Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Pelatihan Branding Digital Marketing Prajogi, Liena; Prayogo, Lego; Ardy, Vicry; Gugat, Topan Dewa; Sugiyanti, Leni
Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Sustainable Community Development
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32924/jscd.v6i2.126

Abstract

Pemberdayaan masyarakat pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi upaya strategis dalam meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan branding melalui digital marketing terhadap pengembangan UMKM di Kampung Rawajati. Metode penelitian dengan menggunakan studi kasus kolaborasi pengabdian kepada masyarakat dalam rangka digitalisasi Kampung Rawajati melalui tutorial pada pre-test workshop tahap satu dan dua dengan melakukan pre-testdan post-test, dilanjutkan dengan final workshop untuk menggali secara mendalam pengalaman pelaku UMKM dalam mengadopsi strategi branding melalui kreatif pembuatan konten dan strategi promosi media sosial ini berhasil meningkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang pentingnya citra merek dan pemanfaatan media digital dalam memasarkan produk. Peningkatan kemampuan ini berkontribusi pada peningkatan daya saing produk dan pertumbuhan penjualan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal terbukti menjadi kunci keberhasilan pemberdayaan UMKM. Penelitian ini merekomendasikan keberlanjutan program pelatihan dan penguatan jaringan pemasaran berbasis digital menjadi solusi inovatif bagi pengembangan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Strategi Pemberdayaan UMKM melalui Workshop Digitalisasi Perbankan dan Keamanan Pangan di Kampung Rawajati: Strategi Pemberdayaan UMKM melalui Workshop Digitalisasi Perbankan dan Keamanan Pangan di Kampung Rawajati Prajogi, Liena; Daryanto, Wiwiek Mardawiyah; Chandrawan, David; Wibisono, Yan
Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Sustainable Community Development
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32924/jscd.v7i1.132

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, namun sering kali menghadapi tantangan dalam hal digitalisasi perbankan dan pemahaman mengenai keamanan pangan. Workshop ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM di Kampung Rawajati mengenai pentingnya penggunaan layanan perbankan digital, khususnya QRIS dan mobile banking, serta penerapan standar keamanan pangan dalam produksi makanan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi pengabdian masyarakat yang melibatkan beberapa tema, termasuk digitalisasi perbankan, keamanan pangan, serta persiapan launching Edu Wisata Kampung Rawajati dan literasi keuangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM tentang manfaat penggunaan layanan perbankan digital dan pentingnya menjaga standar keamanan pangan, meskipun beberapa pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam penerapannya. Tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman mendalam tentang teknologi perbankan digital dan keterbatasan fasilitas produksi yang memenuhi standar keamanan pangan. Berdasarkan hasil evaluasi, program ini memberikan dampak positif terhadap perubahan pola pikir pelaku UMKM untuk lebih adaptif dan siap menghadapi tantangan bisnis di era digital. Disarankan agar dilakukan pendampingan lebih lanjut serta peningkatan akses terhadap perangkat teknologi yang mendukung agar pelaku UMKM dapat mengoptimalkan kedua aspek tersebut secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Pelatihan Branding Digital Marketing (“Studi Kasus pada pelaku UMKM Kampung Rawajati”) Prajogi, Liena
Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Sustainable Community Development
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32924/jscd.v6i2.142

Abstract

Pemberdayaan masyarakat pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi upayastrategis dalam meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Penelitianini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan branding melalui digital marketing terhadappengembangan UMKM di Kampung Rawajati. Metode penelitian dengan menggunakan studi kasuskolaborasi pengabdian kepada masyarakat dalam rangka digitalisasi Kampung Rawajati melalui tutorialpada pre-test workshop tahap satu dan dua dengan melakukan pre-testdan post-test, dilanjutkan dengan�inal workshop untuk menggali secara mendalam pengalaman pelaku UMKM dalam mengadopsistrategi branding melalui kreatif pembuatan konten dan strategi promosi media sosial ini berhasilmeningkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang pentingnya citra merek dan pemanfaatan media digitaldalam memasarkan produk. Peningkatan kemampuan ini berkontribusi pada peningkatan daya saingproduk dan pertumbuhan penjualan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan komunitaslokal terbukti menjadi kunci keberhasilan pemberdayaan UMKM. Penelitian ini merekomendasikankeberlanjutan program pelatihan dan penguatan jaringan pemasaran berbasis digital menjadi solusiinovatif bagi pengembangan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
STUDI LITERATUR TENTANG HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI EKSTRINSIK DAN INTRINSIK DENGAN KINERJA DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN Liena Prajogi; Dewi Melati; Taufik Hidayat; Tri Yuni Susilowati
MANAJEMEN DEWANTARA Vol 9 No 2 (2025): MANAJEMEN DEWANTARA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/md.v9i2.20719

Abstract

This study aims to explore the relationship between extrinsic and intrinsic motivation and their impact on employee performance and well-being. Drawing on Self-Determination Theory (SDT), this research emphasizes that both types of motivation are essential drivers influencing employees’ engagement, creativity, and intention to stay within an organization. While extrinsic motivation is often linked to compensation, performance-based incentives, workload, and communication effectiveness, intrinsic motivation is shaped by empowerment, recognition, and competence development. Understanding these factors provides a more holistic perspective on managing human resources in a dynamic work environment. This research employs a qualitative literature review method, analyzing 40 selected scientific publications from 2020–2025 obtained through databases such as Google Scholar, Scopus, and ScienceDirect. The articles were reviewed and thematically analyzed to identify patterns, similarities, and differences in the findings regarding how extrinsic and intrinsic motivations interact in the workplace context. The findings indicate that extrinsic motivation ensures employees’ sense of security, fairness, and recognition, while intrinsic motivation fosters creativity, commitment, and sustainable engagement. When applied together, both types of motivation complement each other in enhancing performance and well-being. Organizations are therefore encouraged to balance extrinsic and intrinsic motivators to create sustainable productivity and long-term employee satisfaction
Holistic Leadership: Integrating Self-Awareness, Emotional Regulation, and Moral Courage Prajogi, Liena
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1446

Abstract

This study examines holistic leadership as an integ­rative approach that unites self-awareness, emotional regu­lation, integrity, moral courage, empathy, and humane values in leadership practice. In an era of uncertainty and ethical complexity, leadership effectiveness requires more than technical competence; it demands the alignment of cognitive, emotional, and moral capacities. This research employs a qualitative literature review, analyzing peer-reviewed journals and scholarly books published between 2005 and 2024. Data were examined using thematic analysis to identify the core dimensions of holistic leadership. The findings indicate that holistic leadership emerges from the integration of rational thinking (head), emotional intelligence (heart), and moral integrity (soul). Leaders who balance these dimensions demonstrate higher ethical consistency, psychological safety, trust, and sus­tainable organizational commitment. Moreover, empathy and love are identified as essential moral forces that strengthen ethical decision-making and humane leadership practices. This study contributes to leadership literature by conceptualizing leadership as a human-centered and morally grounded process with practical implications for leadership development.
Pengaruh WLB dan Keadilan Organisasi terhadap Loyalitas Karyawan Generasi Z melalui Kepercayaan Organisasi Rahmawati, Yunita Devi; Prasetyo, Hendy Budi; Arsyad, Nurul Arsyianti; Effendy, Saimon; Yusnita, Irma; Wijaya, Bayu Arya; Girawan, Agi Herdyandyah; Kusumawati, Vita Maya; Hertanto, Robby; Prajogi, Liena; Gunawan, Andreas W
BISMA : Business and Management Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Bisma : Business and Management Journal
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/bisma.v3i4.2403

Abstract

This study examines the effects of work–life balance and organizational justice on Generation Z employees’ loyalty, with organizational trust as a mediating variable, within the context of industrial relations at a private security services company in Jakarta. A quantitative approach was employed using an online survey distributed to Generation Z employees. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that work–life balance does not have a significant effect on organizational trust or employee loyalty. In contrast, organizational justice has a positive and significant effect on both organizational trust and employee loyalty. Furthermore, organizational trust does not mediate the relationship between work–life balance and employee loyalty; however, it significantly strengthens the relationship between organizational justice and employee loyalty. These findings suggest that, in a high-pressure and non-conventional work context, perceptions of fairness in procedures, interactions, and resource distribution play a more decisive role in shaping trust and loyalty among Generation Z employees than work–life balance initiatives alone. The study contributes to the organizational behavior literature by highlighting the central role of justice and trust in fostering employee loyalty among younger workforce cohorts and offers practical implications for managerial strategies in similar industrial settings.