Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Studi Eksperimental Kuat Tekan Beton dengan Substitusi Limbah Granit dan Abu Bonggol Jagung serta Penambahan Sikacim Mulyana; Agyanata Tua Munthe
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i2.1

Abstract

Permintaan terhadap beton ramah lingkungan mendorong pemanfaatan limbah sebagai bahan substitusi dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penggunaan limbah granit sebagai substitusi agregat kasar dan abu bonggol jagung sebagai substitusi semen dengan penambahan Sikacim terhadap sifat mekanis dan fisik beton. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan mutu rencana f’c 30 MPa. Variasi campuran meliputi LG 3%, 5%, dan 8% serta ABJ 4% dan SC 0,7%. Hasil menunjukkan bahwa nilai slump meningkat seiring persentase limbah, berkisar antara 10–11 cm, dan masih memenuhi standar. Kuat tekan tertinggi dicapai pada variasi LG 5% dengan nilai 44,46 MPa, meskipun lebih rendah dari beton normal (49,80 MPa), tetapi tetap di atas mutu rencana. Daya serap air meningkat pada beton variasi, namun tetap di bawah batas maksimum 6%. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi limbah granit, abu bonggol jagung, dan Sikacim masih menghasilkan beton dengan kualitas baik. Penelitian ini merekomendasikan batas substitusi optimal limbah granit sebesar 5% untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan, kelecakan, dan ketahanan terhadap air.
Pengaruh Substitusi Limbah Granit dan Abu Sekam Padi terhadap Kuat Tekan, Slump, dan Daya Serap Air Beton Esa Fajrah Habibillah; Agyanata Tua Munthe
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i2.5

Abstract

Industri konstruksi mendorong inovasi beton ramah lingkungan atau green concrete guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan limbah seperti limbah granit (LG) dan abu sekam padi (ASP) sebagai substitusi agregat kasar dan halus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi LG dan ASP terhadap kuat tekan, nilai slump, dan daya serap air beton. Metode eksperimen digunakan dengan lima variasi campuran: beton normal (TM1), dan beton dengan kombinasi 3–10% LG serta 10% ASP (TM2–TM5). Benda uji berupa silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm diuji pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil menunjukkan kuat tekan tertinggi pada TM1 sebesar 22,83 MPa, dan terendah pada TM2 sebesar 16,30 MPa. Nilai slump tertinggi pada TM2 sebesar 13 cm, dan daya serap air terendah juga terjadi pada TM2 sebesar 0,78%. Temuan ini menunjukkan bahwa substitusi 10% ASP dan LG ≤ 10% masih dapat menghasilkan beton dengan sifat mekanik yang sesuai standar. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah menambahkan bahan tambahan kimia pada campuran LG rendah untuk meningkatkan kekuatan awal beton.
ANALISIS MODIFIKASI STRUKTUR GALLERY & LEG EKSISTING CONVEYOR AKIBAT PENAMBAHAN KAPASITAS PRODUKSI BATUBARA: (Studi Kasus Proyek BLC Upgrade 2000 TPH Kalimantan Timur) Agyanata Tua Munthe; Falldy Yudianto
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 1 (2024): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v8i1.10136

Abstract

Conveyor merupakan salah satu struktur penting dalam memfasilitasi perpindahan material secara massal dari satu tempat ke tempat lain, umumnya digunakan dalam berbagai sektor industri. Pada sebuah perusahaan pertambangan batu bara di Kalimantan Timur, terdapat fasilitas penanganan material berupa conveyor CV-204 dengan kapasitas 1000 TPH (ton per jam) pada tahun 2019. Seiring dengan peningkatan target produksi batubara, dibutuhkan peningkatan kapasitas conveyor tersebut menjadi 2000 TPH. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi struktural conveyor, khususnya pada bagian rangka gallery dan tiang leg, ketika kapasitas dinaikkan menjadi 2000 TPH. Analisis desain dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SAP.2000 V.14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan pada beban Walkway, beban Dust Suppression, dan beban Angin. Beban Carry Idler & Return Idler meningkat sebesar 37,83%, berdasarkan perhitungan Helix 2000 TPH. Beban Belt naik sebesar 7,74% dari perhitungan Helix 2000 TPH. Beban Cable meningkat sebesar 50% karena adanya penambahan komponen kabel listrik. Setelah dilakukan analisis dengan SAP2000, defleksi terbesar terjadi pada sambungan ke-149, dengan nilai defleksi -17,41 mm, yang masih memenuhi batasan defleksi yang diizinkan. Terdapat 15 batang yang berisiko mengalami kegagalan pada desain 2000 TPH, terdiri dari 10 batang dengan rasio tegangan 1,001-1,082 (warna merah) dan 5 batang dengan rasio tegangan 0,969-0,994 (warna oranye), namun batang-batang ini masih aman dari pengecekan tekuk (buckling). Penguatan dilakukan pada 15 batang Siku L70x70x7 dengan menambahkan profil yang sama, yaitu L70x70x7, yang dilas untuk membentuk penampang hollow 70x77x7. Rasio tegangan pada batang yang berisiko mengalami kegagalan mengalami penurunan sekitar 35,98% hingga 42,35% setelah penguatan, dengan nilai penurunan rata-rata sebesar 39,58%. Sebagai hasilnya, batang-batang tersebut kini aman dari pengecekan tekuk (buckling).
Perancangan struktur beton bertulang Gedung bank XYZ cabang senopati Jakarta dengan metode Sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) berdasarkan SNI 1726- 2019 Aulia Ayu Thohary; Agyanata Tua Munthe
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i1.1

Abstract

Perancangan struktur Gedung Bank XYZ menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan konsep kerusakan terkontrol pada zona plastis tanpa mengganggu stabilitas struktur secara keseluruhan. Bangunan berlokasi di Jakarta dengan nilai SDS 0,68 dan SD1 0,64, sehingga termasuk Kategori Desain Seismik D pada klasifikasi tanah lunak (kelas SE). Struktur terdiri dari empat lantai utama dan satu rooftop, dengan pembebanan meliputi beban mati, beban hidup, dan beban gempa sesuai SNI 1727:2020 dan SNI 1726:2019. Material beton bertulang dirancang berdasarkan SNI 2847:2019, dan pemodelan struktur dilakukan menggunakan ETABS 2021. Hasil desain menunjukkan kolom berukuran 500×500 mm dengan tulangan 16D19 dan sengkang D10–100 mm. Balok induk berukuran 300×500 mm dengan tulangan utama D19 serta sengkang D10–100 mm di tumpuan dan D10–150 mm di lapangan. Pelat lantai setebal 120 mm menggunakan tulangan D10–150 mm dua arah. Prinsip strong column–weak beam telah terpenuhi. Evaluasi simpangan antar tingkat maksimum sebesar 38,83 mm pada lantai 3 arah X, masih di bawah batas izin 100 mm, sehingga struktur memenuhi kriteria keamanan dan kinerja seismik.
Pengaruh Variasi Kadar Lumpur Pasir Cimalaka terhadap Sifat Fisik danMekanik Beton dengan Penambahan Superplasticizer FBAS Muhammad Harris Bagaskara; Agyanata Tua Munthe
Momentum Jurnal Inovasi dan Rekayasa Teknik Sipil (MJIRTS) Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjirts.v2.i1.2

Abstract

Pasir merupakan material utama dalam konstruksi beton, namun ketersediaan pasir lokal sering kali memiliki keterbatasan kualitas. Pasir Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, merupakan pasir galian dengan kadar lumpur melebihi 10%, melampaui batas maksimum 5% yang ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia untuk agregat halus beton. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi kadar lumpur pasir Cimalaka terhadap sifat fisik dan mekanik beton dengan penambahan superplasticizer FBAS (Flowric Bintang Adi Sentosa) sebesar 1% dari berat semen. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi kadar lumpur 10%, 15%, dan 20%. Pengujian meliputi daya serap air, density, kuat tekan, dan kuat tarik belah beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar lumpur menyebabkan kenaikan daya serap air serta penurunan density beton. Kuat tekan dan kuat tarik belah beton meningkat pada kadar lumpur 10%, masing-masing mencapai 50,20 MPa dan 3,49 MPa, namun mengalami penurunan pada kadar lumpur 15% dan 20%. Penambahan superplasticizer terbukti mampu meningkatkan kinerja beton dengan pasir berkadar lumpur tinggi pada batas tertentu, sehingga pasir lokal masih berpotensi dimanfaatkan dalam campuran beton struktural.