Tiranda, Yulius
Departemen Keperawatan Medikal Bedah, Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Ilmu Kesehatan Dan Teknologi Muhammadiyah Palembang

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Masker Medika

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DAN KEMAUAN DIET DAN OLAHRAGA PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT BUKIT ASAM TANJUNG ENIM Tiranda, Yulius
Masker Medika Vol 1 No 2 (2013): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DM tipe 2 adalah ganguan heterogen yang ditandai dengan kecendrungan genetic dan interkasi antara resistansi insulin dan penurunan fungsi sel β pancreas. Penatalaksanaan DM didasarkan pada rencana diet, latihan fisik dan pengaturan aktivitas fisik, agen-agen hipoglikemik oral, terapi insulin, pengawasan terapi insulin dirumah dan pengetahuan tentang diabetes dan perawatan diri. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan kemauan diet dan olahraga pada pasien DM tipe 2. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Penderita yang berobat di RSBA sebanyak 49 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini purposive Sampling. Hasil analisis univariat didapatkan mayoritas berusia dewasa yaitu sebanyak 41 responden (83,7%), yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 29 responden (59,2%), yang berpendidikan tinggi sebanyak 26 responden (53,1%), yang berpengetahuan kurang sebanyak 27 responden (55,1%) yang memiliki dukungan keluarga tentang diet sebanyak 30 responden (61,2%) positif, dan responden yang patuh dalam diet sebanyak 36 responden (73,5%). Sedangkan analisis bivariat didapatkan Ada hubungan antara pendidikan (0,020), pengetahuan tentang diet (0,030), dukungan keluarga (0,022), pengetahuan tentang olahraga (0,004), dukungan keluarga tentang olahraga (0,004) dan tidak ada hubungan antara usia (0,422), jenis kelamin (0,898), usia (1,000), jenis kelamin (0,085), pendidikan (0,575) dengan kepatuhan olahraga pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Buki Asam Tanjung Enim . Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilkukan oleh Hasbi (2012) dan penelitian Lestari (2012), dan diharapkan untuk peneliti selanjutnya agar dapat meneruskan penelitian ini. Kepada petugas kesehatan diharapkan agar meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan khususnya penatalaksaan pada pasien DM tipe 2 serta sebagai edukasi dan discharge planning
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DAN KEMAUAN DIET DAN OLAHRAGA PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT BUKIT ASAM TANJUNG ENIM Yulius Tiranda
Masker Medika Vol 1 No 2 (2013): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DM tipe 2 adalah ganguan heterogen yang ditandai dengan kecendrungan genetic dan interkasi antara resistansi insulin dan penurunan fungsi sel β pancreas. Penatalaksanaan DM didasarkan pada rencana diet, latihan fisik dan pengaturan aktivitas fisik, agen-agen hipoglikemik oral, terapi insulin, pengawasan terapi insulin dirumah dan pengetahuan tentang diabetes dan perawatan diri. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan kemauan diet dan olahraga pada pasien DM tipe 2. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Penderita yang berobat di RSBA sebanyak 49 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini purposive Sampling. Hasil analisis univariat didapatkan mayoritas berusia dewasa yaitu sebanyak 41 responden (83,7%), yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 29 responden (59,2%), yang berpendidikan tinggi sebanyak 26 responden (53,1%), yang berpengetahuan kurang sebanyak 27 responden (55,1%) yang memiliki dukungan keluarga tentang diet sebanyak 30 responden (61,2%) positif, dan responden yang patuh dalam diet sebanyak 36 responden (73,5%). Sedangkan analisis bivariat didapatkan Ada hubungan antara pendidikan (0,020), pengetahuan tentang diet (0,030), dukungan keluarga (0,022), pengetahuan tentang olahraga (0,004), dukungan keluarga tentang olahraga (0,004) dan tidak ada hubungan antara usia (0,422), jenis kelamin (0,898), usia (1,000), jenis kelamin (0,085), pendidikan (0,575) dengan kepatuhan olahraga pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Buki Asam Tanjung Enim . Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilkukan oleh Hasbi (2012) dan penelitian Lestari (2012), dan diharapkan untuk peneliti selanjutnya agar dapat meneruskan penelitian ini. Kepada petugas kesehatan diharapkan agar meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan khususnya penatalaksaan pada pasien DM tipe 2 serta sebagai edukasi dan discharge planning
Hubungan Antara Tingkat Fatique Dengan Self Care Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis (PGK) Yang Menjalani Hemodialisa Di RS Pusri Palembang Joko Tri Wahyudi; Indri Maharani; Yulius Tiranda
Masker Medika Vol 10 No 2 (2022): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v10i2.501

Abstract

Latar Belakang : Hemodialisis merupakan manajemen terapi yang dapat fiberikan kepada pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang berfungsi sebagai pengganti ginjal, dan dapat berlangsung seumur hidup. Data Indonesian Renal Registry (IRR) tahun 2018 mencatat 66.433 pasien baru dan aktif menjalani hemodialisis. Umumnya terapi hemodialisis berdampak pada berbagai komplikasi fisik, seperti kelelahan. Pasien penyakit ginjal kronis dengan kelelahan, kelemahan, dan kehilangan energi dapat mempengaruhi perawatan diri. Metode : Desain dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional menggunakan analisis chi square. Total sampling digunakan untuk mengukur kelelahan, juga indeks CKD perawatan diri. Penelitian ini ditindaklanjuti dengan izin etik No: 0159/KEPK/Adm2/II/2022. Hasil : Nilai P sebesar 0,001 (P Value 0,05) terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kelelahan dengan perawatan diri pada pasien penyakit ginjal kronik selama hemodialisa. Pembahasan : Meningkatnya tingkat urutan kelelahan ke tingkat ketergantungan. Kami menyarankan perlunya lebih mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kelelahan dan tingkat ketergantungan.