Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Telaah Fatwa MUI Nomor 38 Tahun 2023 Tentang Hukum Wanita Menjadi Khatib dalam Rangkaian Shalat Jumat Muharrom, Muhammad Zihad; Syafitri, Meli; Maulana; Alatas, Husein; Yumarni, Ani; Rumatiga, Hidayat
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.17226

Abstract

Shalat Jumat adalah ibadah wajib bagi setiap Muslim laki-laki yang telah memenuhi syarat mukalaf. Pelaksanaannya diawali dengan khutbah Jumat, yang menurut para ulama menjadi salah satu syarat sahnya shalat Jumat. Khutbah ini dipimpin oleh seorang khatib laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis diskusi di media sosial terkait pendapat sejumlah tokoh yang menyatakan bahwa perempuan diperbolehkan menjadi khatib dalam shalat Jumat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual, yaitu menganalisis bahan hukum yang relevan dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan bahwa perempuan tidak sah menjadi khatib dalam rangkaian shalat Jumat. Hal ini ditegaskan dalam Fatwa MUI Nomor 38 Tahun 2023 tentang hukum perempuan menjadi khatib dalam pelaksanaan shalat Jumat, yang dianggap sebagai keyakinan yang perlu diluruskan.
UPAYA PENINGKATAN MUFRODAT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SISWA KELAS V MI AL MUBAROK BATU RAJA Fathurrahman Fuad; Syafitri, Meli; Muhaya, Luluk; Muslikhah, Nurul
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab L-DHAD Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal L-Dhad
Publisher : STIT Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Banyak faktor yang dapat menyebabkan hasil belajar peserta didik menjadi rendah selama proses pembelajaran. Beberapa di antaranya termasuk kesulitan dalam pemahaman materi buku pelajaran, kurangnya kecocokan media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik, dan keterbatasan sarana serta prasarana pendidikan. Berdasarkan pra-observasi yang penulis lakukan di MI Al Mubarok Batu Raja Kelas V Rendahnya minat dan motivasi siswa untuk belajar Kosa Kata Bahasa Arab (Mufrodat) bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk latar belakang siswa yang beragam, pengalaman pembelajaran yang masih bersifat monoton atau tradisional di kelas, kemampuan kosakata yang masih terbatas, dan volume materi yang terlalu banyak terkait dengan tata bahasa Bahasa Arab.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Menurut Sugiyono penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lainDari data nilai yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa urgensitas multimedia interaktif pada materi Mufrodat sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang sedang dipelajari dengan interval nilai yang bervariasi, walaupun demikian pencapaian hasil yang diharapkan sudah sesuai dengan standar kompetensi atau standar ketuntasan.Penggunaan Multimedia Interaktif untuk Meningkatan Pemahaman Materi Kosa Kata Bahasa Arab (Mufrodat) pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Al Mubarok Batu Raja sangat penting, karena dengan media interaktif pemahaman siswa meningkat lebih signifikan, yang ditandai dari hasil nilai tes yang diperoleh menunjukkan siswa cukup memahami materi yang diajarkan, begitu juga dapat mengurangi kejenuhan dan kebosanan siswa. Kata Kunci :Mufrodat,Bahasa Arab,Multimedia Interaktif
A Study Teacher’s Directive Speech Act in Teacher Talk at SMP Muhammadiyah 1 Sleman Syafitri, Meli
Journal of English Language and Education Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i3.863

Abstract

This research aimed to describe the functions of directive speech acts used by the teacher at SMP Muhammadiyah 1 Sleman. The study utilized a descriptive qualitative approach, focusing on the directive speech acts of the English teacher. The researcher served as the primary instrument, involved in all stages of the research, including data collection via video recordings. Dialogues were transcribed and classified based on Bach and Harnish's theory of directive speech acts. Data analysis followed the interactive qualitative method by Miles and Huberman (1994). The result of this research finds that "asking" was the most frequent act, with 127 instances (47%), followed by "ordering" (49 utterances, 18.1%) and "demanding" (16 utterances, 7%). The research emphasizes how these speech acts, often expressed through imperative forms, play a critical role in promoting an effective learning environment and enhancing student engagement.
Tantangan dan Solusi Penerapan Prinsip Rule of Law dalam Sistem Hukum Indonesia Syafitri, Meli; Santos, Achmad Jaka
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i4.18674

Abstract

Untuk menjamin keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pemerintahan, prinsip Rule of Law merupakan fondasi penting dalam sistem hukum. Korupsi, ketidakadilan dalam proses peradilan, dan pengaruh politik yang mengganggu penegakan hukum adalah beberapa masalah yang menghalangi penerapan prinsip ini di Indonesia. Artikel ini memeriksa masalah-masalah tersebut dan bagaimana mereka memengaruhi kepercayaan publik dan kinerja sistem hukum. Selain itu, artikel ini menawarkan solusi untuk memperkuat penerapan Rule of Law di Indonesia, seperti reformasi sistem peradilan, pemberantasan korupsi, pendidikan hukum untuk masyarakat, dan penguatan lembaga hukum yang independen. Diharapkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat dicapai dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga penegak hukum. Fokus artikel ini adalah cara mengatasi masalah tersebut. Pertama, reformasi sistem peradilan harus dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Peran Hukum dalam Masyarakat Indonesia antara Tradisi dan Modernisasi Syafitri, Meli; Hakim, Aal Lukmanul
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i4.18693

Abstract

Arus globalisasi telah merambah berbagai aspek kehidupan di Indonesia, termasuk system hukum adat yang merupakan warisan budaya luhur bangsa. Perubahan social, ekonomi, dan budaya yang dibawa oleh globalisasi memiliki potensi untuk mengubah system nilai yang dianut oleh Masyarakat adat. Modernisasi, sebagai bagian dari perubahan social yang tak terhindarkan, juga turut memengaruhi kehidupan Masyarakat. Manusia sebagai makhluk social selalu mengalami perubahan dan memiliki keinginan untuk berkembang. Perubahan-perubahan ini merupakan fenomena social yang wajar, karena manusia memiliki kebutuhan dan kepentingan yang beragam. Perubahan social dapat diartikan sebagai proses yang menghasilkan modifikasi dalam struktur dan fungsi system kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana hukum diindonesia mengakomodasi nilai-nilai tradisional dalam menghadapi modernisasi, serta Upaya yang dilakukan untuk menjaga eksistensi tradisi di era modern. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normative, dilengkapi dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang peran hukum dalam Masyarakat Indonesia.
Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 1 Gedung Sari Putri, Kurnia Dwi; Rohmah, Arifiani Nailul Fauziyah; Syafitri, Meli; Anggraini, Soca
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v4i2.458

Abstract

The purpose of this study was to analyze the strengthening character education in islamic education of learning planning, strengthening character education in the implementation of islamic education learning and strengthening character education in the evaluation of Islamic Education learning at State of Elementary School 1 Gedung Sari. This research used descriptive qualitative. Data collection techniques used non-participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was data collection, data reduction, data presentation, conclusion and verification. The results showed that the strengthening character education in Islamic Education learning planning at at State of Elementary School 1 Gedung Sari was integrated into the objectives, materials, methods, and learning activities designed in the syllabus and lesson plans containing religious, nationalist, independent, mutual cooperation, and values ??values. integrity. Second, strengthening character education in the implementation of elementary schoool learning at State of Elementary School 1 Gedung Sari is integrated into preliminary activities containing religious values. The core activities contain religious values, nationalism, independence, mutual cooperation, and integrity. And the closing activity contains integrity and religious values. Third, strengthening character education in the evaluation of islamic education learning at State of Elementary School 1 Gedung Sari was integrated into authentic assessments, namely the realm of attitude, knowledge, and skills, which contain religious, nationalist, independent, mutual cooperation, and integrity. The strengthening of character education in the implementation of islamic education learning was still weak due to the lack of planting exemplary methods from teacher Keywords: Strengthening Education Character, Learning Education Character, Islamic Education