Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERANCANGAN ZINE MENGENAI 'SUSTAINABLE FASHION' TERHADAP KONSUMEN DAN PRODUSEN INDUSTRI FASHION DI KOTA BANDUNG Novira, Syarifah Sheilla; Suprayogi, Bambang Melga; Siswanto, Riky Azharyandi
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fashion merupakan bagian penting trend dalam berpakaian. Berkembangnya tren fashionyang selalu berubah dan bermunculan dalam waktu yang singkat menyebabkan industri fashionmaupun tekstil menjadi overproduction. Produksi industri tekstil yang melambung tinggi berdampak buruk terhadap lingkungan karena dalam proses pembuatannya mulai dari tahap produksi, pemintalan, pencelupan, pewarnaan, dan finishing dapat mengeluarkan emisi karbon dan menjadi limbah beracun. Untuk mengatasi tingginya dampak buruk dari industri tekstil yang overproduction dibutuhkan tindakan dengan menerapkan konsep Sustainable fashion. Dengan menerapkan Sustainable fashion terhadap konsumen maupun produsen dapat menjaga kelestarian bumi. Masyarakat cenderung memproduksi dan membeli pakaian hanya mengikuti tren fashion yang berlangsung tanpa memperhatikan dampaknya. Oleh karena itu, diperlukannya Perancangan Media Informasi Mengenai 'SUSTAINABLE FASHION'. Dengan menggunakan metode penelitan seperti wawancara,kuisioner, studi Pustaka dan observasi dalam mengumpulkan data. Referensi teori yang di ambil untuk kebutuhan penelitian ini yaitu kutipan dari para ahli seperti Sugiyono, Soewardikoen dan beberapa seperti buku Layout,Dasar & Penerapannya karya Rustan Surianto. Hasil dari pengumpulan data yang dilakukan membuktikan masih banyak produsen dan konsumen Kota bandung yang masih kurang edukasi mengenai sustainable fashion. Diharapkan media edukasi mengenai Sustainable fashion dapat memberikan informasi mengenai bagaimana menerapkan konsep Sustainable fashion dan dampak buruk apabila overproduction dan konsumtif di industri fashion.Kata kunci: Sustainable fashion ,industri fashion, tekstil
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI KULINER TRADISIONAL KHAS KOTA YOGYAKARTA UNTUK ANAK 9-11 TAHUN Lulu Nuryasfia Amanda; Bambang Melga Suprayogi; Nisa Eka Nastiti
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan tradisional khas Yogyakarta merupakan bagian penting dariidentitas budaya yang perlu dilestarikan. Sayangnya, dokumentasi mengenaimakanan khas ini masih terbatas, terutama dalam bentuk media edukatif yangmenarik bagi anak-anak. Perubahan pola konsumsi dan meningkatnya popularitasmakanan cepat saji menyebabkan berkurangnya minat anak-anak terhadap makanantradisional. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan interaktif seperti buku ilustrasiuntuk mengenalkan makanan tradisional dengan cara yang menarik dan mudahdipahami. Buku Ilustrasi dipilih karena media visual terbukti lebih efektif dalammembantu anak-anak memahami konsep baru. Selain itu, buku ini menggunakan duaBahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa untuk mendorong penggunaanBahasa daerah. Studi dalam perancangan buku ini mencakup wawancara denganpara ahli, kajian literatur, serta observasi preferensi anak-anak terhadap bukubergambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual yang kuat, Bahasasederhana, serta warna dan karakter yang menarik membuat buku lebih efektifsebagai media pembelajaran. Penelitian ini menekankan pentingnya media visualdalam mengajarkan anak-anak tentang makanan tradisional khas Yogyakarta.Dengan pendekatan kreatif melalui buku ilustrasi, diharapkan anak-anak lebihmengenal dan menghargai makanan tradisional serta budaya lokal mereka. Selainitu, proyek ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan media edukatif lain yangbertujuan melestarikan budaya Indonesia.Kata kunci: buku ilustrasi, kuliner tradisional Yogyakarta, media edukasi, pelestarianbudaya
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI PANDUAN DIRI CARA MENGELOLA OVERTHINKING BAGI KALANGAN REMAJA DI KOTA BANDUNG Fitria Azzakhra Noorhidayatika; Bambang Melga Suprayogi; Nisa Eka Nastiti
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Overthinking merupakan kecenderungan untuk memikirkan sesuatu secaraberlebihan dan berulang, yang dapat berdampak serius pada kesehatan mentalremaja. Jika tidak ditangani dengan tepat, overthinking dapat berkembang menjadigangguan psikologis yang lebih berat seperti kecemasan kronis, depresi, hingga risikobunuh diri. Sayangnya, pendekatan klinis belum tentu menjadi pilihan utama bagisebagian remaja karena adanya hambatan akses dan stigma yang menyertainya.Sementara itu, ketersediaan media edukatif non-klinis yang berfokus pada isuoverthinking masih terbatas, terutama yang dirancang dengan pendekatan visual.Oleh karena itu, diperlukan alternatif media yang mampu menjembatani kebutuhantersebut dan mendorong remaja mengenali serta mengelola overthinking secaramandiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studipustaka, wawancara, dan kuisioner. Analisis dilakukan melalui teknik analisis visualserta matriks perbandingan. Hasil perancangan berupa buku ilustrasi panduan diriberjudul Urai, Cuma Kusut Kok, Bukan Simpul Mati, yang memadukan narasi reflektif,konten visual, dan halaman interaktif. Buku ini dirancang untuk mendampingi remajadalam memahami overthinking melalui penyampaian visual yang komunikatif.Penelitian ini menghasilkan media visual non-klinis yang dapat dijadikan alternatifawal dalam proses penyadaran dan pengelolaan overthinking di kalangan remaja.Kata kunci: Overthinking, Kesehatan Mental Remaja, Buku Ilustrasi
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI SEBAGAI MEDIA EDUKASI MENSTRUASI UNTUK USIA 9-12 TAHUN Mita Alfiani; Bambang Melga Suprayogi; Nisa Eka Nastiti
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstruasi tentunya dirasakan oleh setiap perempuan, namun masih banyakanak perempuan yang merasa takut, bingung, bahkan cemas saat mengalaminya pertamakali. Kurangnya pendidikan dan pemahaman yang kurang mengenai menstruasi, caramengatasinya, serta pentingnya menjaga kebersihan diri selama menstruasi menjadipenyebab utama ketakutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membantu anakperempuan mempersiapkan diri menghadapi menstruasi pertama dengan buku ilustrasiedukatif. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini melibatkan studi pustaka,observasi langsung, penyebaran kuesioner secara daring, serta wawancara. Hasil darikuesioner yang telah disebarkan menunjukkan bahwa 25% dari total 35 responden anakperempuan merasa tidak nyaman ketika membahas topik menstruasi, serta mengalamidiskriminasi dari lingkungan sekitarnya. Sebagai solusi, penulis merancang buku ilustrasiyang berisi informasi tentang siklus menstruasi, alat sanitasi, pola makan, dan hal yangperlu dihindari saat menstruasi. Buku dikemas melalui gaya visual yang menarik daninteraktif agar mudah dipahami, sehingga anak perempuan merasa lebih siap dalammenghadapi menstruasi. Diharapkan bahwa buku ini akan berfungsi sebagai sumberpembelajaran yang memfasilitasi kesehatan reproduksi anak perempuan sejak usia muda.Kata Kunci: Anak-anak, Buku Edukasi, Menstruasi
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANAK UMUR 10-14 TAHUN TENTANG DIABETES MELITUS TIPE 1 Syalieza Restu Putri; Bambang Melga Suprayogi; Nisa Eka Nastiti
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 1 (DMT1) merupakan penyakit kronis yang semakin banyak dialamioleh anak-anak di Indonesia. Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI),jumlah anak penderita diabetes tipe 1 terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi inimenuntut pemahaman yang baik, tidak hanya oleh orang tua, tetapi juga oleh anak itusendiri agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan mandiri dan sehat. Namun,kurangnya media edukasi yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak menyebabkaninformasi medis sering kali sulit dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bukuilustrasi edukatif yang mampu meningkatkan pemahaman anak mengenai penyakitdiabetes melitus tipe 1. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan dokterspesialis anak dan orang tua anak dengan DMT1, observasi lapangan di rumah sakit, sertastudi pustaka mengenai desain komunikasi visual, edukasi kesehatan anak, dan psikologiperkembangan anak. Perancangan dilakukan dengan menyesuaikan gaya bahasa,ilustrasi, dan konten naratif yang sesuai dengan karakteristik kognitif anak usia 7–11tahun. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah buku ilustrasi yang dirancang denganpendekatan visual naratif, karakter fiksi yang relatable, dan penyajian informasi medissecara ringan dan menyenangkan. Buku ini diharapkan dapat menjadi media bantuedukasi bagi anak penderita DMT1 dalam memahami kondisi mereka secara mandiri,serta mendukung peran orang tua dan tenaga medis dalam proses edukasi yang lebihefektif.Kata Kunci: Buku Ilustrasi, Diabetes Melitus Tipe 1, Anak-anak, Edukasi Kesehatan
PERANCANGAN ENVIRONMENTAL GRAHIC DESIGN UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN WISATA DI KERATON KASEPUHAN CIREBON Hanifah Fathiarahma; Nisa Eka Nastiti; bambang Melga Suprayogi
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keraton Kasepuhan Cirebon merupakan salah satu situs budaya bersejarah yangmenjadi destinasi wisata unggulan di Cirebon. Namun, hasil observasi dan wawancaramenunjukkan bahwa sebagian pengunjung mengalami kebingungan dalam menavigasiarea keraton akibat media informasi dan navigasi yang kurang efektif. Wayfinding yangtersedia terbatas jumlah dan penyebarannya, serta kurang didukung oleh visualisasi yangkomunikatif seperti peta, piktogram, atau narasi sejarah visual. Sebagian besarpengunjung juga memilih tidak menggunakan jasa pemandu, sehingga membutuhkanmedia yang dapat membantu eksplorasi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untukmerancang Environmental Graphic Design yang informatif dan representatif terhadapbudaya lokal guna meningkatkan kualitas pengalaman wisata di Keraton Kasepuhan.Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pengunjungdan pengurus keraton, kuesioner, serta studi pustaka. Hasil dari penelitian ini berupakonsep dan rancangan media informasi seperti papan penunjuk arah, papan informasi,denah lokasi, dan panduan wisata yang terintegrasi secara visual dan naratif. Perancanganini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan navigasi, pemahaman sejarah danbudaya, serta memberikan pengalaman wisata yang lebih menyenangkan, mandiri, danberkesan bagi pengunjung Keraton Kasepuhan Cirebon.Kata kunci: Environmental Graphic Design, Keraton Kasepuhan, pengalaman wisatawayfindingla
PERANCANGAN REBRANDING BATTENBERG TIGA INDONESIA GUNA MENINGKATKAN BRAND AWARENESS BROWNIES BEBAS GLUTEN DARI BANDUNG Salsabila, Nasywa Shafa; Nasiti, Nisa Eka; Suprayogi, Bambang Melga
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya konsumsi brownies di Indonesia mendorong peningkatankebutuhan bahan baku seperti cokelat dan tepung terigu. Sementara itu, Indonesiasendiri masih bergantung pada impor biji kakao dan gandum yang jumlahnya terusmeningkat. Penelitian tahun 2024 di Jakarta juga menunjukkan peningkatanpravelensi penyakit celiac di kalangan populasi berisiko tinggi akibat konsumsi glutendari gandum. UMKM Battenberg Tiga Indonesia dari Bandung hadir denganinovasinya menawarkan brownies bebas gluten dan menggunakan biji kakaoberkualitas tinggi bernama Java Criollo. Namun, branding Battenberg belum menarikperhatian masyarakat lokal karena identitas visual yang belum mampumempresentasikan nilai brand secara kuat dan menimbulkan kesalahpahamansebagai brand impor. Maka dari itu, dilakukan perancangan rebranding gunameningkatkan brand awareness terhadap Battenberg sebagai brownies bebas glutendari Bandung. Metode yang digunakan dalam perancangan dengan pendekatankualitatif observasi, wawancara, studi Pustaka, dan kuesioner. Hasil perancanganberupa identitas visual pada logo, desain kemasan, dan media pendukung lain untukmemperkuat citra brand di benak konsumen.Kata kunci: Brownies, Bebas Gluten, Identitas Visual, Rebranding, Brand Awareness
Pelatihan Pelafalan Bahasa Inggris Berbasis IPA bagi Pemandu Wisata Binaan Disbudpar Kabupaten Bandung Yelly Andriani Barlian; Ira Wirasari; Sri Nurbani; Sri Soedewi; Bambang Melga Suprayogi; Yosa Fiandra; Asep Kadarisman
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2921

Abstract

Ketika mendampingi wisatawan asing, pemandu wisata perlu melafalkan istilah destinasi secara jelas. Kegiatan pengabdian ini dilakukan bersama 12 pemandu wisata binaan Disbudpar Kabupaten Bandung untuk mengenalkan International Phonetic Alphabet (IPA) sebagai alat bantu membaca bunyi bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan melalui penjelasan singkat, contoh dari kamus digital, latihan berulang, rekaman suara sebelum dan sesudah pelatihan, serta refleksi peserta. Hasil evaluasi memperlihatkan perubahan yang nyata: pada awal kegiatan tidak ada peserta yang mengenal simbol fonetik, sedangkan setelah pelatihan seluruh peserta telah mengenal fungsinya. Skor rata-rata kepercayaan diri pelafalan naik dari 3,43 menjadi 4,36 pada skala 5. Dalam praktik, peserta mulai lebih berani mengucapkan kata seperti destination, heritage, dan hospitality karena memiliki acuan bunyi, bukan hanya menebak dari ejaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengenalan IPA yang dikaitkan dengan kosakata wisata dapat menjadi cara sederhana untuk mendukung kesiapan komunikasi pemandu wisata saat melayani wisatawan asing.