Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontroversi Pernikahan Rasulullah dengan Siti Aisyah Perspektif Kompilasi Hukum Islam dan UU Perkawinan Nabila Nailil Amalia; Bilqist Adna Salsabila; Asbarin
Al-Qadlaya : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 01 (2024): Al-Qadlaya
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/qadlaya.v4i01.2122

Abstract

Penelitian ini berdasarkan dari maraknya kasus perceraian yang terjadi di Jawa Timur, sedangkan salah satu faktor tebesar melonjaknya angka perceraian itu adalah banyaknya pernikahan anak di usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kontroversi pernikahan Rasulullah SAW dan Aisyah dalam kompilasi hukum Islam dan undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dari dalam penelitian ini, yaitu: data primerenya adalah teks-teks hadist, sedangkan data sekundernya adalah buku-buku, artikel serta jurnal yang relevan dengan pembahasannya. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik, simak baca dan catat. Sedangkan dalam analisis data menggunakan Miles dan Huberman yang terdiri dari; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menujukkan bahwa Menurut pandangan Hukum Islam, pernikahan yang terjadi pada Rasulullah dengan Aisyah merupakan pernikahan yang didasari atas tujuan agama, dan dilihat dari kematangan psikis maupun pemikiran, seseorang yang telah memasuki umur 9 tahun sudah dapat berpikir dewasa, jadi tidak diherankan apabila banyak sekali pada zaman dahulu, orang-orang menikahkan putrinya di usia yang sangat belia. Berbeda dengan zaman sekarang, yang sudah ada peraturan dan UUD perkawinan dijelaskan bahwa batasan untuk seseorang dapat menikah Ketika sang pihak pria sudah memasuki umur 18 tahun, sedangkan pihak putri telah mencapai umur 15 tahun. Meskipun dalam adat dan budaya suatu daerah tertentu, mengharuskan menikahkan anak-anaknya pada usia yang sangat belia, para orang tua harus tetap mematuhi UUD dan peraturan yang telah ditetapkan sebagai asas negara tentang batasan umur seseorang dapat melakukan pernikahan untuk menghindari dampak buruk pernikahan dini.
PEMANFAATAN LAGU MENGGUNAKAN KOSA-KATA BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN HAFALAN SISWA MI MIFTAHUL ULUM BANYUPUTIH KIDUL-JATIROTO-LUMAJANG Munawaroh, Hidayatul; Nabila Nailil Amalia; Utari Dwi Mayasari
BARA AJI: Jurnal Keilmuan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol 3 No 01 (2025): Bara Aji: Jurnal Keilmuan Bahasa Arab dan Pengajarannya
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using songs in teaching Arabic vocabulary (mufrodat) at MI Miftahul Ulum Banyuputih Kidul. The background of the study is based on students' low ability to memorize vocabulary in Arabic language learning. The research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation, interviews, and documentation involving both students and teachers. The findings indicate that the use of songs containing Arabic vocabulary significantly enhances students' memorization skills. Songs help create an enjoyable learning atmosphere, boost student motivation and active participation, and strengthen memory retention of the taught vocabulary. Although challenges such as pronunciation difficulties and understanding word meanings still exist, this method is considered highly effective and recommended for Arabic language instruction, especially at the elementary (Madrasah Ibtidaiyah) level.
Analysis of Non-Linguistic Obstacles in Learning Arabic Speaking Skills at Khairunnas Islamic Senior High School, Surabaya Primasti Nur Yusrin Hidayanti; Siti Alfi Aliyah; Nabila Nailil Amalia; Mirwan Akhmad Taufiq; Maturedy, Faris; Mohammed Jassim Mohammed Rady
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jba.v9i2.14709

Abstract

The learning of maharah kalam (Arabic speaking skills) at Khairunnas Islamic Senior High School, Surabaya, encountered several non-linguistic obstacles that hindered students’ speaking proficiency. This study aimed to identify and analyze these barriers and propose relevant pedagogical solutions. A descriptive qualitative approach was employed, involving one teacher and eight twelfth-grade Science students as participants. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires, and analyzed through data reduction, data display, and verification using source triangulation. The findings revealed three categories of non-linguistic barriers: (1) psychological factors, such as low motivation and self-confidence; (2) pedagogical factors, including monotonous teaching methods and limited speaking practice; and (3) socio-academic factors, particularly the lack of a school environment that supports the active use of Arabic. The study concludes that implementing communicative teaching methods and fostering a supportive language environment are essential to improving students’ Arabic speaking skills.