Safitri, Sulistia
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Karakter sebagai Solusi untuk Mencegah Kekerasan Berbasis Gender di Lingkungan Pendidikan: Studi Literatur Safitri, Sulistia; Wijayanti, Agustina Tri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6483

Abstract

Kekerasan berbasis gender di lingkungan pendidikan merupakan masalah serius yang mengancam integritas lembaga pendidikan dan perkembangan potensi anak. Meskipun berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, fenomena ini masih sering terjadi. Penelitian ini mengkaji peran pendidikan karakter dalam pencegahan kekerasan berbasis gender di lingkungan pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis data dan literatur yang sesuai mengenai pendidikan karakter dan kekerasan berbasis gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kurikulum dan didukung oleh kebijakan yang jelas dapat memperkuat upaya pencegahan kekerasan tersebut. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun karakter anak yang mampu menghadapi tantangan di masa depan. Penerapan pendidikan karakter yang efektif diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan berbasis gender. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan kebijakan pendidikan karakter dan keterlibatan aktif semua pihak dalam pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Teknik Pengolahan Skor Hasil Evaluasi Hasibuan, Nurul Husna; Safitri, Sulistia; Ariska, Imelda
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Juli-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v4i2.646

Abstract

Teknik pengolahan skor hasil evaluasi merupakan bagian krusial dalam proses evaluasi pendidikan yang bertujuan untuk menghasilkan data yang valid, reliabel, dan dapat diinterpretasikan dengan tepat. Proses ini meliputi beberapa metode, seperti normalisasi skor, penyesuaian skor, serta analisis statistik deskriptif dan inferensial, yang digunakan untuk meningkatkan kualitas dan keakuratan hasil evaluasi. Pengolahan skor yang efektif memungkinkan identifikasi kekuatan dan kelemahan siswa, serta membantu pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat. Namun, pengolahan skor juga menghadapi berbagai tantangan, seperti bias evaluator, kesalahan pengukuran, dan interpretasi yang sulit, yang dapat diatasi dengan penggunaan instrumen yang valid dan teknologi. Implikasi dari pengolahan skor yang baik adalah peningkatan kualitas pembelajaran dan pengambilan keputusan berbasis data yang lebih objektif dalam kebijakan pendidikan.
Pendidikan Karakter sebagai Solusi untuk Mencegah Kekerasan Berbasis Gender di Lingkungan Pendidikan: Studi Literatur Safitri, Sulistia; Wijayanti, Agustina Tri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6483

Abstract

Kekerasan berbasis gender di lingkungan pendidikan merupakan masalah serius yang mengancam integritas lembaga pendidikan dan perkembangan potensi anak. Meskipun berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, fenomena ini masih sering terjadi. Penelitian ini mengkaji peran pendidikan karakter dalam pencegahan kekerasan berbasis gender di lingkungan pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis data dan literatur yang sesuai mengenai pendidikan karakter dan kekerasan berbasis gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kurikulum dan didukung oleh kebijakan yang jelas dapat memperkuat upaya pencegahan kekerasan tersebut. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun karakter anak yang mampu menghadapi tantangan di masa depan. Penerapan pendidikan karakter yang efektif diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan berbasis gender. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan kebijakan pendidikan karakter dan keterlibatan aktif semua pihak dalam pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Peran Akreditasi Madrasah Sebagai Instrumen Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Anisya, Ananda Indri; Juliani, Juliani; Nabilla, Bella; Pandini, Septia; Safitri, Sulistia
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/ah340q73

Abstract

Akreditasi madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sebagai ujung tombak mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana akreditasi menjadi instrumen pengembangan profesional bagi guru dan tenaga kependidikan, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis literatur, jurnal ilmiah, buku,dan dokumen resmi terkait akreditasi madrasah, pengembangan kompetensi guru, dan manajemen tenaga kependidikan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai mekanisme akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi mendorong guru meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, dan sosial melalui refleksi diri, inovasi metode dan media pembelajaran, serta keterlibatan dalam kegiatan pengembangan profesional seperti workshop, seminar,dan pelatihan. Selain itu, akreditasi menuntut peningkatan kualitas dokumentasi pembelajaran sehingga guru bekerja lebih sistematis dan akuntabel. Tenaga kependidikan juga memperoleh manfaat signifikan berupa peningkatan keterampilan administrasi, manajerial, teknis, pemahaman regulasi pendidikan, serta kemampuan koordinasi dan komunikasi. Sinergi antara guru dan tenaga kependidikan dalam proses akreditasi membangun budaya kerja kolaboratif, adaptif, dan berorientasi mutu, sementara dukungan pimpinan madrasah yang visioner semakin memperkuat efektivitas proses ini. Dengan demikian, akreditasi berfungsi tidak hanyasebagai alat penilaian formal, tetapi juga sebagai instrumen pembelajaran bersama yang meningkatkan kompetensi individu dan kualitas madrasah secara menyeluruh.