Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pemahaman Jenis Teks Genre Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII-A SMP IPIEMS Surabaya Melalui Media Komik Esti Kurniasih, ; Ririn Pusparini, ; Yuri Lolita, ; Agus Widodo,
Widya Cendika Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Widya Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Understanding English text types (genres) is not an easy thing. In this case, someone should be able to understand the message from the text and analyze the text structure.This paper describes the use of comic as media to help the eighth grade students of SMP IPIEMS Surabaya in understanding the English text types (genres), especially narrative text. The result of the research in general showed that (1) the students were very interested in reading comic because the pictures and the stories shown in comic were very interesting; (2) comic can motivate the students to read; and (3) comics, both comic strips and comic books are one of the learning media which are very helpful for students to understand the English text types (genres), especially narrative texts.
The Use of Mall (Mobile Assisted Language Learning) by Using Elsa (English Language Speech Assistant) Speak for Students’ Speaking Skills Haliza, Haliza Putri Maharani; Yuri Lolita
JADEs Journal of Academia in English Education Vol 5 No 2 (2024): JADEs Journal of Academia in English Education
Publisher : Tadris Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jades.v5i2.9850

Abstract

This study examined the responses of 7th-grade students at SMP Negeri 5 Sidoarjo to the ELSA Speak application and its impact on enhancing their English-speaking skills. The research aimed to evaluate student feedback on ELSA Speak and assess its influence on their language learning outcomes. A descriptive qualitative approach was utilized, incorporating closed-ended questionnaires and semi-structured interviews, based on the Technology Acceptance Model (TAM) to analyze technology adoption and usage. Despite the challenges, ELSA Speak significantly improved students' speaking skills. While there were technical issues related to the difference in access between free and premium versions, the overall positive impact on student engagement and proficiency highlighted ELSA Speak's potential as a valuable educational tool.
OPTIMALISASI PERAN IBU DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK MELALUI FUN-GAMING PKM DESA BUDURAN Yuri Lolita; Henny Dwi Iswati; Fahri
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4516

Abstract

Kegiatan ini mengkaji efektivitas program pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam meningkatkan kesadaran pendidikan karakter melalui metode fun-gaming bagi ibu-ibu anak usia dini di Desa Buduran. Studi ini mengatasi dua masalah utama: rendahnya pemahaman ibu tentang pendidikan karakter dan kurangnya media edukasi interaktif. Menggunakan pendekatan penelitian tindakan partisipatif, program intervensi dilaksanakan dalam empat sesi. Data dikumpulkan melalui survei, observasi, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang prinsip pendidikan karakter dan keterlibatan aktif mereka dalam perkembangan moral anak. Pendekatan fun-gaming terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik, meningkatkan partisipasi orang tua dalam pendidikan karakter di rumah. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pendidikan karakter anak usia dini dengan mendemonstrasikan efektivitas pendekatan gamifikasi dalam meningkatkan keterlibatan orang tua dan perkembangan moral anak.
The Use of Mall (Mobile Assisted Language Learning) by Using Elsa (English Language Speech Assistant) Speak for Students' Speaking Skills Haliza, Haliza Putri Maharani; Yuri Lolita
JADEs Journal of Academia in English Education Vol 5 No 2 (2024): JADEs Journal of Academia in English Education
Publisher : Tadris Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jades.v5i2.9850

Abstract

This study examined the responses of 7th-grade students at SMP Negeri 5 Sidoarjo to the ELSA Speak application and its impact on enhancing their English-speaking skills. The research aimed to evaluate student feedback on ELSA Speak and assess its influence on their language learning outcomes. A descriptive qualitative approach was utilized, incorporating closed-ended questionnaires and semi-structured interviews, based on the Technology Acceptance Model (TAM) to analyze technology adoption and usage. Despite the challenges, ELSA Speak significantly improved students' speaking skills. While there were technical issues related to the difference in access between free and premium versions, the overall positive impact on student engagement and proficiency highlighted ELSA Speak's potential as a valuable educational tool.
PENERAPAN AWARENESS TRAINING UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PAIKEM GEMBROT DAN WELL BEING Awang Dharmawan; Yuri Lolita; Faridha Nurhayati; Lutfi Saksono
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.4736

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pelatihan kesadaran (awareness training) dalam meningkatkan penerapan metode PAIKEM GEMBROT dan kesejahteraan guru di Kabupaten Madiun. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed-method) dengan kombinasi workshop tatap muka dan daring, melibatkan survei, wawancara, dan observasi langsung. Program dilaksanakan melalui lima tahapan utama: identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, pelaksanaan pelatihan, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan monitoring. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru terhadap metode PAIKEM GEMBROT (85,9%) dan efektivitas pembelajaran. Analisis kesejahteraan guru mengindikasikan perbaikan dalam manajemen stres dan beban kerja, dengan 69,6% responden melaporkan dukungan sekolah yang memadai. Tantangan utama meliputi resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur, dan kesulitan dalam mengintegrasikan pembelajaran daring dan tatap muka. Program ini berhasil menciptakan komunitas praktisi yang mendukung pengembangan profesional berkelanjutan dan peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Madiun. Kesimpulannya, integrasi awareness training dengan metode PAIKEM GEMBROT efektif dalam meningkatkan kapasitas mengajar dan kesejahteraan guru, meskipun diperlukan dukungan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan implementasi.
PENINGKATAN KEILMUAN GURU PJOK DI KOTA SURAKARTA MELALUI EDUKASI KONSEP DBON Sapto Wibowo; Hari Setijono; Kunjung Ashadi; Yuri Lolita; Rini Ismalasrari; Sri Wicahyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5367

Abstract

Terbatasnya kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan keilmuan pada guru olahraga di Kota Surakarta, membuat para guru kesulitan mengakses perkembangan ilmu keolahragaan terbaru. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya perhatian dari pihak pemerintah dalam peningkatan sumber daya guru dalam perkembangan ilmu yang ada, sehingga potensi peserta didik masih belum bisa dikembangkan secara maksimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan guru olahraga dalam memahami pengembangan dan konsep dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Sosialisasi ini diikuti oleh 30 guru olahraga SMP di Kota Surakarta. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu menggunakan ceramah dengan menggunakan powerpoint yang berisi penjelasan materi tentang konsep DBON. Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta mengaku bahwa mereka mendapatkan pemahaman dan keilmuan yang baru tentang konsep DBON dan penerapannya dalam konsep pembelajaran di sekolah. Para guru diharapkan akan menerapkan keilmuan baru yang mereka dapatkan untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah. Peserta berharap kegiatan semacam ini akan dapat berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS SMP MELALUI PELATIHAN DEEP LEARNING DAN TEKNOLOGI DIGITAL Henny Dwi Iswati; Sumarniningsih; Nur Chakim; Yuri Lolita; Silfia Asning Tias; Rizki Ramadhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5942

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan digital guru bahasa Inggris SMP di Surabaya melalui integrasi prinsip deep learning dan teknologi digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Analisis kebutuhan awal menunjukkan bahwa para guru menghadapi tantangan dalam memahami konsep deep learning, merancang kegiatan pembelajaran yang bermakna, menerapkan asesmen autentik, serta menggunakan perangkat digital secara percaya diri. Program ini dilaksanakan melalui lokakarya kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru terhadap tahapan deep learning, kerangka pembelajaran Joyful–Mindful–Meaningful, serta pemanfaatan platform digital seperti Canva, Padlet, dan berbagai perangkat AI. Para guru berhasil menghasilkan aktivitas pembelajaran berbasis deep learning serta perangkat pembelajaran yang mencerminkan kegiatan belajar yang kontekstual, kolaboratif, dan reflektif. Program ini juga mendorong terbangunnya kolaborasi profesional antar-guru serta meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam memberdayakan guru untuk merancang pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan didukung oleh teknologi digital.