Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teknologi Pemberian Nutrisi Ikan Lele dan Tanaman Kangkung pada Sistem Aquaponik Menggunakan Teknologi IoT Aldo Pramana; Rizki Dalimunthe, Ernando; Styawati, Styawati
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPTI - Maret 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.708

Abstract

Dalam budidaya ikan lele, masalah utama dalam sistem akuaponik adalah tingginya tingkat stres akibat ketidakstabilan pH dan suhu air. Kondisi ini mengganggu metabolisme ikan, menurunkan nafsu makan, dan berdampak negatif pada kesehatan ikan serta keseimbangan nutrisi tanaman, yang berujung pada ketidakseimbangan ekologi. Saat ini, banyak petani hanya mengandalkan firasat dalam memantau kondisi kolam, sehingga sulit mendeteksi perubahan pH, suhu, dan nutrisi dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemantauan kualitas air otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan platform ThingSpeak untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan akuaponik. Sistem ini juga mencakup pemberian pakan otomatis yang dikendalikan oleh servo dan RTC untuk mengurangi beban kerja petani. Metode yang digunakan adalah metode prototipe, yang mencakup perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Alat yang digunakan terdiri dari ESP32, Arduino, sensor pH, sensor warna TCS3200, sensor suhu DS18B20, buzzer, dan servo. Pengujian dilakukan dengan mengukur akurasi sensor dalam membaca parameter air dan membandingkannya dengan alat standar. Hasil uji coba menunjukkan bahwa ketiga sensor berhasil mengirim data ke ThingSpeak dan menampilkannya pada LCD. Suhu terendah tercatat 27,10°C pada musim hujan dan tertinggi 29,32°C pada musim panas, menegaskan pentingnya pemantauan suhu kolam secara berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi budidaya akuaponik dengan menyediakan sistem pemantauan otomatis yang lebih akurat dan praktis bagi petani.  
PENERAPAN TEKNOLOGI MELALUI TRAINER KIT ENERGI BARU TERBARUKAN DI SMKN 1 MERBAU MATARAM, LAMPUNG SELATAN Utami Putri, Novia; Jafar Adrian, Qadhli; Febrian, Angga; Rizki Dalimunthe, Ernando; Wahyudi, Retno; Sembiring, Alexander; Edi Rosandi, Aditya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i7.2934-2940

Abstract

Penerapan teknologi melalui Trainer Kit EBT sebagai sumber energi terbarukan semakin penting dalam mengatasi krisis energi dan perubahan iklim global. Artikel ini membahas penerapan teknologi sebuah trainer kit ini dirancang sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman teknis dan keterampilan praktis dalam pemasangan, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem tenaga surya di SMK Negeri 1 Merbau Mataram. Trainer kit ini mencakup modul-modul praktis yang meliputi instalasi panel surya, sistem penyimpanan energi, dan konfigurasi inverter, serta simulasi masalah nyata yang sering terjadi dalam implementasi PLTS.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI TRAINER HYBRID ENERGI BARU TERBARUKAN (PLTS DAN PLTB) DI SMK NEGERI 1 MERBAU MATARAM Utami Putri, Novia; Yufantria, Fenni; Aryanto, Aryanto; Pratama Zuhelmi, Tomy; Rizki Dalimunthe, Ernando; Miranda Nababan, Adelina; Ridwan Al Hafiz, Muhammad; Abdudohir, M Daffa; Nasrullah, Jibran; Adni Riyadi, Altino
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4258-4266

Abstract

Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berfokus pada pengembangan Trainer Hybrid Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai media pembelajaran inovatif di SMKN 1 Merbau Mataram, Lampung Selatan. Trainer ini mengintegrasikan dua sumber energi, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktik langsung kepada siswa dalam memahami sistem pembangkit listrik hibrida. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan sarana praktik dan pemahaman siswa terhadap teknologi EBT yang masih terfokus pada PLTS saja. Melalui kegiatan ini, tim pengusul merancang, memproduksi, dan memberikan pelatihan penggunaan trainer hybrid yang dilengkapi dengan panel surya 10 Wp, turbin angin 500 W, baterai 12 V/7,5 Ah, dan inverter 220 V AC sebagai sistem pembelajaran terintegrasi. Penerapan trainer ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa bidang teknik tenaga listrik serta mendukung implementasi kurikulum berbasis EBT di lingkungan SMK. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap konsep energi hibrida hingga 80%, serta kemandirian guru dan siswa dalam mengoperasikan sistem tersebut. Trainer hybrid ini diharapkan menjadi model edukatif yang aplikatif, mendukung transisi menuju energi bersih, serta memperkuat kesiapan sumber daya manusia vokasi dalam menghadapi tantangan industri hijau di masa depan.