Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Somatic, Audiotory, Visual, and Intellectual (SAVI) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres BTN Ikip 1 Kota Makassar Besse Nurul Hikmah; Muhammad Irfan; Arny Erawati
Lempu PGSD Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i3.4295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran SAVI untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas V UPT SPF SD Inpres BTN Ikip 1 Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan kemampuan kemampuan membaca puisi siswa kelas V UPT SPF SD Inpres BTN Ikip 1 Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Setting dan subjek penelitian ini adalah seorang guru dan seluruh siswa kelas V yang berjumlah 23 orang yang terdiri dari 11 orang siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui lembar observasi guru dan siswa, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model somatic, audiotory, visual, and intellectual (SAVI) dalam pembelajaran membaca puisi dapat meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas V UPT SPF SD Inpres BTN Ikip 1 Kota Makassar.
EFFECTIVENESS OF HOTS-BASED GAME-BASED LEARNING ON CRITICAL THINKING ABILITIES AND NUMERATION LITERACY OF GRADE IV STUDENTS OF LAMBUNU ELEMENTARY SCHOOL, PARIGI MOUTONG DISTRICT Ayu Ashari; Besse Nurul Hikmah; Sahrul Syawal
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 2 (2026): AUGUST
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i2.392

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based game-based learning on the critical thinking ability and numeracy literacy of fourth-grade students at SDN Lambunu, Parigi Moutong Regency. A quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design was employed. The sample consisted of 56 students divided into experimental and control groups. Research instruments included validated critical thinking and numeracy literacy tests. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Levene's homogeneity test, independent sample t-test, and N-gain score. The results revealed significant differences between the two groups in critical thinking (t = 9.847; p = 0.000) and numeracy literacy (t = 10.213; p = 0.000). The experimental group's posttest mean was substantially higher than the control group on both variables. The experimental group's N-gain scores of 0.61 and 0.60 fell within the moderate category, whereas the control group remained in the low category. It is concluded that HOTS-based game-based learning is proven effective in improving elementary students' critical thinking and numeracy literacy, and is worthy of broader implementation in primary education, particularly in remote area contexts.
Eksplorasi Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V SDN Lambunu Kabupaten Parigi Moutong Ayu Ashari; Besse Nurul Hikmah; Hamda
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 10 (2026): NJMS - Mei 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar merupakan persoalan mendasar yang memerlukan solusi pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V SDN Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum PBL diterapkan, siswa menunjukkan ketergantungan tinggi terhadap guru dan hampir tidak memiliki kemampuan mengidentifikasi serta merancang strategi penyelesaian masalah secara mandiri. Setelah penerapan PBL melalui dua siklus pembelajaran, keempat indikator kemampuan pemecahan masalah mengalami peningkatan yang signifikan, meliputi kemampuan mengidentifikasi masalah, merancang strategi, melaksanakan rencana, dan merefleksikan solusi. Selain itu, aspek afektif siswa berupa kepercayaan diri dan motivasi belajar juga berkembang secara positif. Disimpulkan bahwa model PBL efektif diterapkan di sekolah dasar wilayah pedesaan tanpa memerlukan infrastruktur teknologi yang kompleks, selama masalah yang disajikan bersifat autentik dan relevan dengan konteks kehidupan lokal siswa.