Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Data Pencatatan Status Gizi Balita di Posyandu Rokhayati, Rokhayati; Hisyam, Anwaruddin; Rahmi, Safirina Aulia; Febriandi, Sarif; Latifahanun, Este; Andani, Mahardika Ratih Resti; Rahma, Afwa Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1143

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk anak. Balita merupakan kelompok usia yang memiliki risiko tinggi mengalami masalah kesehatan terutama masalah gizi. Balita di Indonesia mengalami permasalahan gizi ganda (double burden), disatu sisi mengalami obesitas, namun disisi lainnya mengalami stuntingm anemia, kurus, hingga gizi buruk. Nilai status gizi yang menetap dan terjadi dalam jagnka panjang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Orang tua sangat berperan dalam kesehatan anak balita terutama dalam pemberian gizi yang cukup. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan orang tua bayi dan balita tentang pemanfaatan data pencatatan status gizi balita di posyandu balita dusun Belik, Kalurahan Demangrejo, kapanewon Sentolo Kabupaten Kulon Progo, DIY. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan data pencatatan status gizi balita di posyandu balita dusun Belik, Kalurahan Demangrejo, kapanewon Sentolo Kabupaten Kulon Progo, DIY.
The Peran Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Dalam Pembelajaran Praktis Manajemen Pelayanan Kesehatan Rokhayati, Rokhayati; Hisyam, Anwaruddin; Nugroho, Listyo
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1645

Abstract

Pendidikan administrasi kesehatan harus menghasilkan kualitas lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan teoritis, namun juga kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran dan efektivitas SIMRS dalam mendukung pembelajaran praktis manajemen pelayanan kesehatan. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Responden sebanyak 35 mahasiswa dengan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik responden yang diteliti mayoritas berjenis kelamin perempuan dengan persentase 88,6%. Sebagian besar responden (48,6) sangat setuju bahwa pembelajaran berbasis SIMRS relevan dengan pembelajaran manajemen pelayanan kesehatan , 45,7% responden setuju bahwa pembelajaran berbasis SIMRS efektif dalam meningkatkan pemahaman terkait manajemen pelayanan kesehatan dan Sebagian besar responden (42,9) sangat setuju bahwa pembelajaran berbasis SIMRS relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pembelajaran berbasis SIMRS memberikan manfaat nyata dalam pengaplikasian teori ke praktik, efektif dalam meingkatkan pemahaman terkait manajemen pelayanan kesehatan, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
KKN Membangun Instalasi Destilasi Minyak Atsiri Septiono Bawono; Anwaruddin Hisyam; Rosalia Widhiastuti Sri Lestari; Debora Maharani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2652

Abstract

Masa muda merupakan fase krusial dalam pembentukan identitas yang melibatkan eksplorasi peran, kebutuhan akan pengakuan sosial, serta keterikatan budaya. Studi fenomenologis pada remaja menunjukkan bahwa keterlibatan dalam kelompok sebaya, sering dimaknai sebagai ruang pencarian eksistensi ketika saluran formal belum sepenuhnya mampu memfasilitasi aktualisasi diri. Perkembangan media baru semakin memperkaya sekaligus mempersulit proses tersebut melalui pembelajaran informal, konstruksi identitas digital, serta tekanan sosial. Dalam konteks Indonesia, Kuliah Kerja Nyata (KKN) berpotensi menjadi wahana strategis untuk menjawab tantangan ini melalui pendekatan pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia mahasiswa. KKN melibatkan mahasiswa KKN dan pemuda sebagai partisipan melalui partisipasi lapangan, wawancara mendalam dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa KKN berbasis partisipatif mampu meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam keterampilan fasilitasi, komunikasi lintas budaya, dan intervensi psikososial, sekaligus memperkuat rasa percaya diri, partisipasi sosial, serta kesadaran pemberdayaan pemuda. Temuan ini menegaskan bahwa KKN berorientasi perkembangan berpotensi menjadi model pemberdayaan mahasiswa dan pemuda yang berkelanjutan. Tulisan ini bertujuan menginvestigasi bagaimana mahasiswa KKN mengintegrasikan pendekatan kultural-sensitif, etika partisipatif, dan literasi media dalam upaya pemberdayaan remaja serta penguatan mental berbasis komunitas.
Effectiveness of Incenerator-Based Practice in Improving Student’s Environmental Health Care Behavior Anwaruddin Hisyam; Nurul Aini Binti Ismail; Rokhayati; Safirina Aulia Rahmi; Arif Rahman
Viva Medika Vol 19 No 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v19i1.2224

Abstract

The waste emergency in Yogyakarta, following the collapse of the centralized waste management system and the closure of the Final Disposal Site (FDS), has necessitated the implementation of decentralized and self-managed waste solutions within institutional settings. In this study, the effectiveness of integrating incinerator technology as a practice-based intervention to enhance Environmental Health Care Behavior (EHCB) among university students was investigated. A quantitative pre-experimental study employing a one-group pretest–posttest design was conducted using total sampling (n = 46). The intervention consisted of structured demonstrations and supervised hands-on operation of a campus mini-incinerator embedded within environmental health learning activities. EHCB scores were analyzed using a paired-sample t-test. A statistically significant increase was identified between the pre-intervention mean score (Mean = 45.60) and the post-intervention mean score (Mean = 52.80), with p < 0.001. An improvement of 15.79%, accompanied by a large effect size, was observed. These findings indicate that experiential engagement with environmental technology enhances self-efficacy and facilitates the transformation of knowledge into responsible waste management behavior. The results underscore the importance of technology-enhanced experiential learning as an institutional strategy for strengthening sustainable environmental health practices within decentralized waste management systems