Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PSIKOEDUKASI: STRATEGI PELAYANAN PRIMA PADA GURU TK ISLAM NURIA PEKANBARU RIAU Rachmayati Eka Safitri; Ersaliya Arezah; Ayyi Husbani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9890

Abstract

Guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, namun masih terdapat kendala dalam komunikasi, pengelolaan emosi, dan penerapan pelayanan prima di TK Islam Nuria Pekanbaru. Minimnya pemahaman terhadap konsep ini dapat memengaruhi kepuasan siswa dan orang tua dalam proses pembelajaran. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membekali guru dengan strategi pelayanan prima berbasis psikoedukasi guna meningkatkan keterampilan komunikasi, pengelolaan emosi, dan interaksi yang efektif. Metode yang digunakan berupa psikoedukasi melalui seminar, diskusi interaktif dan role-playing untuk mengasah keterampilan dalam berkomunikasi dan memberikan layanan prima. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan keterampilan guru dalam menerapkan pelayanan prima, yang tercermin dari respons positif peserta serta meningkatnya kepuasan dalam interaksi guru dengan siswa dan orang tua. Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
BUKAN SEKADAR USIA: PSIKOEDUKASI KESIAPAN ANAK MASUK SEKOLAH DASAR: BUKAN SEKADAR USIA: PSIKOEDUKASI KESIAPAN ANAK MASUK SEKOLAH DASAR Safitri, Rachmayati Eka; Erika Desvianti; Monika Melina; Hapsari Ayu Ningtyas; Nurul Allifah Izzati; Ersaliya Arezah
PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologi Vol. 4 No. 02 (2025): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pusako.v4i02.159

Abstract

Memasuki jenjang sekolah dasar sering kali dianggap hanya bergantung pada usia kronologis anak, padahal kesiapan sekolah mencakup berbagai aspek perkembangan yang lebih luas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan psikoedukasi kepada orangtua dan pendidik menngenai pentingnya memahami kesiapan anak masuk sekolah dasar secara komprehensif, meliputi aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, motorik serta kemandirian. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok yang melibatkan 18 orang tua dan 5 orang guru TK Islam Nuria Pekanbaru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, motorik serta kemandirian sebagai indikator kesiapan masuk sekolah dasar. Peserta juga memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mendampingi anak agar siap menghadapi transisi ke sekolah dasar. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua dan pendidik semakin mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya kesiapan anak secara optimal, baik dari sisi akademik maupun perkembangan pribadi. Kata Kunci: Psikoedukasi, Kesiapan Sekolah
HARGA DIRI DAN KEMALASAN SOSIAL PADA MAHASISWA Agus Prisandi; Yulia Herawaty; Ersaliya Arezah
AN-NAFS Vol. 19 No. 2 (2025): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2025.vol19(2).24666

Abstract

Kemalasan sosial yang dikenal sebagai ”social loafing” merupakan fenomena di mana individu dalam kelompok menunjukkan penurunan motivasi untuk mencapai tujuan bersama. Salah satu yang mempengaruhi kemalasan sosial dalam kerja kelompok adalah harga diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara harga diri dan kemalasan sosial pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 395 mahasiswa sebagai sampel yang diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian meliputi skala harga diri yang terdiri dari 27 aitem dan skala kemalasan sosial yang terdiri dari 31 aitem. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearmen’s rho menghasilkan koefisien korelasi (r) = -0,358 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Hal ini membuktikan terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara harga diri dan kemalasan sosial. Artinya bahwa semakin tinggi harga diri maka semakin rendah tingkat kemalasan sosial pada mahasiswa Universitas Islam Riau, begitu juga sebaliknya, semakin rendah harga diri maka semakin tinggi tingkat kemalasan sosial pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pentingnya membangun harga diri yang positif untuk meminimalisir perilaku kemalasan sosial.
Pedoman Bijak Teknologi Komunikasi Bagi Siswa SMP Melalui Pengenalan Hukum Teknologi Seruni, Puti Mayang; Ersaliya Arezah; Lidia Febrianti; Nadia Aulia; Yola Rianti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16737

Abstract

Kemajuan teknologi komunikasi memiliki manfaat dan juga dampak sehingga perlu kebijaksanaan dalam menggunakannya. Namun karena keterbatasan usia dan pengalaman pengguna teknologi komunikasi dibawah umur rentan terhadap dampak negatifnya. Sehingga kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pedoman bijak menggunakan teknologi komunikasi bagi siswa-siswi SMP YLPI Pekanbaru melalui pengenalan terhadap hukum teknologi. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yakni tahap perencanaan, pembuatan materi, sosialisasi, evaluasi. Hasil kegiatan menunjukan bahwa seluruh peserta kegiatan yakni siswa SMP YLPI pekanbaru adalah pengguna teknologi komunikasi. Sehingga pembahasan dalam kegiatan ini menarik dan relevan untuk mereka simak. Siswa-siswi peserta mendapatkan pemahaman yang baik mengenai materi yang disampaikan sehingga tumbuh semangat dan dorongan dari dalam diri mereka untuk dapat membatasi penggunaan teknologi komunikasi agar terhindar dari dampaknya. Simpulan dari kegiatan ini yaitu siswa-siswi perlu berikan pedoman penggunaan teknologi komunikasi sehingga dapat bijak menggunakannya. Sebab teknologi komunikasi tidak dapat dihindari karena manfaatnya yang juga besar. Olehkarena itu kesadaran untuk bijak dalam menggunakan teknologi komunikasi perlu ditanamkan sejak dini agar manfaatnya bisa maksimal, dan dampaknya bisa diminimalisir.