatno, Hadiwiyatno; Ariyanto, Yuri; Damayanti , Retno
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandungrejosari Village RT.05/RW.09, located in Sukun District, Malang City, is vulnerable to flooding due to its proximity to a river and has also faced increasing motorcycle theft. These conditions have raised community concerns and emphasized the need for preventive measures through technology. This program introduced the installation of Closed Circuit Television (CCTV) to support flood mitigation and strengthen neighborhood security, while also providing technical training and awareness on technology-based monitoring systems. The implementation followed a participatory and educational approach, involving stages of preparation, planning, training, installation, and evaluation. Residents actively participated in site surveys, practical device installation, and system simulations, ensuring community ownership of the initiative. Evaluation was conducted through direct observation and questionnaires distributed to 30 respondents. The results indicate that CCTV installation at strategic points effectively assisted in monitoring river conditions and areas prone to crime. Most residents expressed satisfaction, felt supported, and showed willingness to maintain the system. Overall, the program not only improved community preparedness and security but also enhanced collective awareness and participation in sustaining technological solutions for local challenges.
Analisis Kinerja LoRa Ebyte E220-400T22D pada Sistem Filterisasi Air Portabel untuk Personel Militer di Medan Operasi Mahfudi, Isa; Wicaksono, Andre Ramadhan Putra; Amamy, Hikmia Qolby
ILKOMNIKA Vol 7 No 3 (2025): Volume 7, Number 3, December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/ilkomnika.v7i3.814

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan faktor penting yang secara langsung memengaruhi kesehatan dan kesiapan operasional personel militer di medan tugas. Penelitian ini menyajikan perancangan dan analisis kinerja sistem filterisasi air portabel yang terintegrasi dengan modul LoRa Ebyte E220-400T22D dan mikrokontroler ESP32 untuk pemantauan kualitas air secara real-time. Sistem terdiri atas node pengirim yang dilengkapi dengan sensor pH, TDS, dan turbidity, modul GPS SIM808, serta pemancar LoRa, dan node penerima yang meneruskan data ke Firebase dan menampilkannya melalui aplikasi Android berbasis MIT App Inventor. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi akurasi sensor kualitas air dan performa komunikasi LoRa pada kondisi Line of Sight (LOS) dan Non-Line of Sight (NLOS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata deviasi sensor terhadap alat ukur laboratorium berada di bawah 3%, yang membuktikan tingkat akurasi dan stabilitas yang baik. Modul LoRa E220-400T22D mampu melakukan transmisi data dengan andal hingga jarak 700 meter (LOS) dan 500 meter (NLOS), dengan Packet Delivery Ratio (PDR) di atas 90% dan latensi rendah (<100 ms), sehingga efektif digunakan untuk transmisi data non-realtime. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan menunjukkan performa yang stabil, efisien, dan andal, serta berpotensi mendukung operasi militer yang membutuhkan pemantauan kualitas air secara real-time dan penyediaan air bersih secara mandiri di wilayah terpencil.
PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DENGAN BERTANAM HIDROPONIK SEBAGAI UPAYA PENYEDIAAN SAYURAN BAGI DAWIS “DAHLIA” KARANGPLOSO Sarosa, Moechammad; Wirayoga, Septriandi; Mahfudi, Isa; Setiadi, Chandrasena; Azis, Yunia Mulyani
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16052

Abstract

Dawis (Dasa Wisma) Dahlia adalah kelompok ibu-ibu rumah tangga di Perum GPA Karangploso Malang yang memiliki hobi berkebun. Tempat tinggal mereka di lingkungan perumahan menjadikan lahan pertaniannya terbatas, sehingga untuk mengembangkan hobinya mereka menyampaikan keluhannya ke pengabdi. Permasalahan ini menjadi tujuan pelaksanaan pengabdian yaitu edukasi bertani di lahan sempit menggunakan sistem hidroponik. Tahapan kegiatan diawali dengan mengenalkan sistem hidroponik, kelebihan dan kekurangan serta mengenalkan jensi-jenis tanaman yang dapat dibudidayakan secara hidroponik. Pelatihan dimulai dengan mengajarkan bagaimana menyiapkan instalasi sistem hidroponik karena keberhasilan budidaya ditentukan oleh kelancaran sirkulasi dan kestabilan kandungan nutrisi air termasuk cara mengukurnya. Beberapa jenis tanaman telah dilatihkan diantaranya budi daya kangkung. Antusiasme terpancar dari aktivitas mereka dalam mengikuti pelatihan dan merawat tanaman. Pendampingan telah dilakukan sejak mulai tanam sampai dengan saat panen. Beberapa kendala mereka temukan diantaranya masalah penyemaian bibit karena diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pemahaman sistem hidroponik dan cara budidaya sayuran. Karena keterbatasan lahan yang digunakan maka hasil kebun masih terbatas, namun demikian mereka telah memahami keuntungan yang diperoleh dari budidaya hidroponik. Kegiatan ini telah berhasil menuntaskan budi daya kangkung secara hidroponik. Dengan menggunakan lahan seluas kurang lebih 2x3=6 meter persegi, dengan jumlah lubang tanam sekitar 350 lubang maka dalam sekali panen dengan usia tanam sekitar 30 hari telah dihasilkan kangkung sebanyak kurang lebih 200 ikat dengan diameter ikatan 4-5 cm. Kangkung yang ditanam secara hidroponik memiliki kelebihan diantaranya kesegaran lebih tahan lama dan kerenyahan setelah dimasak selain tanaman lebih bersih dibandingkan dengan kangkung yang dibudidaya di tanah. Karena kelebihan-kelebihan tersebut, maka tanaman hidroponik memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan kangkung yang ditanam di tanah atau di aliran sungai. Dengan asumsi harga jual kangkung Rp. 2.500,-  per ikat, maka dengan lahan 6 meter persegi  akan dihasilkan dana Rp. 500.000,- per sekali tanam.
Designing an Object Detection System as an Assistive Device for the Visually Impaired Based on Yolo V10 with Dual Camera Nabila, Amalia; Soelistianto, Farida Arinie; Mahfudi, Isa
West Science Information System and Technology Vol. 3 No. 03 (2025): West Science Information System and Technology
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsist.v3i03.2209

Abstract

This research develops an object detection system to assist visually impaired individuals in navigating dynamic environments, including roads and indoor spaces. The system employs YOLO version 10 (YOLOv10) with dual cameras and provides audio output through a speaker. Using the Research and Development (R&D) method, the system detects six object classes—person, car, motorcycle, bicycle, table, and chair—in real-time. Testing was conducted with variations in distance, lighting conditions, delay, and direct trials with visually impaired users. Results show an effective detection range of up to 5 meters. Under bright indoor lighting, the average error was 8.97%, while outdoor morning conditions yielded 3.95%. In low-light and dark conditions, accuracy decreased significantly, with errors ranging from 60.33% to 100%. Detection delay ranged from 4.3 to 7.4 seconds. The system achieved a Macro F1-Score of 0.74, with the highest performance for cars (0.92) and the lowest for persons (0.62). Direct trials with five visually impaired participants showed an average accuracy of 92.58% and delays around 4.63 seconds. The system effectively delivers precise audio information, helping users recognize objects in front and behind, thereby enhancing safety and confidence during navigation.
Pengenalan Kualitas Tempe Berbasis YOLOv8 untuk Deteksi Dini Kegagalan Fermentasi Mahfudi, Isa; Kusumawardania, Mila; Moechammad Sarosa, Moechammad; Setiadi, Chandrasena; Riatma, Galih Putra; Soelistianto, Farida Arinie; Muslimah, Nabila Izzatul; Izati, Nadia Yumni
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v7i2.16091

Abstract

Tempe is a traditional Indonesian food whose fermentation process is highly influenced by temperature, humidity, and soybean quality. Inadequate environmental conditions can lead to fermentation failure, reducing product quality and causing economic losses. Traditionally, quality assessment of tempe has been carried out manually by artisans, which is subjective and inconsistent. This study aims to develop an automatic tempe quality recognition system based on YOLOv8, implemented on a Raspberry Pi 4B with a Logitech C270 camera, monitoring webserver, and buzzer as an early warning system. The YOLOv8 model was trained to detect two main categories, namely good tempe and failed tempe, through real-time visual analysis. Experimental results show system performance with an average accuracy of 93.1%, precision of 93.5%, recall of 91.2%, and mAP@50 of 94.7%. Confidence score analysis indicates that the model is more certain in detecting failed tempe (0.94–0.95) compared to good tempe (0.80–0.86), due to clearer visual differences.
D DEVELOPMENT OF AN INTEGRATED OFFICIAL VEHICLE DATA MANAGEMENT SYSTEM USING QR CODES AND ACTIVITY LOGS: DEVELOPMENT OF AN INTEGRATED OFFICIAL VEHICLE DATA MANAGEMENT SYSTEM USING QR CODES AND ACTIVITY LOGS Yudistira, Daru Argya; Mahfudi, Isa
Jurnal Telkommil Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i2.653

Abstract

This study aims to design and implement an integrated web-based Official Vehicle Management Information System utilizing QR Code technology and operational logs, named SIPAKAD (Sistem Informasi Pengelolaan Kendaraan Dinas Angkatan Darat). The system was developed to address inefficiencies, recording errors, and data redundancy commonly found in manual management of official vehicles within military environments. The research employed a system engineering approach with black-box testing to evaluate key functions such as vehicle, driver, and route data management, operational log recording, real-time GPS tracking, and report export features. The implementation results show that SIPAKAD is capable of managing data centrally, accurately, and in real-time, supporting operational monitoring through interactive maps, and reducing human resource requirements and operational costs. The system is considered effective in improving efficiency, transparency, and accuracy in official vehicle management and holds potential for further development in maintenance scheduling and additional security integrations in the future.
Analysis and Optimization of LoRa SX1278 Ra-02 Transmission Performance for an Internet of Things-Based Water Quality Monitoring System: Analisis dan Optimasi Kinerja Transmisi LoRa SX1278 Ra-02 untuk Sistem Monitoring Kualitas Air Berbasis Internet of Things Mahfudi, Isa; Soelistianto, Farida Arinie; Aditya, Adinda; Meylinda, Yossy Dwi
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.28610

Abstract

Water quality is a critical indicator of environmental health, yet conventional monitoring methods remain limited in coverage and efficiency. To address these limitations, this study proposes an Internet of Things (IoT)-based water quality monitoring system employing long-range communication using the LoRa SX1278 module, with the objective of analyzing the influence of LoRa physical parameters and determining the most optimal transmission configuration for field monitoring applications. The experimental method involved varying the Spreading Factor, Bandwidth, Coding Rate, and Transmit Power, while transmission performance was evaluated based on RSSI, SNR, Packet Delivery Ratio (PDR), and delay, with sensor data transmitted in real time to the ThingSpeak platform for visualization and validation. The results indicate that the configuration SF9–BW125 kHz–CR4/7–TxPower +14 dBm provides the best overall performance, achieving a PDR of 96–98%, a delay of 380–410 ms, and a power consumption of 82 mA; moreover, field testing demonstrated stable system operation up to 300 meters under Line-of-Sight (LOS) conditions and up to 200 meters under Non-Line-of-Sight (NLOS) conditions. These findings highlight that appropriate LoRa parameter tuning significantly enhances range, reliability, and energy efficiency, making the proposed configuration the optimal choice for IoT-based water quality monitoring systems requiring long-range, reliable, and low-power communication.   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Kualitas air merupakan indikator penting bagi kesehatan lingkungan, namun pemantauan secara konvensional masih terbatas dalam jangkauan dan efisiensi. Untuk mengatasi kendala tersebut, penelitian ini mengusulkan sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) dengan komunikasi jarak jauh menggunakan LoRa SX1278, dengan tujuan menganalisis pengaruh parameter fisik LoRa serta menentukan konfigurasi transmisi yang paling optimal untuk pemantauan kualitas air di lapangan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan memvariasikan Spreading Factor, Bandwidth, Coding Rate, dan Transmit Power, sedangkan kinerja transmisi dievaluasi berdasarkan RSSI, SNR, Packet Delivery Ratio (PDR), dan delay, dengan data sensor dikirim secara real-time ke platform ThingSpeak untuk visualisasi dan validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi SF9–BW125 kHz–CR4/7–TxPower +14 dBm memberikan performa terbaik dengan PDR 96–98%, delay 380–410 ms, dan konsumsi daya 82 mA; sementara pengujian lapangan menunjukkan sistem mampu beroperasi stabil hingga 300 meter pada kondisi LOS dan hingga 200 meter pada kondisi NLOS. Hasil ini menegaskan bahwa pengaturan parameter LoRa yang tepat mampu meningkatkan jangkauan, reliabilitas, dan efisiensi energi, sehingga konfigurasi tersebut direkomendasikan sebagai pengaturan optimal untuk sistem monitoring kualitas air berbasis IoT yang membutuhkan komunikasi jarak jauh yang andal dan hemat daya.