Henny Dwi Iswati
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMALISASI PERAN IBU DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK MELALUI FUN-GAMING PKM DESA BUDURAN Yuri Lolita; Henny Dwi Iswati; Fahri
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4516

Abstract

Kegiatan ini mengkaji efektivitas program pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam meningkatkan kesadaran pendidikan karakter melalui metode fun-gaming bagi ibu-ibu anak usia dini di Desa Buduran. Studi ini mengatasi dua masalah utama: rendahnya pemahaman ibu tentang pendidikan karakter dan kurangnya media edukasi interaktif. Menggunakan pendekatan penelitian tindakan partisipatif, program intervensi dilaksanakan dalam empat sesi. Data dikumpulkan melalui survei, observasi, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang prinsip pendidikan karakter dan keterlibatan aktif mereka dalam perkembangan moral anak. Pendekatan fun-gaming terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik, meningkatkan partisipasi orang tua dalam pendidikan karakter di rumah. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pendidikan karakter anak usia dini dengan mendemonstrasikan efektivitas pendekatan gamifikasi dalam meningkatkan keterlibatan orang tua dan perkembangan moral anak.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS SMP MELALUI PELATIHAN DEEP LEARNING DAN TEKNOLOGI DIGITAL Henny Dwi Iswati; Sumarniningsih; Nur Chakim; Yuri Lolita; Silfia Asning Tias; Rizki Ramadhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5942

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan digital guru bahasa Inggris SMP di Surabaya melalui integrasi prinsip deep learning dan teknologi digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Analisis kebutuhan awal menunjukkan bahwa para guru menghadapi tantangan dalam memahami konsep deep learning, merancang kegiatan pembelajaran yang bermakna, menerapkan asesmen autentik, serta menggunakan perangkat digital secara percaya diri. Program ini dilaksanakan melalui lokakarya kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru terhadap tahapan deep learning, kerangka pembelajaran Joyful–Mindful–Meaningful, serta pemanfaatan platform digital seperti Canva, Padlet, dan berbagai perangkat AI. Para guru berhasil menghasilkan aktivitas pembelajaran berbasis deep learning serta perangkat pembelajaran yang mencerminkan kegiatan belajar yang kontekstual, kolaboratif, dan reflektif. Program ini juga mendorong terbangunnya kolaborasi profesional antar-guru serta meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam memberdayakan guru untuk merancang pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan didukung oleh teknologi digital.
MENGAJARKAN ENGLISH COMMANDS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU MELALUI PERMAINAN FISIK BERBASIS TOTAL PHYSICAL RESPONSE Yuri Lolita; Henny Dwi Iswati; Nur Fauzia; Deddy Whinata Kardiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6289

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) "Membangkitkan Kreativitas Guru: Inovatif dalam Mengajar Bahasa Inggris di Tingkat Dasar" bertujuan meningkatkan kreativitas dan kompetensi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam mengajarkan English commands melalui permainan fisik berbasis metode Total Physical Response (TPR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-evaluatif yang melibatkan 35 guru PJOK dari berbagai sekolah dasar di Kota Solo, Jawa Tengah. Program dilaksanakan melalui empat tahap: pelatihan teori dan praktik intensif, microteaching, implementasi di sekolah, serta evaluasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan dokumentasi pembelajaran. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama: (1) kepercayaan diri guru menggunakan bahasa Inggris meningkat dari 8,6% menjadi 74,3%; (2) kemampuan menyusun instruksi sederhana meningkat dari 11,4% menjadi 82,9%; dan (3) kreativitas guru dalam mengadaptasi permainan fisik mencapai 80%. Sebanyak 88,6% guru melaporkan peningkatan fokus siswa, 82,9% mencatat antusiasme tinggi siswa, dan 91,4% berkomitmen melanjutkan integrasi bahasa Inggris pasca-pelatihan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan TPR berbasis permainan fisik efektif meningkatkan kompetensi profesional guru PJOK, menciptakan pembelajaran holistik, dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.
PENGUATAN KREATIVITAS GURU MELALUI WORKSHOP INOVATIF PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS CLIL Yuri Lolita; Henny Dwi Iswati; Nur Fauzia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6290

Abstract

Penguasaan Bahasa Inggris bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sekolah dasar merupakan kebutuhan yang mendesak, namun lebih dari 80% guru PJOK di Kota Batu belum memiliki kompetensi mengintegrasikan Bahasa Inggris dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep dan prinsip Content and Language Integrated Learning (CLIL); (2) mengembangkan keterampilan merancang pembelajaran Bahasa Inggris berbasis aktivitas PJOK; dan (3) mendorong penerapan pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan bermakna. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk full-day workshop terstruktur berbasis praktik dengan melibatkan 25 guru PJOK sekolah dasar yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan pendekatan mixed methods, meliputi lembar observasi microteaching, rubrik analisis media ajar, kuesioner persepsi (skala Likert lima poin), dan wawancara reflektif semi-terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 84% peserta mampu menerapkan classroom English secara konsisten dalam simulasi pembelajaran, 88% produk media ajar memenuhi prinsip CLIL, dan rerata skor persepsi peserta mencapai 4,46 dari 5,00. Analisis tematik wawancara menghasilkan tiga tema dominan, yaitu transformasi keyakinan kompetensi diri, apresiasi terhadap PJOK sebagai medium bahasa, dan kebutuhan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa guru non-Bahasa Inggris dapat dikembangkan menjadi praktisi CLIL yang kompeten melalui program pelatihan yang terstruktur, kontekstual, dan berorientasi praktik.