Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Coverage: Journal of Strategic Communication

Peran Bidan sebagai Agen Perubahan dalam Sosialisasi Tele-CTG untuk Kesehatan Ibu Hamil Sofia Primalisanti Devi; Faridhian Anshari; Retor A.W. Kaligis
CoverAge: Journal of Strategic Communication Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/coverage.v12i2.3161

Abstract

Tujuan dari penelitian iniadalah mengkaji peran yang dijalankan oleh bidan yang mengadopsi teknologi baru bernama Tele-CTG untuk memonitor kesehatan ibu hamil dalam proses mendukung persalinan yang sehat untuk mengurangi tingkat kematian ibu dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara mendalam pada bidan yang bekerja di empat lokasi berbeda (Jakarta, Bekasi, Kupang, dan Indramayu) yang sudah menerapkan teknologi Tele-CTG selama satu tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bidan mempunyai lima peranan sebagai agen perubahan sosial: (1) Menjadi perantara penting dalam menerjemahkan penggunaan serta sosialisasi manfaat Tele-CTG terhadap pasien, (2) Bidan memberikan informasi terbaru mengenai kesehatan anak dalam kandungan melalui pengenalan Tele-CTG yang terhubung langsung dengan dokter, (3) Menganalisis kebutuhan pasien terkait kemungkinan gangguan yang akan timbul pada bayi dalam kandungan melalui pengenalan Tele-CTG. (4) Menumbuhkan keberanian pasien untuk mengambil tindakan yang tepat terhadap anak dalam kandungan, dan (5) mengembangkan kepercayaan akan kebutuhan pasien melalui penggunaan teknologi baru.
Cyber Public Relations dalam Klub Sepakbola Di Indonesia: Studi Pada Persija Jakarta Muhammad Andrya Surya Putra; Faridhian Anshari
CoverAge: Journal of Strategic Communication Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.043 KB)

Abstract

Technological developments make more and more public relations practitioners who utilize the Internet as a medium of delivery and dissemination of information, without exception the football club based company that is Persija Jakarta. Cyber public relations is a term of public relations activity in an effort to convey information to the public. This study aims to determine the strategies used public relations Persija in applying cyber public relations through the website and social media accounts twitter owned club Persija Jakarta as an effort to disseminate information to the public. This study uses the concept of cyber public relations and the utilization of social media and websites. This research is done by using qualitative approach. This research data retrieval technique through in-depth interview with public relations management Persija club, documentation and observation. The results showed that public relations Persija exploit the concept of cyber public relations in conveying information to the public through websites and social media twitter with the maximum. Public relations Persija realize with the implementation of the concept of cyber public relations through websites and social media twitter is very easy in delivering information widely and quickly to the public. In addition, by maximizing online public relations activity is able to form a positive image of football club Persija Jakarta.
Analisis Model Pengelolaan Platform New Media Oleh Klub Sepakbola di Indonesia Faridhian Anshari; Fathru Qalbie Septizar Akbar
CoverAge: Journal of Strategic Communication Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.1 KB) | DOI: 10.35814/coverage.v10i1.1228

Abstract

This study aims to determine what models are created from the management of the new media platform by football clubs in Indonesia. Furthermore, the results of this study will be compared with the new media management model conducted by European football clubs through the MOSC (Model for Online Sport Communication) approach. The benefit of this research is the creation of a model that can be used as a reference for other football clubs, in utilizing the new media platform. This study uses a qualitative approach in which data collection techniques will begin by using content analysis of all new media platforms for football clubs in Indonesia, which leads to the selection of ten clubs having the highest number of followers, where in the course of the journey there are only seven clubs namely Persib Persija, Arema, Persebaya Persela , PSIS, and PSS who are willing to be the main objects in this study. Furthermore, data collection techniques through in-depth interviews are also used by researchers to the media officer division to obtain research answers. This research produces findings in the form of the creation of three models in the management of new media platforms in Indonesian soccer clubs, namely: active interaction models, passive interactions, and non-interactions.
Internalized Misogyny dalam Cyber Fans di Twitter: Studi Kasus pada Berita Kim Garam dan Kim Woojin Rahmatika Qonita Putri; FARIDHIAN ANSHARI
CoverAge: Journal of Strategic Communication Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/coverage.v13i2.4405

Abstract

Artikel ini mengangkat fenomena internalized misogyny pada berita Kim Garam dan Kim Woojin yang terjadi dalam fandom K-Pop yang sebagian besar terdiri dari perempuan. Anggapan awal sesama perempuan akan saling membela, terutama jika menyangkut relasi fans dan idol. Pemberitaan dari media melahirkan dikotomi akan kelompok penerimaan berita idola terkait berita idola perempuan dan laki-laki. Tujuan penelitian untuk melihat dan menganalisis internalized misogyny yang lahir sebagai dampak dari hasil pemberitaan idola yang diterima oleh fans. Artikel ini menggunakan metode digital etnografi dan wawancara mendalam sebagai teknik pengambilan data primer. Sebagai penguat teoritis, artikel ini menggunakan konsep menggunakan studi budaya, serta budaya fans digital yang mengacu kepada karakteristik platform Twitter, dan konsep utama mengenai internalized misogyny. Temuan dari artikel ini adalah dalam pergerakan serta kultur yang berkembang dalam fandom K-Pop terdapat internalized misogyny. Konteks tersebut juga berdampak pada cyber bullying dari fans terhadap idola perempuan yang berkembang akibat pemberitaan media. Meskipun sebagian besar dari anggota fandom adalah perempuan, fans memiliki love-and-hate relationship terhadap idola perempuan, berbeda ketika mereka mendukung idola laki-laki, yang menunjukkan sisi kesukaan (love) dengan cukup besar.