Muhlis Ruslan
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bosowa

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Dana Desa Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Turunan, Sangalla Kabupaten Tana Toraja Handayani Uchi; Muhlis Ruslan; Arifuddin Mane
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.3131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dana desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Turunan, Sangalla Kabupaten Tana Toraja. Dana desa menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat melalui program pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penguatan kegiatan ekonomi masyarakat desa. Permasalahan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa pada berbagai wilayah masih menghadapi kendala dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan efektivitas penggunaan anggaran sehingga dampak pembangunan terhadap kesejahteraan masyarakat belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas pemerintah desa, tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Lembang, serta masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program pembangunan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa di Desa Turunan telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban secara terstruktur sesuai kebutuhan masyarakat desa. Penggunaan dana desa diarahkan pada pembangunan infrastruktur, pembentukan kelompok tani, pemberian bantuan modal usaha, penyediaan bibit tanaman, serta pelatihan keterampilan masyarakat yang bertujuan meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat desa. Pengelolaan dana desa juga menunjukkan tingkat efektivitas yang baik selama tahun anggaran 2020 sampai 2022 sehingga mampu mendukung peningkatan pembangunan desa dan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat pada tingkat lokal. Keterlibatan masyarakat dalam musyawarah pembangunan desa memperlihatkan adanya proses pembangunan yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa. This study aims to analyze village fund management in improving the community’s economy in Turunan Village, Sangalla, Tana Toraja Regency. Village funds have become an important instrument in supporting rural development and community empowerment through infrastructure development programs, improvement of public service quality, and strengthening of local economic activities. The research problem indicates that village fund management in various regions still faces obstacles in planning, implementation, supervision, and budget effectiveness, resulting in development impacts that have not fully optimized community welfare. This study employed a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, documentation, and literature study. The research informants consisted of village government officials, community leaders, the Village Consultative Body, and community members involved in village development programs. The results showed that village fund management in Turunan Village had been implemented through planning, implementation, administration, reporting, and accountability stages in a structured manner according to community needs. The utilization of village funds was directed toward infrastructure development, establishment of farmer groups, provision of business capital assistance, distribution of plant seeds, and community skills training aimed at improving the economic productivity of the village community. Village fund management also demonstrated a good level of effectiveness during the 2020–2022 fiscal years, thereby supporting village development and strengthening local community economic activities. Community involvement in village development deliberations reflected a participatory development process oriented toward the actual needs of the village community.
Pengaruh Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai PT Pelindo IV Cabang Makassar Muh. Alif Juniartha Fajrin; Thamrin Abduh; Muhlis Ruslan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4230

Abstract

Kinerja pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan dalam mencapai efektivitas operasional dan kualitas pelayanan organisasi. Perusahaan jasa kepelabuhanan membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja secara produktif dan profesional agar aktivitas operasional perusahaan dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan. Motivasi kerja dan lingkungan kerja merupakan dua faktor penting yang dapat memengaruhi kualitas kinerja pegawai dalam lingkungan organisasi modern. PT Pelindo IV Cabang Makassar sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kepelabuhanan membutuhkan pegawai yang memiliki motivasi kerja tinggi serta didukung lingkungan kerja yang nyaman agar kualitas pelayanan perusahaan kepada pengguna jasa pelabuhan dapat berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada PT Pelindo IV Cabang Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 60 responden yang merupakan pegawai pada PT Pelindo IV Cabang Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai baik secara parsial maupun simultan. Variabel motivasi kerja menjadi faktor yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap peningkatan kinerja pegawai dibandingkan lingkungan kerja. Motivasi kerja yang tinggi dapat membantu pegawai meningkatkan produktivitas kerja, menjaga kualitas pelayanan, dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas organisasi perusahaan. Lingkungan kerja yang nyaman juga mampu membantu pegawai meningkatkan konsentrasi kerja dan menjaga stabilitas pelaksanaan aktivitas operasional perusahaan secara lebih profesional. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan motivasi kerja dan pengembangan lingkungan kerja dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas pelayanan organisasi secara lebih optimal. Employee performance is one of the important factors in determining the success of a company in achieving operational effectiveness and organizational service quality. Port service companies require human resources who are able to work productively and professionally so that the company’s operational activities can run effectively and sustainably. Work motivation and work environment are two important factors that can influence the quality of employee performance in modern organizational environments. PT Pelindo IV Makassar Branch, as a company engaged in port service operations, requires employees who possess high work motivation and are supported by a comfortable work environment in order to maintain optimal service quality for port service users. This study aims to analyze the influence of work motivation and work environment on employee performance at PT Pelindo IV Makassar Branch. The study employed a quantitative approach using explanatory research methods. Research data were obtained through observation, documentation, and questionnaires distributed to 60 respondents who were employees at PT Pelindo IV Makassar Branch. Data analysis techniques used multiple linear regression analysis assisted by IBM SPSS version 25 software. The results indicate that work motivation and work environment have a positive and significant influence on employee performance both partially and simultaneously. The work motivation variable was identified as the most dominant factor influencing employee performance compared to the work environment variable. High work motivation can help employees improve productivity, maintain service quality, and enhance the effectiveness of organizational task implementation. A comfortable work environment can also help employees improve work concentration and maintain the stability of company operational activities more professionally. This study reveals that improving the quality of human resources through strengthening work motivation and developing a supportive work environment can help companies improve operational effectiveness and organizational service quality more optimally.
Analisis Kelayakan Penyaluran Kredit Usaha Mikro Pada Bank BRI Unit Paccerakkang Alferos Buntubarana; Muhammad Idris; Muhlis Ruslan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro pada Bank BRI Unit Paccerakkang melalui penerapan prinsip analisis pembiayaan yang digunakan dalam menentukan kelayakan calon debitur usaha mikro. Penyaluran pembiayaan usaha mikro menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat karena akses modal usaha memiliki hubungan langsung dengan perkembangan usaha produktif dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha mikro. Aktivitas pembiayaan yang dilakukan lembaga perbankan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia modal usaha, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan produktivitas usaha kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada Bank BRI Unit Paccerakkang Makassar. Analisis penelitian dilakukan terhadap penerapan prinsip 5C yang terdiri atas character, capacity, capital, collateral, dan condition of economy dalam proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro kepada nasabah usaha mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro dilakukan melalui tahapan pengajuan pembiayaan, analisis kelayakan, pemberian keputusan pembiayaan, pencairan dana, serta monitoring pembiayaan pasca pencairan kredit. Analisis character dilakukan melalui pemeriksaan riwayat pembayaran dan integritas calon debitur, sedangkan analisis capacity dilakukan menggunakan rasio keuangan seperti Gross Profit Margin, Installment to Disposable Income Ratio, dan Debt Service Ratio untuk mengetahui kemampuan pembayaran angsuran nasabah. Analisis capital, collateral, dan condition of economy menunjukkan bahwa perkembangan usaha, nilai jaminan, serta kondisi ekonomi usaha memiliki pengaruh penting dalam menentukan keputusan pembiayaan pada Bank BRI Unit Paccerakkang. Sistem pengawasan pembiayaan yang dilakukan secara langsung membantu pihak bank menjaga kualitas pembiayaan dan meminimalisir risiko kredit bermasalah pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro. This study aims to analyze the feasibility of distributing Micro Business Credit at BRI Bank Paccerakkang Unit through the implementation of financing analysis principles used in determining the eligibility of prospective micro business debtors. The distribution of micro business financing has become an important aspect in supporting community economic growth because access to business capital is directly related to the development of productive businesses and the improvement of micro entrepreneurs’ welfare. Financing activities carried out by banking institutions not only function as providers of business capital, but also become important instruments in maintaining community economic stability and increasing the productivity of small businesses. This study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques conducted through observation, interviews, and documentation at BRI Bank Paccerakkang Unit Makassar. The analysis focused on the implementation of the 5C principles consisting of character, capacity, capital, collateral, and condition of economy in the process of distributing Micro Business Credit to micro business customers. The results showed that the procedure for distributing Micro Business Credit was carried out through financing applications, feasibility analysis, financing decision-making, fund disbursement, and post-disbursement financing monitoring. Character analysis was conducted through the examination of payment history and debtor integrity, while capacity analysis was performed using financial ratios such as Gross Profit Margin, Installment to Disposable Income Ratio, and Debt Service Ratio to determine customers’ installment payment ability. Capital, collateral, and condition of economy analyses indicated that business development, collateral value, and business economic conditions had important influences in determining financing decisions at BRI Bank Paccerakkang Unit. Direct financing supervision systems helped the bank maintain financing quality and minimize the risk of non-performing loans in the distribution of Micro Business Credit.
Pengaruh Karakteristik Individu, Kepribadian, Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Nur Fadila Jufri; Muhlis Ruslan; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu, kepribadian, dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan pada PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif menyebabkan perusahaan dituntut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Kinerja karyawan menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan karena kualitas pelayanan dan produktivitas kerja perusahaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugas organisasi. Karakteristik individu, kepribadian, dan pengembangan sumber daya manusia dipandang memiliki hubungan terhadap peningkatan kualitas kerja karyawan karena ketiga variabel tersebut berkaitan dengan kemampuan kerja, perilaku kerja, serta pengembangan kompetensi pegawai dalam lingkungan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel penelitian terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu dan kepribadian memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan pengembangan sumber daya manusia memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap peningkatan kualitas kerja pegawai perusahaan. Karakteristik individu menjadi variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap peningkatan kinerja karyawan karena kemampuan kerja, pengalaman, dan sikap kerja pegawai memiliki hubungan terhadap efektivitas penyelesaian pekerjaan perusahaan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan perlu meningkatkan perhatian terhadap pengelolaan sumber daya manusia melalui pembentukan karakter kerja yang baik, peningkatan kemampuan adaptasi pegawai, serta pengembangan kompetensi kerja yang sesuai kebutuhan operasional perusahaan. Hasil penelitian diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia agar efektivitas pelayanan dan produktivitas kerja perusahaan dapat terus meningkat secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of individual characteristics, personality, and human resource development on employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Increasingly competitive business competition requires companies to improve the quality of human resources in order to maintain effective and sustainable operational activities. Employee performance becomes an important factor in determining organizational success because the quality of service and company productivity are strongly influenced by employees’ ability to carry out organizational duties effectively. Individual characteristics, personality, and human resource development are considered to have a relationship with improving employee performance because these variables are related to work ability, work behavior, and competency development within the organizational environment. This research employed a quantitative approach with data collection techniques conducted through questionnaires distributed to employees of PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Data analysis was carried out using multiple linear regression analysis with the assistance of the Statistical Product and Service Solution program to determine the influence of each research variable on employee performance. The results showed that individual characteristics and personality had a significant influence on employee performance, while human resource development had a positive but insignificant effect on improving employee work quality. Individual characteristics became the most dominant variable influencing employee performance because work ability, experience, and employee work attitudes were closely related to the effectiveness of completing company tasks. These conditions indicate that companies need to improve human resource management through the development of positive work character, enhancement of employee adaptability, and competency development programs that are aligned with operational needs. The results of this study are expected to become evaluation material for companies in improving the quality of human resource management in order to enhance service effectiveness and employee productivity sustainably.
Penerapan Sistem Pengendalian Internal Dalam Akuntansi Penjualan Kredit Pada PT Hadji Kalla Toyota Cabang Bulukumba Muhammad Azhar Yusuf; Muhlis Ruslan; Nur Fadhila Amri
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 3 No. 3 (2025): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, Desember 2025
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v3i3.3352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal dalam akuntansi penjualan kredit pada PT Hadji Kalla Toyota Cabang Bulukumba. Penjualan kredit merupakan salah satu strategi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang memiliki keterbatasan dalam melakukan transaksi secara tunai, namun pada saat yang sama berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak didukung oleh sistem pengendalian internal yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang berfokus pada pengungkapan kondisi aktual pengendalian internal melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan secara purposive dengan mempertimbangkan keterlibatan langsung dalam proses penjualan kredit. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan makna secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal pada akuntansi penjualan kredit telah diterapkan melalui lima komponen utama, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Lingkungan pengendalian tercermin dari komitmen manajemen dan pembagian peran yang jelas antara perusahaan, lembaga pembiayaan, dan konsumen. Penilaian risiko dilakukan dengan mengalihkan risiko kredit kepada pihak leasing, sementara perusahaan tetap mengendalikan aspek administratif dan reputasi. Aktivitas pengendalian diwujudkan melalui penerapan SOP, verifikasi dokumen, dan tindak lanjut langsung kepada konsumen. Sistem informasi dan komunikasi didukung oleh kontrak pembiayaan sebagai dasar pencatatan akuntansi. Pemantauan dilakukan melalui pengawasan langsung dan evaluasi berkala, meskipun masih menghadapi keterbatasan pada pengawasan karyawan di luar perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal berperan penting dalam mendukung kelancaran akuntansi penjualan kredit dan menjaga stabilitas operasional perusahaan. This study aims to analyze the implementation of internal control systems in credit sales accounting at PT Hadji Kalla Toyota Bulukumba Branch. Credit sales are adopted as a strategic approach to accommodate customers who are unable to conduct cash transactions, while simultaneously presenting potential risks if not supported by an effective internal control system. This research employs a qualitative approach with a descriptive design to capture the actual conditions of internal control practices. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, with informants selected purposively based on their direct involvement in credit sales activities. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and systematic interpretation. The findings indicate that the internal control system in credit sales accounting has been implemented through five key components, namely the control environment, risk assessment, control activities, information and communication, and monitoring. The control environment is reflected in management commitment and the clear division of roles among the company, financing institutions, and customers. Risk assessment is carried out by transferring credit risk to leasing companies, while the firm maintains control over administrative and reputational aspects. Control activities are implemented through standard operating procedures, document verification, and direct follow-up with customers to prevent irregularities. Information and communication are supported by financing contracts that serve as the primary basis for accounting records. Monitoring is conducted through direct supervision and periodic evaluation, although limitations remain in supervising employees operating outside the company. These findings highlight the importance of internal control systems in supporting effective credit sales accounting and maintaining organizational stability.
Analisis Komunikasi dan Etos Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Sri Reski; Muhlis Ruslan; Arifuddin Mane
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dan etos kerja terhadap kinerja pegawai pada PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima tingkat. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Etos kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan tingkat pengaruh yang lebih besar dibandingkan komunikasi. Pengujian simultan menunjukkan bahwa komunikasi dan etos kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai memerlukan pengelolaan komunikasi yang efektif serta pembinaan etos kerja yang kuat dan konsisten. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia, khususnya pada organisasi jasa publik strategis seperti pengelola bandar udara. This study aims to analyze the effect of communication and work ethic on employee performance at PT Angkasa Pura I (Persero) Sultan Hasanuddin International Airport, Makassar. A quantitative approach with an associative research design was employed in this study. The population comprised all employees, and a total of 50 respondents were selected using a saturated sampling technique. Data were collected through a structured questionnaire using a five-point Likert scale. Data analysis was conducted using multiple linear regression in IBM SPSS Statistics version 23. The results indicate that communication has a positive and significant effect on employee performance. Work ethic also shows a positive and significant influence on employee performance, with a stronger effect compared to communication. Simultaneous testing reveals that communication and work ethic jointly have a significant impact on employee performance. These findings indicate that improving employee performance requires effective communication management and the development of a strong and consistent work ethic. This study provides empirical contributions to the field of human resource management, particularly in the context of strategic public service organizations such as airport management companies.
Pengaruh Motivasi dan Budaya Kerja terhadap Pencapaian Target Unit Service pada Karyawan PT Bosowa Berlian Motor Makassar Muhammad Rafly Adryan Pradana; Muhlis Ruslan; Herminawaty Abubakar
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan budaya kerja terhadap pencapaian target unit service pada PT Bosowa Berlian Motor Makassar. Pencapaian target kerja pada organisasi jasa dipengaruhi oleh berbagai faktor internal yang berkaitan dengan perilaku dan sikap karyawan. Motivasi kerja berperan sebagai dorongan internal yang mengarahkan intensitas dan ketekunan karyawan dalam melaksanakan tugas, sedangkan budaya kerja berfungsi sebagai sistem nilai dan norma yang membentuk pola perilaku kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan unit service yang berjumlah 50 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun berdasarkan indikator variabel motivasi, budaya kerja, dan pencapaian target. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan budaya kerja memiliki pengaruh positif terhadap pencapaian target unit service. Budaya kerja menunjukkan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan motivasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pencapaian target kerja dipengaruhi oleh sinergi antara dorongan individu dan nilai organisasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi manajemen dalam mengelola sumber daya manusia, khususnya dalam meningkatkan pencapaian target melalui penguatan motivasi dan budaya kerja. This study aims to analyze the effect of motivation and work culture on the achievement of service unit targets at PT Bosowa Berlian Motor Makassar. Target achievement in service organizations is influenced by various internal factors related to employee behavior and attitudes. Work motivation functions as an internal drive that directs employees' intensity and persistence in performing their tasks. In contrast, work culture serves as a system of values and norms that shapes work behavior patterns. This research employs a quantitative approach with a causal associative design. The research population consists of all employees of the service unit totaling 50 individuals, with a census technique used for sampling. Data were collected using questionnaires developed based on indicators of motivation, work culture, and target achievement. Data analysis was conducted using multiple linear regression to examine the partial and simultaneous effects of the variables. The results indicate that motivation and work culture positively influence service unit target achievement. Work culture exerts a greater influence than motivation. These findings suggest that the synergy between individual drive and organizational values shapes target achievement. This study is expected to provide practical contributions to human resource management, particularly by enhancing target achievement through stronger motivation and work culture.
Pengaruh Kompensasi dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Bosowa Berlian Motor Nurfadli Nurfadli; Muhlis Ruslan; Lukman Setiawan
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan PT Bosowa Berlian Motor. Kinerja karyawan merupakan faktor strategis yang menentukan keberhasilan organisasi dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Kompensasi dipandang sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi karyawan, sedangkan stres kerja berkaitan dengan tekanan yang dirasakan dalam pelaksanaan tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan PT Bosowa Berlian Motor, dengan jumlah sampel sebanyak 77 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan stres kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem kompensasi yang diterapkan perusahaan memiliki peran penting dalam mendorong kinerja karyawan. Stres kerja yang dialami karyawan berada pada tingkat yang masih dapat dikelola sehingga tidak menghambat pencapaian kinerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan kinerja karyawan. This study aims to analyze the effect of compensation and work stress on employee performance at PT Bosowa Berlian Motor. Employee performance is a strategic factor that determines organizational success in an increasingly competitive business environment. Compensation is viewed as a form of reward for employee contributions, while work stress relates to pressures experienced during task execution. This study employed a quantitative approach with an explanatory research design. The research population comprised all employees of PT Bosowa Berlian Motor, and a sample of 77 respondents was selected via simple random sampling. Data were collected using a structured questionnaire with a Likert scale and analyzed using multiple linear regression. The results indicate that compensation has a significant effect on employee performance, whereas work stress does not. These findings suggest that the company's compensation system plays an important role in encouraging employee performance. The level of work stress experienced by employees remains manageable and does not hinder performance achievement. This study is expected to contribute empirically to the development of human resource management research and to provide practical insights for company management in formulating policies to improve employee performance.
Pengaruh Rekrutmen dan Penempatan terhadap Kinerja Karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Makassar Siti Safnah; Chahyono Chahyono; Muhlis Ruslan
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rekrutmen dan penempatan terhadap kinerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Makassar. Kinerja karyawan menjadi faktor strategis dalam menentukan keberhasilan organisasi, terutama pada perusahaan yang bergerak di bidang otomotif dengan tingkat persaingan yang tinggi. Rekrutmen yang tepat memungkinkan perusahaan memperoleh sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan jabatan, sedangkan penempatan yang akurat memastikan karyawan dapat bekerja secara optimal sesuai kompetensi yang dimiliki. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel penelitian dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekrutmen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan, yang tercermin dari kemampuan karyawan dalam memenuhi standar kerja perusahaan. Penempatan juga menunjukkan pengaruh positif terhadap kinerja, terutama dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas. Pengujian simultan memperlihatkan bahwa rekrutmen dan penempatan secara bersama-sama memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan rekrutmen dan penempatan secara terintegrasi dalam sistem manajemen sumber daya manusia perusahaan. Implementasi kebijakan yang tepat pada kedua aspek tersebut mampu mendukung pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan. This study aims to analyze the effect of recruitment and placement on employee performance at PT Bosowa Berlian Motor Makassar. Employee performance is a strategic factor in determining organizational success, particularly in companies operating in the automotive sector, which is highly competitive. Effective recruitment enables organizations to acquire human resources that meet job requirements, while appropriate placement ensures that employees can perform optimally in line with their competencies. This research employed a quantitative approach, using a survey administered to company employees as respondents. Data were collected using questionnaires developed based on indicators for each research variable and were analyzed using multiple linear regression. The findings indicate that recruitment has a positive effect on employee performance, reflected in employees’ ability to meet organizational performance standards. Placement also shows a positive influence on performance, particularly in supporting work effectiveness and efficiency. Simultaneous testing demonstrates that recruitment and placement collectively contribute significantly to improving employee performance. These results highlight the importance of integrating recruitment and placement policies within human resource management practices. Proper implementation of these policies supports the achievement of sustainable organizational goals.
Analisis Kinerja Keuangan pada PT. Sucofindo (Persero) Cabang Makassar Putu Rediwiska; Ahmad Jumarding; Muhlis Ruslan
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.3396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Sucofindo (Persero) Cabang Makassar melalui pendekatan rasio keuangan yang meliputi rasio profitabilitas, likuiditas, aktivitas, dan solvabilitas. Kinerja keuangan merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya serta mempertahankan keberlanjutan usaha, khususnya pada perusahaan milik negara yang memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan selama periode tahun 2020 hingga 2022. Teknik analisis data dilakukan melalui perhitungan dan interpretasi rasio Return on Equity, Return on Investment, Current Ratio, Cash Ratio, Collection Period, Inventory Turnover, Total Asset Turn Over, serta rasio modal sendiri terhadap total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja profitabilitas perusahaan memperlihatkan kondisi yang bervariasi, dengan nilai ROE yang tinggi namun ROI yang menunjukkan kecenderungan negatif. Dari sisi likuiditas, perusahaan menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, sementara rasio aktivitas menunjukkan tingkat efisiensi yang berfluktuasi dalam pemanfaatan aset. Rasio solvabilitas mengindikasikan struktur permodalan yang belum optimal dan memerlukan perhatian manajerial. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan kebijakan keuangan yang lebih efektif dan berkelanjutan. This study aims to analyze the financial performance of PT Sucofindo (Persero) Makassar Branch using a financial ratio approach that includes profitability, liquidity, activity, and solvency ratios. Financial performance is an essential indicator of a company's ability to manage resources and sustain its business, particularly for state-owned enterprises that play a strategic role in the national economy. The research employed a descriptive quantitative method utilizing secondary data derived from the company’s financial statements for the period 2020 to 2022. Data analysis was conducted through the calculation and interpretation of Return on Equity, Return on Investment, Current Ratio, Cash Ratio, Collection Period, Inventory Turnover, Total Asset Turn Over, and the ratio of equity to total assets. The results indicate that the company's profitability varies, with high ROE values accompanied by negative ROI trends. In terms of liquidity, the company faces limitations in meeting short-term obligations, while activity ratios reveal fluctuating efficiency in asset utilization. The solvency ratio indicates that the capital structure has not yet reached an optimal condition and warrants managerial attention. These findings are expected to provide valuable insights for company management in formulating more effective and sustainable financial policies.