Nur Sakinah Aries
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN MELALUI MEDIA KARTU PECAHAN DI KELAS V SDN 14 BONGOMEME KABUPATEN GORONTALO Amna Limonu; Sukri Katili; Nur Sakinah Aries; Rustam I Husain; Wiwy Triyanty Pulukadang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23547

Abstract

ABSTRAKThe formulation of the problem in this study is, can the use of fraction card media improve student learning outcomes in fraction material in class V SDN 14 Bongomeme? The purpose of this study was to improve student learning outcomes in fraction material through fraction card media in class V SDN 14 Bongomeme. This study uses a classroom action research (CAR) approach.The results of the preliminary study showed that out of 15 students, only 3 students achieved the performance indicator with a percentage of 20%. In cycle I, the number of students who achieved KKM was 5 students with a percentage of 34%, which still did not meet the classical completeness criteria set, which was 80%. Therefore, the implementation of classroom actions in cycle I was considered unsuccessful and continued to cycle II. In cycle II, 13 students achieved KKM with a percentage of 86%. The results of this study indicate that the use of fraction card media can significantly improve the learning outcomes of class V students at SDN 14 Bongomeme.Keywords : Keywords: Learning Outcomes, Fraction Material, Fraction Card MediaABSTRAKRumusan masalah dalam penelitian ini adalah, apakah penggunaan media kartu pecahan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan di kelas V SDN 14 Bongomeme? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan melalui media kartu pecahan di kelas V SDN 14 Bongomeme. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK).Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa dari 15 siswa, hanya 3 siswa yang mencapai indikator kinerja dengan persentase 20%. Pada siklus I, jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 5 siswa dengan persentase 34%, yang masih belum memenuhi kriteria ketuntasan klasikal yang ditetapkan, yakni 80%. Oleh karena itu, pelaksanaan tindakan kelas pada siklus I dianggap belum berhasil dan dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II, sebanyak 13 siswa mencapai KKM dengan persentase 86%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu pecahan dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN 14 Bongomeme.Kata kunci : Hasil Belajar, Materi Pecahan, Media Kartu Pecahan
Meningkatkan Kemampuan Menjumlah Pecahan melalui Model Pembelajaran Cups pada Siswa Kelas V di SD N Minanga Kabupaten Banggai Laut Sulawesi Tengah Harsia Mollobi; Wiwy Triyanty Pulukadang; Nur Sakinah Aries
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.46766

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Menjumlah Pecahan Melalui Model Pembelajaran Conseptual Understanding Procedures (CUPS) Pada siswa kelas V di SDN Minanga Kabupaten Banggai Laut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian 10 siswa. Dilihat dari hasil tes belajar siswa, kemampuan siswa dari siklus 1 sampai siklus II melakukan peningkatan hal tersebut dapat dibuktikan mulai dari hasil kemampuan belajar siswa pada pembelajaran siklus 1 dengan hanya 5 orang siswa atau 50% yang tuntas atau memenuhi (KKM) yaitu 75, sedangkan 5 orang siswa atau 50% tidak tuntas atau belum memenuhi (KKM) yaitu 75 dalam menjumlahkan pecahan berbeda penyebut di kelas V SDN Minanga Kabupaten Banggai Laut dengan nilai tertinggi 83 dan nilai terendah 25 dengan jumlah kehadiran siswa 10 orang. Sedangkan jika kita bandingan dengan hasil kemampuan belajar siswa pada siklus II yaitu ada 9 orang siswa atau 90% yang tuntas atau memenuhi (KKM) yaitu 75, dan hanya 1 orang siswa atau 10% tidak tuntas atau belum memenuhi (KKM) yaitu 75 dalam materi menjumlahkan pecahan berbeda penyebut di kelas V SDN Minanga Kabupaten Banggai Laut, nilai tertinggi siswa mencapai 92 dan nilai terendah 67 dengan jumlah kehadiran siswa 10 orang. Hasil kemampuan belajar siswa dari siklus 1 sampai siklus II mengalami peningkatan sebesar 40% dan hasil yang diperoleh pada siklus II sebesar 80%. Berdasarkan hasil penerapan model pembelajaran Conseptual Understanding Procedures (CUPs) yang telah dilaksanakan terdapat peningkatan kemampuan menjumlahkan pecahan berbeda penyebut dengan tepat pada siswa dalam proses pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PAPAN JURANG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG OPERASI BILANGAN CACAH DI SEKOLAH DASAR Humola, Apriana; Rifda Mardian Arif; Andi Marshanawiah; Gamar Abdullah; Nur Sakinah Aries
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48329

Abstract

This study addresses the research question: “Can the implementation of a Problem-Based Learning (PBL) model supported by the ‘Papan Jurang’ instructional media improve the arithmetic skills of third-grade elementary school students in whole number operations?” The objective of this study is to enhance students’ numeracy skills through the application of the Problem-Based Learning model assisted by the Papan Jurang media, particularly in addition and subtraction of whole numbers among third-grade elementary school students. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design. Data collection techniques included tests, observations, and documentation. The results of the preliminary observation indicated that only 20% of students (2 students) achieved mastery learning. In the first cycle, learning mastery improved to 55% (5 students), although it did not yet meet the classical completeness criterion of 80%. After proceeding to the second cycle, a significant improvement was observed, with learning mastery reaching 89% (8 students). Therefore, it can be concluded that the implementation of the Problem-Based Learning model supported by the Papan Jurang media significantly improves the arithmetic skills of third-grade elementary school students.