Najmi Arif Triyadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL-MODEL DIALEKTIKA ILMU DAN AGAMA MENURUT PANDANGAN BARBOUR (KONFLIK, INDEPENDENSI, DIALOG, INTEGRASI) Rr. Maulia Nawangsih Ningrum; Muhammad Hudzaifah Alfa Rizqi; Najmi Arif Triyadi; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara ilmu pengetahuan dan agama melalui empat model dialektika yang dikemukakan oleh Ian G. Barbour, yaitu konflik, independensi, dialog, dan integrasi. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, dan artikel yang relevan. Analisis menunjukkan bahwa meskipun model konflik dan independensi masih muncul dalam diskusi publik modern, model dialog dan integrasi lebih menawarkan pendekatan yang konstruktif untuk memahami relasi keduanya. Model dialog membuka ruang komunikasi antara sains dan agama melalui pengakuan terhadap perbedaan metode dan tujuan, sedangkan model integrasi berupaya mensintesiskan keduanya dalam kerangka filosofis yang lebih harmonis. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan interdisipliner, sikap kritis, dan keterbukaan intelektual untuk menghadirkan pemahaman yang seimbang antara sains dan agama dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika masyarakat modern
Peran Asosiasi Profesi Guru Dalam Menghadapi Tantangan Etika Penggunaan AI Didunia Pendidikan Sevi Selviani Putri; Mar’atus Solekha; Najmi Arif Triyadi; Muhlisin Muhlisin; Abul Mafaakhir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.56896

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan berbasis data, namun juga menimbulkan tantangan etika seperti plagiarisme, bias algoritma, dan pelanggaran privasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asosiasi profesi guru dalam menghadapi tantangan etika penggunaan AI di dunia pendidikan, khususnya dalam perumusan pedoman etika, peningkatan literasi digital, dan advokasi kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis berbagai jurnal, buku dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mengubah peran guru menjadi fasilitator, namun implementasinya masih menghadapi kendala kesiapan infrastruktur dan kompetensi. Selain itu, asosiasi profesi guru memiliki peran strategis dalam menyusun kode etik, meningkatkan kompetensi digital guru, serta mendorong kebijakan pendidikan yang berorientasi pada penggunaan AI yang bertanggung jawab. Kesimpulannya, penguatan peran asosiasi profesi guru menjadi kunci dalam menjaga integritas dan kualitas pendidikan di era digital berbasis AI.