Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction

Degradasi Lingkungan Sebagai Pedagogi Moral: Pembacaan Pendidikan Al-Qur’an terhadap Q.S. Ar-Rūm (30) : 41 Rahmawati, Mutia; Barni, Mahyuddin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 10 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v10.1.543.45-58

Abstract

Environmental degradation has increasingly become a critical issue within contemporary education, yet it is often approached from technical and scientific perspectives with limited attention to moral and spiritual dimensions. This article examines environmental degradation as a form of moral pedagogy through a Qur’anic educational reading of Q.S. ar-Rūm (30):41. The study aims to explore how the Qur’an conceptualizes environmental damage as a moral consequence of human actions and how this perspective can inform Islamic educational thought. Employing a qualitative and conceptual research design, this study is based on textual analysis of classical and contemporary Qur’anic exegesis, supported by relevant literature in Islamic education and moral philosophy. The analysis reveals that Q.S. ar-Rūm (30):41 frames environmental corruption as an educational sign that functions pedagogically to awaken moral awareness, ethical responsibility, and human accountability before God. Environmental crises are not merely physical phenomena, but moral lessons intended to correct human behavior and restore ethical balance. This study argues that positioning environmental degradation as moral pedagogy enriches Islamic education by integrating ecological awareness with Qur’anic moral reasoning. The findings contribute to the development of value-based environmental education grounded in Qur’anic epistemology and offer a conceptual framework for strengthening moral and ecological consciousness in Islamic educational discourse.
Nilai Sidq dalam Hadis Nabi Muhammad SAW Sebagai Fondasi Pencegahan Academic Dishonesty  di Dunia Pendidikan Rosalia, Sheila; Hudaya, Hairul; Rahmawati, Mutia
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 10 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v10.1.544.12-22

Abstract

Ketidakjujuran akademik merupakan persoalan serius dalam dunia pendidikan kontemporer yang berdampak pada degradasi integritas akademik dan melemahnya fondasi moral peserta didik. Berbagai upaya pencegahan yang menekankan regulasi, sanksi, dan pengawasan teknis dinilai belum sepenuhnya efektif karena kurang menyentuh dimensi etika internal. Artikel ini bertujuan mengkaji nilai sidq dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ sebagai fondasi etika pencegahan ketidakjujuran akademik dalam konteks pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa hadis-hadis tentang ṣidq dalam Sahih al-Bukhari, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur ilmiah yang relevan dengan integritas akademik, pendidikan moral, dan etika Islam. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sidq merupakan nilai moral komprehensif yang menekankan keselarasan antara niat, ucapan, dan tindakan, serta berfungsi sebagai kontrol moral internal dalam perilaku akademik. Integrasi nilai sidq mampu memperkuat kesadaran etis, tanggung jawab moral, dan konsistensi akademik peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa sidq dapat diposisikan sebagai kerangka etika berbasis nilai yang relevan dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan ketidakjujuran akademik di dunia pendidikan.