Angkat, Hokbyan R.S.
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS PADA FASILITAS HALTE TRANSJAKARTA KORIDOR 3 Gilland, Adrian Nobel; Najid, Najid; Angkat, Hokbyan R.S.
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i1.33157

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the performance of Transjakarta Corridor 3 bus stops from the perspective of passengers using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The performance assessment of Transjakarta Corridor 3 bus stop facilities are based on 26 statements used to assess performance and expectations. The data used was obtained through filling out questionnaires by respondents who had used the TransJakarta Bus Corridor 3. The results of the analysis show that there are 9 statement items (34.6154%) that are in the A quadrant, namely the statements that need to be improved because they are the top priority, 7 statement items (26.9231%) that are in the B quadrant that must be maintained in performance, 3 statement items (11.5385%) that are in the C quadrant that are considered less important by users, and 7 statement items (26.9231%) that are in the D quadrant that are considered less important but have high performance. Based on the results of the analysis of passenger satisfaction with the bus stop facilities as a whole, it can be concluded that passengers are dissatisfied with most of the facilities at the Transjakarta Corridor 3 bus stops. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja fasilitas halte-halte Transjakarta Koridor 3 dari sudut pandang penumpang dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Penilaian kinerja fasilitas halte-halte Transjakarta Koridor 3 didasarkan pada 26 pernyataan yang digunakan untuk menilai kinerja dan harapan. Data yang digunakan diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh responden yang pernah menggunakan Bus TransJakarta Koridor 3. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 9 butir pernyataan (34,6154%) yang berada di kuadran A, yaitu pernyataan yang perlu diperbaiki kinerjanya karena merupakan prioritas utama, 7 butir pernyataan (26,9231%) yang berada di kuadran B yang harus dipertahankan kinerjanya, 3 butir pernyataan (11,5385%) yang berada di kuadran C yang dianggap kurang penting oleh pengguna, dan 7 butir pernyataan (26,9231%) yang berada di kuadran D yang dianggap kurang penting namun memiliki kinerja tinggi. Berdasarkan hasil analisis kepuasan penumpang terhadap fasilitas halte secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa penumpang merasa tidak puas dengan sebagian besar fasilitas yang ada di halte-halte Transjakarta Koridor 3.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP FASILITAS HALTE TRANSJAKARTA KORIDOR 8 Muhammad, Azhar; Najid; Angkat, Hokbyan R.S.
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33160

Abstract

Transjakarta is a BRT (Bus Rapid Transit) system that operates in DKI Jakarta in order to support community mobility to unravel congestion. Transjakarta operates in 14 main corridors, one of which is Corridor 8. The purpose of this Thesis Research is to assess the performance of facility services at Transjakarta shelters Corridor 8 (Lebak Bulus-Pasar Baru) based on user satisfaction point of view with the Cross Tabulation method. Performance assessment at Transjakarta shelter facility services corridor 8 is translated in the form of 32 questions based on SPM (Minimum Service Standards) on satisfaction and comfort to assess performance at Transjakarta shelters. Based on the results of crosstab analysis with 6 factors, namely Gender, Age, Last Education, Occupation, Income and Frequency of Use. The results of the research from 109 Transjakarta users were satisfied with the service facilities at bus stops with a percentage of more than 80% by Transjakarta users, while the rest were not satisfied with the service facilities at bus stops with a percentage of less than 20% by Transjakarta users. Abstrak Transjakarta merupakan sistem BRT (Bus Rapid Transit) yang beroperasi di DKI Jakarta dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat untuk mengurai kemacetan. Transjakarta beroperasi dalam 14 koridor utama, salah satunya Koridor 8 (Lebak Bulus-Pasar Baru). Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah untuk menilai kinerja layanan fasilitas di halte Transjakarta Koridor 8 (Lebak Bulus-Pasar Baru) berdasarkan sudut pandang kepuasan pengguna dengan metode Cross Tabulation (Tabulasi Silang). Penilaian kinerja di layanan fasilitas halte Transjakarta koridor 8 diterjemahkan dalam bentuk 32 pertanyaan berdasarkan SPM (Standar Pelayanan Minimal) tentang kepuasan dan kenyamanan untuk menilai kinerja di Halte Transjakarta. Data-data yang diperlukan didapat melalui pengisian kuesioner secara online kepada responden yang menggunakan Bus Transjakarta Koridor 8. Berdasarkan hasil analisis crosstab dengan 6 faktor, yaitu Jenis Kelamin, Usia, Pendidikan Terakhir, Pekerjaan, Penghasilan dan Frekuensi Penggunaan. Hasil penelitian dari 109 orang Pengguna Transjakarta merasa puas terhadap pelayanan fasilitas di halte dengan persentase lebih dari 80% oleh pengguna Transjakarta, sementara sisanya tidak merasa puas terhadap pelayanan fasilitas di halte dengan persentase kurang dari 20% oleh pengguna Transjakarta.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA BUS MIKROTRANS RUTE JAK-04 GROGOL-TUBAGUS ANGKE DENGAN METODE TABULASI SILANG Darmawan, Ricky; Liucius, Yenny Untari; Angkat, Hokbyan R.S.
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33228

Abstract

Mikrotrans Bus is one of the public transportation modes under the JakLingko integration system, playing a vital role in supporting the mobility of Jakarta residents at an affordable cost. This study aims to analyze passenger satisfaction with Bus Mikrotrans by considering various factors such as facilities, services, and passenger characteristics. The research method employed is a quantitative survey through the distribution of questionnaires to respondents who are active Bus Mikrotrans users. The data collected includes demographic variables (gender, age, education, and occupation) and service variables (comfort, safety, punctuality, and cleanliness). The validity and reliability of the data were tested before being analyzed using descriptive statistical methods and cross-tabulation. The results show that most respondents are fairly satisfied with the services of Bus Mikrotrans, particularly in terms of cleanliness, comfort, and payment systems. However, there are complaints regarding safety at waiting areas, the availability of supporting facilities such as air conditioning, as well as driving safety and traffic compliance of bus drivers. Cross-tabulation analysis indicates that passenger satisfaction varies based on age and frequency of use. These findings provide important insights for JakLingko management to improve the quality of services and facilities of Bus Mikrotrans to better meet the community's needs in the long term. Abstrak Bus Mikrotrans merupakan salah satu moda transportasi umum di bawah sistem integrasi JakLingko yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di DKI Jakarta dengan biaya terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan penumpang Bus Mikrotrans dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti fasilitas, pelayanan, dan karakteristik penumpang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pengguna aktif Bus Mikrotrans. Data yang dikumpulkan meliputi variabel demografis (jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan), serta variabel pelayanan (kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, dan kebersihan). Validitas dan reliabilitas data diuji sebelum dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa cukup puas dengan pelayanan Bus Mikrotrans, terutama pada aspek kebersihan, kenyamanan dan sistem pembayaran. Namun, terdapat beberapa keluhan terkait keamanan di tempat menunggu dan ketersediaan fasilitas pendukung seperti pendingin ruangan serta keselamatan berkendara dan ketaatan lalu-lintas dari pengemudi bus. Analisis tabulasi silang menunjukkan bahwa kepuasan penumpang bervariasi berdasarkan usia dan frekuensi penggunaan. Temuan ini memberikan gambaran penting bagi pengelola JakLingko untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas Bus Mikrotrans demi memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih optimal dalam jangka panjang.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA PARKIR STASIUN KERETA TANGERANG Liucius, Yenny Untari; Angkat, Hokbyan R.S.; Najid; Wuisan, Vicky Eldora
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.28017

Abstract

Evaluasi fasilitas parkir stasiun Kereta Rel Listrik Commuter Line Tangerang ditinjau dengan Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir dengan pembagian kueisioner kepuasan pelanggan terhadap kinerja dan harapan untuk mendapat data primer lalu diolah dengan metode importance performance analysis (IPA) dan data sekunder didapat dari pengumpulan data karcis parkir kendaraan roda dua dan roda empat untuk mengetahui kapasitas ruang parkir, volume parkir, durasi parkir, akumulasi parkir, indeks parkir, tingkat penggantian (turn over) parkir, akumulasi parkir, dan satuan ruang parkir. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pelanggan, karakteristik tempat parkir stasiun Kereta Rel Listrik Commuter Line Tangerang.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, tempat parkir pada tempat penilitian ini pada hari biasa tidak dapat menampung kendaraan roda dua dan berdasarkan persepsi pengguna dengan metode IPA tempat parkir sudah dinilai cukup baik, namun masih terdapat aspek yang harus diperbaiki atau ditingkatkan seperti ketersediaan atap penutup kendaraan dan kebersihan area parkir. Evaluation of parking facilities at the Tangerang Commuter Line Electric Train station was reviewed using the Technical Guidelines for the Implementation of Parking Facilities by distributing customer satisfaction questionnaires regarding performance and expectations to obtain primary data which was then processed using the importance performance analysis (IPA) method and secondary data was obtained from collecting vehicle parking ticket data. two-wheeled and four-wheeled vehicles to determine parking space capacity, parking volume, parking duration, parking accumulation, parking index, parking turnover rate, parking accumulation and parking space units. This evaluation aims to determine customer satisfaction and the characteristics of the Tangerang Commuter Line Electric Train Station parking lot. Based on the analysis that has been carried out, the parking lot at this research location on weekdays cannot accommodate two-wheeled vehicles and based on user perceptions using the IPA method the parking space is already considered quite good, but there are still aspects that need to be improved or improved, such as the availability of vehicle roof coverings and the cleanliness of the parking area.
PERSEPSI PENGGUNA LRT JABODEBEK STASIUN HARJAMUKTI Imantaka, Eldwin; Najid; Angkat, Hokbyan R.S.
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.28018

Abstract

Light Rail Transit (LRT) is a type of train that allows people who own private vehicles to switch to mass transportation. The purpose of LRT is to reduce congestion in Jabodebek. Both facilities and services support the use of mass transportation. The purpose of research is see the perceptions users of LRT Jabodebek LRT at Harjamukti Station. This station is a station that has been opened and serves to help people around Cibubur to Jakarta. The Cibubur community has several disadvantages when heading to the Harjamukti LRT station. One of them is the distance between the parking lot and the Harjamukti LRT station. In addition, the limit of public transportation that drops off passengers makes the Harjamukti LRT station still too far away. A survey on the perception of Harjamukti Station LRT users was conducted by distributing questionnaires to 120 people.
PENDAPAT PENGGUNA PERLINTASAN LIAR TENTANG PENUTUPAN KEMBALI PADA PERLINTASAN TIDAK SEBIDANG JL. KYAI TAPA Kenjhiro, Okky; Liucius, Yenny Untari; Angkat, Hokbyan R.S.
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.28034

Abstract

A railway level crossing is a track that only trains pass through and acts as a level crossing with a highway. Roxy level crossing is a level crossing on Jalan Kyai Tapa, Kec. Grogol Petamburan, West Jakarta. Jalan Kyai Tapa crossing is one of the crossings that has been closed by PT KAI, but there are some people who take the opportunity to reopen in violation of the law. This research was conducted using quantitative methods and data were obtained from questionnaires from the surrounding community and two-wheeled riders who crossed the level crossing on Jalan Kyai Tapa, Kec. Grogol Petamburan, West Jakarta. The study aims to analyze the community's response to re -closing the level crossing that violates the crossing law and responses from road users. Perlintasan kereta api tidak sebidang merupakan jalur yang hanya di lalui kereta dan tindak menjadi perpotongan sebidang dengan jalan raya. Perlintasan tidak sebidang Roxy merupakan perlintasan tidak sebidang di Jalan Kyai Tapa, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Perlintasan Jalan Kyai Tapa adalah salah satu perlintasan yang telah di tutup PT KAI, tetapi ada beberapa orang yang mengambil kesempatan untuk membuka kembali secara mengalanggar hukum. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kuantitaif dan peroleh data dilakukan dari kuesioner Masyarakat sekitar dan pengendara roda dua yang melintas di perlintasan tidak sebidang di Jalan Kyai Tapa, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tanggapan masyarakat untuk menutup kembali perlintasan tidak sebidang yang mengalanggar hukum perlintasan dan tanggapan dari pengguna jalan.