Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LITERASI KEUANGAN, INKLUSI KEUANGAN DAN FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP KEBERLANGSUNGAN UMKM DI KELURAHAN NEFONAEK KOTA KUPANG Mbeo, Chamelia Yasintha; de Rozari, Petrus E; Faah, Yuri S; Amtiran, Paulina Y
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 5 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i5.22180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan dan financial technology terhadap keberlangsungan UMKM di Kelurahan Nefonaek Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kelurahan Nefonaek Kota Kupang yang berjumlah 40 responden, dengan teknik pengambilan sampel jenuh (sensus) dan pengumpulan data melalui kusioner, wawancara dan dokumentasi. Data primer dianalisis menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini dengan uji t menunjukkan bahwa literasi keuangan, inklusi keuangan dan financial technology secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM di Kelurahan Nefonaek Kota Kupang. Selanjutnya uji F penelitian ini menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan, inklusi keuangan dan financial technology secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM di Kelurahan Nefonaek Kota Kupang. Kata Kunci : Literasi keuangan, Inklusi Keuangan, Financial Technology, Keberlangsungan UMKM
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN FAKTOR DEMOGRAFI TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS NUSA CENDANA Nutri, Emiliana; de Rozari, Petrus E; Faah, Yuri S; Ndoen, Wehelmina M
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22203

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Cendana. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan faktor demografi terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey melalui penyebaran kuesioner kepada 68 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji instrumen, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program software SPSS versi 25. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan berpengaruh secara parsial terhadap variabel perilaku pengelolaan keuangan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,017 lebih kecil dari 0,05. Variabel faktor demografi berpengaruh secara parsial terhadap variabel perilaku pengelolaan keuangan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,023 lebih kecil dari 0,05. Hasil uji F menunjukan bahwa literasi keuangan dan faktor demografi berpengaruh secara simultan terhadap perilaku pengelolaan keuangan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kata Kunci : Literasi Keuangan, Faktor Demografi, Perilaku Pengelolaan Keuangan, Mahasiswa
ANALISIS PENETAPAN SISA HASIL USAHA (SHU) ANGGOTA KOPERASI SIVITAS AKADEMIKA (KOSIKA) “CITRA AKADEMIKA” KUPANG Nubatonis, Paul Engelberth; de Rozari, Petrus E; Faah, Yuri S; Foenay, Christien C
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22482

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Sivitas Akademika (KOSIKA) Citra Akademika. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penetapan Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota Koperasi Sivitas Akademika (KOSISKA) Citra Akademika Kupang. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus yang bertujuan untuk mempelajari gajalah-gejalah yang berhubungan dengan perolehan SHU anggota koperasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data dalam penelitian ini meggunakan jenis penelitian studi kasus yang bertujuan untuk mempelajari gejalah-gejalah yang berhubungan dengan perolehan SHU anggota koperasi. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah wawancara dan studi dukomentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukan bahwa penetapan pembagian SHU cenderung mengalami kenaikan dan juga penurunan. Hal ini berpengaruh pada perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU), perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) besar maka pembagian yang telah dirinci juga besar begitupun sebaliknya, jika perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) kecil maka pembagian yang dirinci juga akan kecil. Kata Kunci : Anggota, Sisa Hasil Usaha, Penetapan SHU, Pembagian SHU
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KREDIT MACET DITINJAU DARI PERSPEKTIF ANGGOTA KOPERASI UNIT DESA MINA KAROTA DI KELURAHAN MANUTAPEN KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG Tobe, Seprianus; de Rozari, Petrus E; Faah, Yuri S; Ndoen, Wehelmina M
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22511

Abstract

Kredit macet merupakan masalah yang paling umum dialami oleh hampir seluruh koperasi di Indonesia. Masalah ini turut berpengaruh terhadap kinerja koperasi yang menyediakan layanan simpan pinjam bagi anggotanya, salah satunya yaitu Koperasi Unit Desa Mina Karota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kredit macet menurut perspektif anggota KUD Mina Karota Kecamatan Alak Kota Kupang. Metode penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan teknik analisis data tematik. Informan dalam penelitian ini merupakan anggota KUD Mina Karota yang mengalami kredit macet Hasil penelitian menunjukan : 1) Faktor-faktor yang menjadi penyebab kredit macet menurut perspektif anggota yaitu pendapatan yang tidak tetap dari jenis usaha, Rendahnya pengetahuan pengelolaan keuangan dilihat dari penggunaan keuangan tanpa pertimbangan dan tidak melakukan pencatatan keuangan, serta mengalami berbagai hambatan saat menjalankan usaha yang berisiko mengakibatkan kerugian sehingga berdampak pada pendapatan yang diperoleh. 2) Cara penyelesaian kredit macet terdiri dari negosiasi bersama pihak koperasi dan penyelesaian mandiri oleh anggota. 3) Satu-satunya faktor yang mendukung penyelesaian kredit macet oleh anggota adalah negosiasi dengan pihak koperasi berdasarkan pengalaman anggota. Kata Kunci : Kredit Macet, Koperasi Unit Desa, KUD Mina Karota
ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA PADA TRADISI “WUAT WA’I” DI KOTA RUTENG KABUPATEN MANGGARAI Nahas, Maria C Y; de Rozari, Petrus E; Faah, Yuri S
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22523

Abstract

Penelitian ini menganalisis praktik pengelolaan keuangan keluarga dalam tradisi Wuat Wa’i di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai,NTT. Tradisi Wuat Wa’i merupakan bentuk gotong royong masyarakat Manggarai yang bertujuan untuk memohon doa dari para leluhur serta membantu pembiayaan pendidikan bagi anak yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Studi ini menyoroti bagaimana tradisi tersebut, meskipun sarat nilai solidaritas dan persaudaraan, secara tidak langsung menimbulkan beban finansial bagi keluarga, baik sebagai penyelenggara acara maupun penyumbang dana, terutama akibat adanya persepsi timbal balik yang tidak tertulis namun kuat dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada empat aspek utama pengelolaan keuangan keluarga: perencanaan, pencatatan, pelaporan, dan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga belum menerapkan prinsip pengelolaan keuangan yang baik dalam pelaksanaan tradisi ini. Banyak keluarga harus mengalihkan dana yang semula diperuntukkan kebutuhan pokok demi memenuhi tuntutan partisipasi dalam tradisi, sehingga berpotensi mengganggu kesejahteraan keluarga. Selain itu, transparansi penggunaan dana hasil pengumpulan masih rendah. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi pengelolaan keuangan keluarga dan transparansi pelaporan dana dalam pelaksanaan tradisi Wuat Wa’i, serta perlunya pemahaman yang lebih seimbang terkait praktik resiprositas agar tidak menjadi beban berkelanjutan bagi keluarga. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merancang program edukasi keuangan yang relevan dengan kebutuhan lokal. Kata Kunci : Pengelolaan Keuangan Keluarga, Tradisi Wuat Wa’i, Resiprositas, Gotong Royong
ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARAGA (STUDI PADA KELUARGA PEDAGANG ETNIS BUGIS RT 024/ RW 009 KELURAHAN OESAPA, KECAMATAN KELAPA LIMA, KOTA KUPANG) Astri, Lidwina; de Rozari, Petrus E; Faah, Yuri S
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan keluarga pada keluarga pedagang etnis Bugis di RT 024/RW 009 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Latar belakang penelitian menyoroti pentingnya nilai-nilai budaya, etos kerja, dan adaptasi ekonomi masyarakat Bugis yang merantau dan berprofesi sebagai pedagang, namun masih menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan keluarga secara efektif. Permasalahan utama yang diangkat adalah belum optimalnya penerapan fungsi-fungsi pengelolaan keuangan keluarga, yaitu perencanaan, penganggaran, evaluasi, pengendalian, dan pelaporan. Penelitian ini menggunakan teori pengelolaan keuangan keluarga yang menekankan pada perlunya strategi perencanaan, pengelolaan anggaran, evaluasi berkala, pengendalian yang disiplin, serta pelaporan yang transparan untuk mencapai tujuan keuangan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga pedagang etnis Bugis di Oesapa telah menerapkan pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, serta melakukan perencanaan dan penganggaran secara sederhana. Namun, evaluasi keuangan belum dilakukan secara rutin, pengendalian masih bersifat informal, dan pelaporan belum menjadi kebiasaan sehingga keluarga rentan terhadap ketidakseimbangan arus kas dan kesulitan dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan literasi keuangan, penguatan fungsi evaluasi, pengendalian, dan pelaporan agar keluarga pedagang Bugis dapat mencapai stabilitas ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Kata Kunci : Pengelolaan Keuangan Keluarga, Etnis Bugis, Pedagang, Perencanaan, Penganggaran, Evaluasi, Pengendalian, Pelaporan
EVALUASI KELAYAKAN INVESTASI MESIN PENCETAK BATAKO (STUDI KASUS PADA PT. TEON JAYA KOTA KUPANG) Silla, Arshanda W G; Ndoen, Wehelmina M; Faah, Yuri S; Amtiran, Paulina Y
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan investasi mesin pencetak batako tersebut layak atau tidak untuk dilaksanakan. Jenis penelitian pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis yang digunakan yaitu menggunakan metode Payback Period, Net Present Velue dan Probability Index. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan PT. Teon Jaya yang ingin menginvestasikan mesin pencetak batako dengan harga Rp 800.000.000 dengan umur ekonomis 5 tahun. Berdasarkan hasil penelitian yang yang diperoleh dengan menggunakan metode Payback Period adalah 2,5 tahun atau lebih kecil dari umur ekonomis mesin tersebut sehingga dari kriteria tersebut menunjukkan investasi tersebut layak untuk dilakukan. Hasil perhitungan menggunakan metode Net Present Velue (NPV) diperoleh NPV positif sebesar Rp 12. 922. 614,58 lebih besar dari Nol, dari hasil tersebut maka investasi mesin pencetak batako tersebut layak untuk dilakukan. Hasil analisis menggunakan metode Probability Index diperoleh hasil 1,02 atau lebih besar dari 1, dengan demikian investasi tersebut layak untuk dijalankan. Berdasarkan ke tiga metode yang digunakan, metode Payback period adalah metode yang paling efektif untuk yang digunakan dalam menganalisis kelayakan investasi mesin pencetak batako, dikarenakan metode ini dapat mengukur seberapa cepat suatu investasi bisa kembali dan dasar perhitungan yang dilakukan berdasarkan laba perusahaan. Ini memberikan panduan praktis kepada PT. Teon Jaya Kota Kupang untuk pengambilan keputusan investasi. Kata Kunci : Investasi, Kelayakan, Payback Period, Net Present Velue, Probability Index
PENGARUH PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU KOMODO SEBAGAI DESTINASI SUPER PRIORITAS TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA JASA WISATA KABUPATEN MANGGARAI BARAT, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Mayela, Geraldine Nanda; de Rozari, Petrus E; Faah, Yuri S; Ndoen, Wehelmina M
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan pariwisata Pulau Komodo sebagai destinasi super prioritas terhadap peningkatan pendapatan usaha jasa wisata di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pelaku usaha wisata dan pemangku kepentingan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan Pulau Komodo sebagai destinasi super prioritas memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan usaha jasa wisata, peningkatan pendapatan masyarakat lokal, serta membuka peluang kerja dan usaha baru. Namun, pengembangan ini juga memunculkan tantangan seperti persaingan antar pelaku usaha lokal dan potensi kerusakan lingkungan. Keterlibatan aktif masyarakat lokal dan dukungan kebijakan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan konservasi lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan, literasi digital, dan penguatan kapasitas pelaku usaha lokal guna menghadapi tantangan dan memaksimalkan manfaat dari sektor pariwisata. Kata Kunci : Pengembangan Pariwisata, Destinasi Super Prioritas, Usaha Jasa Wisata, Pulau Komodo, Penelitian Kualitatif
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR TRADISIONAL LEMBOR MALAWATAR KABUPATEN MANGGARAI BARAT Setia, Lidia Ferni; de Rozari, Petrus E; Faah, Yuri S; Ndoen, Wehelmina M
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang di pasar tradisional Lembor Malawatar, Kabupaten Manggarai Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Fokus dalam penelitian ini meliputi lima faktor utama yaitu modal kerja, jam kerja, pengalaman/lama usaha, volume penjualan dan harga jual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelima faktor tersebut memiliki pengaruh positif terhadap pendapatan pedagang, baik secara individu maupun kolompok. Modal kerja yang besar memungkinkan pedagang untuk meningkatkan atau memperbanyak stok barang dagangan, sementara jam kerja yang lebih panjang memberikan peluang besar terjualnya lebih banyak barang dagangan. Pengalaman berdagang berpengaruh pada efisiensi usaha dan jangkauan relasi pelanggan. Volume penjualan dan strategi penetapan harga jual juga turut berpengaruh dalam menentukan besar kecilnya pendapatan harian yang diperoleh pedagang. Selain faktor – faktor tersebut, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi pendapatan pedagang seperti lokasi pasar,kondisi hari pasar, persaingan antar pedagang, serta daya beli yang sangat bergantung pada musim panen. temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pentimbangan bagi para pedagang , pihak pengelola pasar dan pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro di pasar tradisional Lembor Malawatar. Kata Kunci : Pendapatan, Pedagang, Modal Kerja, Jam Kerja, Volume Penjualan, Harga Jual dan Pasar Tradisional
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, STRUKTUR MODAL DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB-SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INODONESIA Lay Rihi, Sri W; Ndoen, Wehelmina M; Faah, Yuri S
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22700

Abstract

Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan dituntut mengelola sumber daya keuangan secara efektif untuk menjaga kinerja dan meningkatkan profitabilitas. Industri manufaktur sub-sektor farmasi, sebagai sektor strategis dalam perekonomian dan kesehatan, harus mampu menjaga keberlanjutan operasional serta berinovasi dalam strategi keuangan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran modal kerja, struktur modal, dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sub-sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), perputaran modal kerja diukur dengan rasio Working Capital Turnover (WCT), struktur modal menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), dan pertumbuhan penjualan diukur melalui Sales Growth. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data panel dan teknik purposive sampling terhadap 8 perusahaan farmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, perputaran modal kerja dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sementara struktur modal tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini memberikan implikasi bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan strategi efisiensi keuangan dan pertumbuhan penjualan guna meningkatkan profitabilitas. Kata Kunci : Perputaran Modal Kerja, Struktur Modal, Pertumbuhan Penjualan, ROA, ROE