Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FEEDING HABITS AND GONAD MATURITY LEVELS OF MACKEREL (Scomberomorus commerson) LANDED AT THE RENGAS RIVER COASTAL FISHING PORT Stefani, Karyn Irene Teresa; Munir, Ahmad Mulyadi Sirodjul; Anzani, Yunita Magrima
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i1.1416

Abstract

Coastal Fishing Port (PPP) is a landing place for fish caught by fishermen, including pelagic fish. The production of mackerel catches in the Rengas River PPP has decreased from 2012 to 2021. Due to the decline in mackerel fish catch production, research related to the reproduction of mackerel is needed. The aim of this research is to analyze eating habits, TKG, IKG, and IHS. The fish sampling method was carried out using the purposive sampling method. Sampling of 20 mackerel fish is carried out once a month. Mackerel fish are carnivorous fish, which can be seen from the type of mackerel mouth, namely terminal, the shape of the mackerel fish's teeth, which are canine-like, and the fish's gill filter, which is large and has few filaments. The average length of a mackerel fish's intestines is 0.59 cm of its body length, so it is classified as a carnivorous fish. The level of maturity of male gonads was highest in TKG IV and female gonads in TKG II, the average IKG of male gonads was 0.96%, and female gonads 1.13%. The liver of female mackerel fish (Scomberomorus commerson) experiences changes in weight as measured by the Hepatosomatic Index along with increasing egg growth based on TKG.
Karakteristik Morfometrik dan Meristik Udang Air Tawar (Macrobrachium spp.) Di Perairan Sungai Ulu Ngarak, Kabupaten Landak Listia, M Windi; Munir, Ahmad Mulyadi Sirodjul
Akuatik Tropis (Akuatrop): Journal of Tropical Aquatic Resource Management (ISSN:3063-7414) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Akuatik Tropis
Publisher : Department of Aquatic Resource Management, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/akuatik tropis.v3i1.91281

Abstract

The Ulu Ngarak River is one of the rivers located in Ngarak Village, Mandor District, Landak Regency. The riverbed consists of muddy, slightly sandy, and large rocky substrates, with depths ranging from 30 cm to 120 cm. The presence of various freshwater shrimp species in a river can serve as an indicator of water quality and contribute to improving the environmental conditions of the aquatic ecosystem. This study aims to identify the freshwater shrimp species found in the Ulu Ngarak River, Landak Regency, based on their morphometric and meristic characteristics and to analyze the river's environmental conditions. The research employed a purposive sampling method with three sampling stations. Morphometric identification was conducted by measuring different body parts of the shrimp, while meristic characteristics were analyzed based on the countable features of their body structures. The study identified a total of 462 freshwater shrimp individuals (Macrobrachium spp.), consisting of four species: Macrobrachium malayanum, Macrobrachium sintangense, Macrobrachium lar, and Macrobrachium lanchesteri. Morphometric analysis revealed variations in body size among species, while meristic analysis showed differences in telson spine count, body weight, number of dorsal and ventral teeth, and the number of walking and swimming legs. Environmental parameter analysis indicated that temperature, pH, dissolved oxygen, and water current velocity were within a range that supports the survival of freshwater shrimp. This study provides essential baseline information that can be utilized for the management and conservation of freshwater shrimp populations in the Ulu Ngarak River.
Produktivitas Primer Di Muara Sungai Nibung Desa Sungai Nibung Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya Lutfiah, Lulu; Soetignya, Widadi Padmarsari; Munir, Ahmad Mulyadi Sirodjul
Akuatik Tropis (Akuatrop): Journal of Tropical Aquatic Resource Management (ISSN:3063-7414) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Akuatik Tropis
Publisher : Department of Aquatic Resource Management, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/akuatik tropis.v3i1.90872

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya muara sungai sebagai pertemuan ekosistem air tawar dan laut yang berperan krusial bagi kehidupan organisme perairan. Produktivitas primer perairan menjadi faktor penting untuk kelangsungan hidup biota di ekosistem perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas primer berdasarkan sebaran klorofil-a fitoplankton dan kelimpahan fitoplankton, serta menganalisis kondisi lingkungan fisika dan kimia di muara tersebut. Metode yang digunakan meliputi pengukuran konsentrasi klorofil-a, perhitungan kelimpahan fitoplankton, dan pengukuran parameter fisika-kimia perairan. Hasil penelitian di Muara Sungai Nibung menunjukkan variasi tingkat kesuburan perairan dari oligotrofik hingga mesotrofik, dengan analisis klorofil-a tertinggi di stasiun 1 (muara sungai) sebesar 2,67 mg/m ³ (mesotrofik), terendah di stasiun 2 (dekat pemukiman) sebesar 1,63 mg/m ³ (oligotrofik), dan stasiun 3 (area mangrove) sebesar 2,14 mg/m ³ (mesotrofik). Produktivitas primer berdasarkan sebaran klorofil-a konsisten menunjukkan tingkat oligotrofik di semua stasiun, dengan nilai tertinggi di stasiun 1 (183,85 gC/m ³/hari) dan terendah di stasiun 2 (142,33 gC/m ³/hari), serta teridentifikasi 14 spesies fitoplankton dengan Synedra sp sebagai spesies dominan (324 Sel/m ³). Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu (28-30 °C), pH (6,4-6,77), DO (3,07-3,43 mg/L), kecerahan (48,7-64,3 cm), nitrat (1,0-2,0 mg/L) dan fosfat (1,5-2,1 mg/L), dimana nilai-nilai tersebut masih dalam rentang yang mendukung kehidupan organisme akuatik, meski parameter DO berada di bawah kondisi ideal.
MORFOMETRIK DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN JUARO (Pangasius polyuranodon) DI SUNGAI KAPUAS BAGIAN HILIR KABUPATEN KUBU RAYA. Lumempouw, Maura Thesalonika; Munir, Ahmad Mulyadi Sirodjul; Magrima Anzani, Yunita
Akuatik Tropis (Akuatrop): Journal of Tropical Aquatic Resource Management (ISSN:3063-7414) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Akuatik Tropis
Publisher : Department of Aquatic Resource Management, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/akuatik tropis.v2i2.86450

Abstract

Ikan juaro (Pangasius polyuranudon) Ikan juaro atau yang biasa disebut juga ikan patin juare oleh masyarakat lokal ini merupakan salah satu jenis ikan air tawar omnivora yang hidup di tepian sungai besar seperti sungai-sungai di Kalimantan dan Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi ikan juaro berupa morfometrik dan hubungan panjang berat ikan juaro di Sungai Kapuas bagian hilir. Penelitian ini akan dilaksanakan selama 2 bulan di aliran Sungai Kapuas bagian hilir. Pengambilan sampel ikan juaro akan dilakukan dengan membagi aliran Sungai Kapuas yang berada di Desa Kumpai menjadi 2 stasiun dengan jarak masing-masing stasiun sejauh 1km dengan karakteristik kedua stasiun yang berbeda dimana stasiun satu merupakan area pemukiman dan tambak ikan sedangkan untuk stasiun kedua. Alat yang diperlukan yaitu alat tangkap berupa pukat dengan ukuran mesh size 1-4 inch dengan panjang pukat 30-40 meter. Hasil penelitian yang telah dilakukan di Sungai Kapuas bagian hilir Kabupaten Kubu Raya didapatkan total 73 ekor ikan juaro, dengan jumlah jantan sebanyak 30 ekor dan betina sebanyak 43 ekor . Sedangkan rata-rata Panjang total (PT) dan berat untuk ikan betina yaitu 330 mm dan 370 gr. Hasil pengukuran parameter fisika kimia di Perairan Sungai Kapuas bagian hilir kabupaten Kubu Raya, yaitu suhu air berkisar antara 28 - 30 ℃, pH air berkisar antara 5.0 "“ 5.5 dan DO berkisar antara 4.4 "“ 4.7 mg/l.
ASPEK REPRODUKSI IKAN BELUT (Monopterus albus) DI AREA PERSAWAHAN DESA TERENTANG HILIR DAN DESA SUNGAI RADAK DUA KECAMATAN TERENTANG KABUPATEN KUBU RAYA Afifah, Nur; Munir, Ahmad Mulyadi Sirodjul; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i1.60605

Abstract

Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya berperan dalam menambah produksi perikanan tangkap perairan umum di Kalimantan Barat. Potensi sumber daya salah satu ikan di perairan Kecamatan Terentang yaitu ikan belut (Monopterus albus), didapatkan informasi bahwa produksi belut masih ditangkap dari alam dengan menggunakan alat pancing oleh para pencari belut. Penelitian ini bertujuan mengetahui aspek biologi reproduksi dari belut seperti rasio kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG), ukuran pertama kali matang gonad, pola pertumbuhan, dan sebaran frekuensi panjang. Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2021 sampai Maret 2022 menggunakan metode Purposive Sampling di area persawahan Desa Terentang Hilir dan Desa Sungai Radak Dua Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya. Rasio Kelamin belut jantan dan betina adalah 1 : 3,4. Belut jantan ditemukan berada pada TKG I sampai III dan betina berada pada TKG I sampai V. Nilai IKG stasiun 1 pada belut jantan 0,024 dan betina 9,250. Nilai IKG stasiun 2 pada belut jantan 0,133 dan betina 3,627.Ukuran pertama kali matang gonad belut stasiun 1 jantan pada panjang 51,00 cm dan berat 155,52 gr, pada betina panjang 37,33 cm dan berat 43,41 gr. Ukuran pertama kali matang gonad belut stasiun 2 jantan pada panjang 60,21 cm dan berat 308,29 gr, pada betina panjang 47,96 cm dan berat 121,32 gr. Pola pertumbuhan belut stasiun 1 jantan dan betina allometrik negatif, stasiun 2 pola pertumbuhan jantan dan betina allometrik positif. Sebaran frekuensi panjang belut terdapat 6 kelas kisaran panjang.Kata Kunci : kecamatan Terentang, belut, aspek reproduksi, pola pertumbuhan