Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Galatia 5 Dalam Menciptakan Dialog Yang Kondusif Antara Pemeluk Agama Laukapitang, Jessintha Filardin; Saingo, Yakobus Adi; Neolaka, Marthen
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.205

Abstract

Keberagaman agama sebagai sebuah keniscayaan yang melekat pada masyarakat Indonesia sehingga setiap pihak bertanggung jawab dalam menjaga keindahan tersebut, meskipun terdapat tantangan dari pihak lain yang tidak menghendaki masyarakat Indonesia hidup dalam keharmonisan meskipun terdapat perbedaan agama. Untuk itu nilai-nilai Kristiani perlu diperkuat melalui dialog untuk mempererat hubungan masyaraakat di tengah kemajemukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Galatia 5 dalam menciptakan dialog yang kondusif antara pemeluk agama. Metode yang digunakan dalam penelitian yang kualitatif deskriptif dengan pendekatan pustaka. Data dikumpulkan dengan menelusuri berbagai literatur ilmiah yang memiliki keterkaitan topik pembahasan serta dianalisis dengan pendekatan display sehingga mampu memaparkan hasil yang sistematis bahwa berdialog antara pemuluk agama secara kondusif menunjukkan keterbukaan diri serta menjadi salah satu cara orang percaya agar bisa memiliki relasi yang erat dengan pemeluk agama lain. Dialog yang dibangun dengan baik meningkatkan kesadaran umat manusia yang beragama yaitu sungguh-sungguh menghidupi nilai-nilai Kristiani, seperti yang terdapat dalam Kitab Galatia 5 dengan cara menghargai umat beragama lain ketika menjalankan rutinitas beribadahnya, tidak memiliki sikap radikal saat membangun dialog yang kondusif antara pemeluk agama, memiliki sikap empati maupun simpati terhadap pemeluk agama lainnya, serta berpandangan dewasa bahwa semua pemeluk agama memiliki hak asasi, derajat, harkat dan martabat yang sama sebagai makhluk ciptaan Tuhan.
Sosialisasi Moderasi Beragama Perspektif Kementrian Agama di GMIT Soar Penkase Natonis, Harun Y; Udju, Anita Hege; Laukapitang, Jessintha Filardin; Ha'e, Agustina; Konay, Jeanne Paula; Oematan, Delsi Oktoviana; Waang, Yasinta Emalia; Ito, Korne Amelia Haba; Baok, Deciana Mese; Tiba, Yakob Pai
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengkaji pelaksanaan sosialisasi moderasi beragama dari perspektif Kementerian Agama di Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Soar Penkase. Moderasi beragama merupakan strategi penting dalam membangun kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia yang memiliki keragaman agama dan budaya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi moderasi beragama oleh Kementerian Agama di GMIT Soar Penkase telah berhasil meningkatkan pemahaman jemaat tentang pentingnya sikap moderat dalam beragama. Program ini meliputi serangkaian kegiatan seperti seminar, dialog antariman, dan penyebaran materi edukasi yang menekankan empat indikator moderasi beragama: komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodasi terhadap budaya lokal. Tantangan yang dihadapi meliputi kesalahpahaman konsep moderasi beragama, keterbatasan sumber daya, dan kondisi geografis yang sulit dijangkau. Implikasi dari Pngabdian kepada Masyarakat ini menunjukkan perlunya penguatan kolaborasi antara Kementerian Agama dengan pemuka agama lokal serta pemanfaatan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan sosialisasi moderasi beragama, terutama di daerah-daerah terpencil. Moderasi beragama terbukti menjadi landasan penting dalam membangun harmoni sosial dan mencegah ekstremisme dalam konteks masyarakat multikultural di Nusa Tenggara Timur.