Adam Nasution
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA PADA PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) Miftah Hasanah; Nurlaili Nurlaili; Adam Nasution
Journal of Primary Education (JPE) Vol 4, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v4i2.7288

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kurikulum merdeka melalui proyek peguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam membentuk karakter siswa di SDN 01 Kepahiang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, observasi dan studi literatur. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi, peyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SDN 01 Negeri Kepahiang telah melaksanakan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pembentukkan karakter siswa didasarkan pada tiga dimensi peguatan profil pelajar pancasila (P5) yaitu: 1). Iman, bertakwa kepada tuhan yang maha Esa dan dan berakhlak mulia sebagi elemen akhlak terhadap alam dan sub-elemen menjaga lingkungan sekitar; 2) Gotong royong sebagai unsur kerjasama dan sub-unsur menerima dan melaksanakan tugas dan peranan yang diberikan kelompok dalam kegiatan bersama; 3) Kemandirian sebagai elemen memahami diri sendiri dan situasi yang di hadapi dan sub-elemen mengembangkan refleksi diri. AbstractThis research aims to determine the implementation of the independent curriculum through a project to strengthen the profile of Pancasila students (P5) in shaping the character of students at SDN 01 Kepahiang. This study uses a qualitative method with an exploratory research design. Data collection was carried out through interviews, documentation, observation and literature study. The data obtained were analyzed through the stages of reduction, presentation, and conclusion. The results of the study indicate that SDN 01 Negeri Kepahiang has implemented the strengthening of the Pancasila student profile (P5). The formation of student character is based on three dimensions of strengthening the Pancasila student profile (P5), namely: 1). Faith, devotion to God Almighty and noble character as an element of morality towards nature and a sub-element of protecting the surrounding environment; 2) Mutual cooperation as an element of cooperation and a sub-element of accepting and carrying out tasks and roles given by the group in joint activities; 3) Independence as an element of understanding oneself and the situation being faced and a sub-element of developing self-reflection. 
PENGARUH PEMBERIAN BEASISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Silvira Aditri Maharani; Buyung Surahman; Adam Nasution
Journal of Primary Education (JPE) Vol 4, No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v4i1.7268

Abstract

This research aims to determine the effect of providing scholarships on studentlearning achievement by looking at the cumulative achievement index betweenbefore and after receiving the scholarship. The type of research is quantitativeresearch, with data collection techniques used in the form of documentation. Thepopulation and sample are all students of the Elementary Madrasah TeacherEducation study program, Fatmawati Sukarno State Islamic University, Bengkulu whoreceived scholarships in 2023. The data analysis technique used is descriptiveanalysis using tables and t-tests. The results of the study indicate that there is aneffect of scholarships on student learning achievement. This is evidenced by theresults of the t-test with a sig coefficient of 0.000 <0.05. So it is hoped that thescholarship program in order to improve student learning achievement can continueto be implemented by expanding cooperation with scholarship-providinginstitutions.
Peran Mahasiswa KKN UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an pada Santri TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu Salma Sunita; Adam Nasution; Umami Kholizah; Susanti Maryasi; Dimas Pratama Putra
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4938

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur'an merupakan kemampuan dasar yang perlu dimiliki setiap santri sebagai bekal dalam memahami ajaran Islam. Namun, masih ditemukan santri yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf hijaiyah, menerapkan hukum tajwid, serta membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an santri di TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu. Kegiatan ini melibatkan 20 santri yang dipilih menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh santri yang aktif mengikuti pembelajaran di TPQ. Metode pelaksanaan meliputi observasi, pendampingan membaca Al-Qur'an, pembelajaran tajwid, praktik membaca, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes praktik membaca Al-Qur'an, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an pada santri. Kemampuan mengenal huruf hijaiyah dan kelancaran membaca meningkat dari kategori cukup menjadi baik, ketepatan makharijul huruf meningkat dari kategori kurang menjadi baik, sedangkan pemahaman tajwid dasar meningkat dari kategori kurang menjadi cukup baik. Selain itu, santri menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi selama mengikuti kegiatan pendampingan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an santri serta mendukung kualitas pembelajaran di TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pengembangan metode pembelajaran yang lebih variatif serta melibatkan guru dan orang tua agar peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an santri dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Pembelajaran Fikih Materi Wudhu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah: Penelitian Sapitriani Sapitriani; Siti Nurhaliza; Adam Nasution; Yashori Revola
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6243

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi wudhu di Madrasah Ibtidaiyah yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran fikih materi wudhu. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 62 pada pra-siklus menjadi 74 pada siklus I dan meningkat menjadi 85 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 40% menjadi 68% dan akhirnya mencapai 92%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Dengan demikian, metode demonstrasi direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran fikih, khususnya materi yang bersifat praktik seperti wudhu di Madrasah Ibtidaiyah.
Analisis Penerapan Model Problem-Based Learning Dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Di Sdn 78 Kota Bengkulu: Penelitian Dwi Anggreiny; Yeni Luvita; Masrifa Hidayani; Adam Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar di SDN 78 Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui tahapan penyajian masalah kontekstual, diskusi kelompok, pencarian solusi, dan presentasi hasil. Kemampuan berpikir kritis siswa mengalami perkembangan yang ditunjukkan melalui kemampuan mengidentifikasi masalah, mengemukakan pendapat, dan memberikan solusi sederhana, meskipun masih terdapat kendala dalam analisis mendalam. Faktor pendukung meliputi kreativitas guru, partisipasi aktif siswa, dan lingkungan belajar yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, serta kurangnya media pembelajaran. Dengan demikian, model Problem-Based Learning terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa secara bertahap dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna.
PENGARUH PEMAHAMAN AGAMA ORANG TUA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DALAM MELAKSANAKAN SHALAT DI SMK NEGERI 2 KOTA BENGKULU Ria Amara; Edi Ansyah; Adam Nasution
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2026): MARCH
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v8i1.3589

Abstract

This study aims to determine the effect of parents’ religious understanding on students’ discipline in performing prayers at SMK Negeri 2 in Bengkulu City, to describe the extent of this effect, and to identify the factors that influence it. This study employed a quantitative method and was analyzed using simple linear regression. The population consisted of all 324 eleventh-grade students, while the sample was selected using purposive sampling. Data were collected via a questionnaire. To test the effect of the independent variable on the dependent variable, hypothesis testing was conducted using simple linear regression with the t-test (partial). Based on the calculations performed, the calculated t-value was positive and statistically significant at 0.002. This value is less than α (alpha) = 0.05 (0.002 < 0.05), so H₀ is rejected and H₁ is accepted. The results of this study show that there is a significant relationship between parents’ religious understanding and students’ discipline in performing prayers, thereby confirming the research hypothesis. This study provides empirical evidence indicating the extent to which parents’ religious understanding contributes to students’ discipline in performing prayers. Based on the calculations performed, approximately 86.2% of students’ discipline in performing prayers is influenced by their parents’ religious understanding, while the remaining 13.8% is influenced by other factors outside the variables examined in this study, namely social environment or peers, as well as social media. It can be concluded that the greater the contribution of parents’ religious understanding, the higher the level of students’ discipline in performing prayers.
The Role of Character Education in Shaping an Excellent Generation in the Era of Globalization Adit Tiro; Rosi Andani; Kasmantoni Kasmantoni; Adam Nasution
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1777

Abstract

This study aims to analyze the role of character education in shaping an excellent generation in the era of globalization, which is marked by rapid technological development and the swift flow of information. The research employs a qualitative approach using a literature study method by examining various scholarly sources such as journals, books, and documents related to character education. The findings indicate that character education plays a crucial role in developing a generation that is not only intellectually competent but also possesses strong moral values, ethics, and personality. The implementation of character education can be carried out through integration into the curriculum, habituation in daily school life, and role modeling by teachers and the surrounding environment. Thus, character education serves as a fundamental foundation in addressing the challenges of globalization, enabling the younger generation to compete globally without losing their identity and noble cultural values.