Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Kulit Durian menjadi Pupuk Organik Ramah Lingkungan Elfira Sari, Naila; Elfayetti; Melani Astika; Septian Prayogi; Farhan Fauzan Ahdaputra; Rud Sahanaia Sari Nona; Desty Novry lianty; Nurliana, Vita; Malau, Shintia; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi durian yang meningkat setiap tahun menghasilkan limbah kulit durian yang dapat mencemari lingkungan jika tidak diolah dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah kulit durian sebagai pupuk organik ramah lingkungan melalui proses fermentasi menggunakan EM4 (Effective Microorganisms 4). Metode eksperimen digunakan dengan mencampur kulit durian segar, tanah, dan larutan EM4. Fermentasi dilakukan selama 3-4 minggu dengan pengadukan berkala, kemudian hasilnya diuji menggunakan indikator pH serta larutan H₂O₂, HCl, dan KCl untuk mengetahui kandungan bahan organik dan sifat keasaman tanah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pupuk kompos kulit durian memiliki pH netral (pH 7), kandungan bahan organik tinggi yang ditunjukkan dengan reaksi buih pada uji H₂O₂, serta kandungan kapur (CaCO₃) yang dapat menetralkan keasaman tanah. Berdasarkan hasil tersebut, pemanfaatan kulit durian sebagai pupuk organik tidak hanya mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian berkelanjutan, tetapi juga mengurangi pencemaran lingkungan.
Analisis Spasial Kerentanan Kabupaten Mandailing Natal Terhadap Bencana Tsunami dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis Grace Indah Situmeang; Nurintan Nurintan; Rud Sahanaia Sari Nona; Melani Astika Rahayu
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan tsunami di Kabupaten Mandailing Natal dengan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan mengintegrasikan lima parameter fisik dan lingkungan, yaitu kemiringan lereng, elevasi, tutupan lahan, jarak dari sungai, dan jarak dari pantai. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari instansi resmi dan diolah melalui proses standarisasi peta serta klasifikasi parameter. Setiap parameter diberi skor dan bobot menggunakan metode Weighted Overlay Analysis untuk menghasilkan indeks kerentanan tsunami. Selanjutnya, hasil analisis diklasifikasikan ke dalam lima kelas kerentanan, yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kerentanan tinggi hingga sangat tinggi terkonsentrasi di zona pesisir barat yang memiliki elevasi rendah, lereng datar, jarak dekat dengan pantai, serta dominasi permukiman. Sebaliknya, wilayah tengah dan timur yang didominasi kawasan perbukitan menunjukkan tingkat kerentanan rendah hingga sangat rendah. Temuan ini memperlihatkan bahwa risiko tsunami di Kabupaten Mandailing Natal bersifat lokal dan signifikan pada kawasan pesisir. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan mitigasi bencana dan penataan ruang wilayah pesisir.