Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PRINSIP PIAGAM MADINAH DALAM KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH ALIYAH SIROJUL FALAH Syahril Alamsyah; Edy; Alek Maulana; Ahmad Sofyan; Muhamad Rochmansyah
Khidmatussifa: Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2025): Khidmatussifa : Journal of Islamic Studies
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/khidmatussifa.v3i2.299

Abstract

This writing is motivated by a problem that has become a criticism of Islamic Religious Education on the basis of failure in freeing students from a number of intolerant behaviors. These diversity. So that this study is intended to find out that Madrasah Aliyah Sirojul Falah as a representative of Islamic Religius Education has a form of integration of the principles of the Medina Charter as a representive of Islamic teaching that are rich in diversity and tolerance. This study use a type of literature study and field observation research with a qualitative descriptive approach. In collecting data, the researcher used documentation, interview, and observation methods consisting of primary sources, namely the curriculum of Madrasah Aliyah Sirojul Falah and secondary sources, namely the book Sirah Nabawiyah by Ibn Hisyam and other supporting books related to the discussion. This data analysis used includes data reduction, data presentation, and data verification. This results of the study show that the principles of the Medina Charter consisting of nationality, unity, equality, freedom, and mussyawarah in factual conditions are integrated into the curriculum of Madrasah Aliyah Sirojul Falah through three forms; 1) Forms of learning; 2) Forms of activities outside of learning; 3) Extracurricular forms.
Relevansi Pengantar Studi Islam dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi Ahmad Sofyan; Zenal Abidin; Solahudin
Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/dakwatussifa.v4i2.258

Abstract

Mata kuliah utama yang disebut "Pengantar Studi Islam" memiliki posisi strategis untuk membentuk kerangka pemikiran dan orientasi keilmuan mahasiswa di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Tujuan dari Jurnal ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana Pengantar Studi Islam sangat penting untuk pengembangan program pendidikan tinggi Islam. Penulis menemukan bagaimana Pengantar Studi Islam membantu mengintegrasikan pendidikan, memperkuat identitas keislaman, dan menangani masalah modern seperti sekularisme, radikalisme, dan globalisasi nilai dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dan kajian pustaka. Dalam Pengantar Studi Islam sangat penting untuk memperkenalkan epistemologi Islam secara menyeluruh dan menjadi fondasi untuk membangun karakter keilmuan mahasiswa muslim.
IMPLEMENTASI KUIS INTERAKTIF BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS V SDIT DAARUL FIKRI DEPOK Zainul Ihsan; Puad Hasan; Ahmad Sofyan
Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2026): Edusifa : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/edusifa.v10i1.423

Abstract

This study aims to describe the implementation process of Artificial Intelligence (AI)-based interactive quizzes in Islamic Religious Education (PAI), analyze teacher and student perceptions, and identify technical and pedagogical challenges. Conducted at SDIT Daarul Fikri Depok, this research employs a qualitative approach with a case study design. The participants included one PAI teacher, fifteen fifth-grade students, and the school principal. Data were collected through non-participatory observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model (data reduction, data display, and conclusion drawing). Data trustworthiness was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that AI-based quizzes created via Canva AI and Canva Code foster an active, engaging, and student-centered learning environment. The teacher experienced enhanced efficiency in conducting formative assessments and receiving real-time diagnostic reports, while students demonstrated high enthusiasm driven by gamification elements, high-definition visuals, and immediate feedback. However, technical constraints such as internet instability and hardware limitations, along with pedagogical challenges regarding digital literacy variations, were observed. The study concludes that AI-based interactive quizzes serve as an effective formative assessment tool that aligns with the cognitive development of Alpha Generation students, provided it is supported by robust school infrastructure and teachers' technological pedagogical content knowledge.
Implementasi Pengajaran Guru Baca Tulis Al-Qur’an (Btq) dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an Indri Ramadani; Ahmad Sofyan; Solahudin; Zaenal Abidin
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih adanya peserta didik kelas XII di MA Al-Falah Klapanunggal Bogor yang mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengajaran guru BTQ dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengajaran guru BTQ dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Guru menyiapkan perangkat pembelajaran, menyampaikan materi tajwid, memberikan praktik membaca Al-Qur’an, serta melakukan evaluasi kemampuan membaca peserta didik. Faktor pendukung meliputi motivasi guru dan peserta didik, lingkungan belajar yang kondusif, serta latar belakang sebagian peserta didik yang berasal dari pondok pesantren. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan membaca Al-Qur’an, kurangnya pembiasaan membaca Al-Qur’an, kesulitan dalam penguasaan makharijul huruf dan tajwid, serta belum adanya bimbingan khusus yang intensif bagi peserta didik yang mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an.
Implementasi Pendidikan Adab Santri Di Kuttab Ummul Quro Cibinong Lilik Istiyana; Ahmad Sofyan; Solahudin
Khidmatussifa: Journal of Islamic Studies Vol. 5 No. 1 (2026): Khidmatussifa : Journal of Islamic Studies
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/khidmatussifa.v5i1.430

Abstract

The importance of adab education as the primary foundation in shaping students’ character and morals serves as the basis of this study. Amid the rapid development of modern society and increasingly complex moral challenges, Islamic educational institutions play a crucial role in instilling adab values in students. This study aims to describe how adab education is implemented among students at Kuttab Ummul Quro Cibinong, including its planning, implementation, application in daily life, and the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This research employed a qualitative approach using a descriptive research design. Data were collected through observations, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was examined through source triangulation and technique triangulation. The findings indicate that the implementation of adab education at Kuttab Ummul Quro Cibinong is carried out systematically through planning and school regulations integrated into the curriculum, implementation through habituation, and teachers’ role modeling. Adab values are also reinforced through learning activities and students’ daily lives. Several factors support the implementation of adab education, including exemplary teachers, a conducive educational environment, and collaboration between the school and parents. Meanwhile, the inhibiting factors include differences in students’ backgrounds and the less optimal habituation of adab values within the family environment. The consistent implementation of adab education contributes to shaping students’ character and morals in accordance with Islamic educational values. Keywords: implementation, adab education, students, kuttab, Islamic education.
STRATEGI KEPEMIMPINAN DALAM MEMBENTUK PENGHAFAL AL-QUR'AN DI PONDOK PESANTREN TAHFIZH QUR'AN AL-KARIMAH Jaenudin Jaenudin; Ahmad Sofyan; Solahudin
Khidmatussifa: Journal of Islamic Studies Vol. 5 No. 1 (2026): Khidmatussifa : Journal of Islamic Studies
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/khidmatussifa.v5i1.461

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan strategi kepemimpinan Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an Al-Karimah dalam merancang program tahfizh Al-Qur'an. dan implementasi pembelajaran dan pembinaan dalam membentuk santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an Al-Karimah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan santri penghafal Al-Qur’an dalam menjaga hafalan, untuk memenuhi target hafalan, sehingga perlu adanya strategi dari kepimpinan Pesantren Tahfizh Qur’an Al-Karimah dalam membentuk penghafal Al-Qur’an. Penelitian ini mengunakaan metode kualitatif interaktif, metode kualitatif interaktif merupakan studi yang mendalam dengan mengunakan teknik pengumpulan data langsung dari orang dalam lingkungan alamiah dan menginterpretasikan fenomena-fenomena dalam mencari makna serta membuat suatu gambaran dan menyeluruh dengan deskripsi dari para informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisa data yaitu yaitu mencermati data (noticing), mengelompokan data (collecting), dan menfasirkan data (thinking). deskriptif interpretatif bertujaun agar mengetahui “Strategi Kepemimpinan dalam Membentuk Penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an Al-Karimah”. Jenis strategi yang digunakan adalah strategi leadershif yaitu strategi yang digunakan individu atau organisasi untuk mempengaruhi, mengarahkan, memotivasi, dan mengembangkan anggota organisasi agar tujuan cepat tercapai. Ciri – ciri dari strategi ini adalah berorientasi pada pengaruh dan hubungan atar manusia, mengutamakan komunikasi, motivasi dan keteladanan. Katakunci: Kepemimpinan, Strategi, Pesantren, Penghafal Al-Qur’an.