Muhlis Ruslan
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bosowa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Dana Desa Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Turunan, Sangalla Kabupaten Tana Toraja Handayani Uchi; Muhlis Ruslan; Arifuddin Mane
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.3131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dana desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Turunan, Sangalla Kabupaten Tana Toraja. Dana desa menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat melalui program pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penguatan kegiatan ekonomi masyarakat desa. Permasalahan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa pada berbagai wilayah masih menghadapi kendala dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan efektivitas penggunaan anggaran sehingga dampak pembangunan terhadap kesejahteraan masyarakat belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas pemerintah desa, tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Lembang, serta masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program pembangunan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa di Desa Turunan telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban secara terstruktur sesuai kebutuhan masyarakat desa. Penggunaan dana desa diarahkan pada pembangunan infrastruktur, pembentukan kelompok tani, pemberian bantuan modal usaha, penyediaan bibit tanaman, serta pelatihan keterampilan masyarakat yang bertujuan meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat desa. Pengelolaan dana desa juga menunjukkan tingkat efektivitas yang baik selama tahun anggaran 2020 sampai 2022 sehingga mampu mendukung peningkatan pembangunan desa dan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat pada tingkat lokal. Keterlibatan masyarakat dalam musyawarah pembangunan desa memperlihatkan adanya proses pembangunan yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa. This study aims to analyze village fund management in improving the community’s economy in Turunan Village, Sangalla, Tana Toraja Regency. Village funds have become an important instrument in supporting rural development and community empowerment through infrastructure development programs, improvement of public service quality, and strengthening of local economic activities. The research problem indicates that village fund management in various regions still faces obstacles in planning, implementation, supervision, and budget effectiveness, resulting in development impacts that have not fully optimized community welfare. This study employed a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, documentation, and literature study. The research informants consisted of village government officials, community leaders, the Village Consultative Body, and community members involved in village development programs. The results showed that village fund management in Turunan Village had been implemented through planning, implementation, administration, reporting, and accountability stages in a structured manner according to community needs. The utilization of village funds was directed toward infrastructure development, establishment of farmer groups, provision of business capital assistance, distribution of plant seeds, and community skills training aimed at improving the economic productivity of the village community. Village fund management also demonstrated a good level of effectiveness during the 2020–2022 fiscal years, thereby supporting village development and strengthening local community economic activities. Community involvement in village development deliberations reflected a participatory development process oriented toward the actual needs of the village community.
Pengaruh Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai PT Pelindo IV Cabang Makassar Muh. Alif Juniartha Fajrin; Thamrin Abduh; Muhlis Ruslan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4230

Abstract

Kinerja pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan dalam mencapai efektivitas operasional dan kualitas pelayanan organisasi. Perusahaan jasa kepelabuhanan membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja secara produktif dan profesional agar aktivitas operasional perusahaan dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan. Motivasi kerja dan lingkungan kerja merupakan dua faktor penting yang dapat memengaruhi kualitas kinerja pegawai dalam lingkungan organisasi modern. PT Pelindo IV Cabang Makassar sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kepelabuhanan membutuhkan pegawai yang memiliki motivasi kerja tinggi serta didukung lingkungan kerja yang nyaman agar kualitas pelayanan perusahaan kepada pengguna jasa pelabuhan dapat berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada PT Pelindo IV Cabang Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 60 responden yang merupakan pegawai pada PT Pelindo IV Cabang Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai baik secara parsial maupun simultan. Variabel motivasi kerja menjadi faktor yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap peningkatan kinerja pegawai dibandingkan lingkungan kerja. Motivasi kerja yang tinggi dapat membantu pegawai meningkatkan produktivitas kerja, menjaga kualitas pelayanan, dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas organisasi perusahaan. Lingkungan kerja yang nyaman juga mampu membantu pegawai meningkatkan konsentrasi kerja dan menjaga stabilitas pelaksanaan aktivitas operasional perusahaan secara lebih profesional. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan motivasi kerja dan pengembangan lingkungan kerja dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas pelayanan organisasi secara lebih optimal. Employee performance is one of the important factors in determining the success of a company in achieving operational effectiveness and organizational service quality. Port service companies require human resources who are able to work productively and professionally so that the company’s operational activities can run effectively and sustainably. Work motivation and work environment are two important factors that can influence the quality of employee performance in modern organizational environments. PT Pelindo IV Makassar Branch, as a company engaged in port service operations, requires employees who possess high work motivation and are supported by a comfortable work environment in order to maintain optimal service quality for port service users. This study aims to analyze the influence of work motivation and work environment on employee performance at PT Pelindo IV Makassar Branch. The study employed a quantitative approach using explanatory research methods. Research data were obtained through observation, documentation, and questionnaires distributed to 60 respondents who were employees at PT Pelindo IV Makassar Branch. Data analysis techniques used multiple linear regression analysis assisted by IBM SPSS version 25 software. The results indicate that work motivation and work environment have a positive and significant influence on employee performance both partially and simultaneously. The work motivation variable was identified as the most dominant factor influencing employee performance compared to the work environment variable. High work motivation can help employees improve productivity, maintain service quality, and enhance the effectiveness of organizational task implementation. A comfortable work environment can also help employees improve work concentration and maintain the stability of company operational activities more professionally. This study reveals that improving the quality of human resources through strengthening work motivation and developing a supportive work environment can help companies improve operational effectiveness and organizational service quality more optimally.
Analisis Kelayakan Penyaluran Kredit Usaha Mikro Pada Bank BRI Unit Paccerakkang Alferos Buntubarana; Muhammad Idris; Muhlis Ruslan
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro pada Bank BRI Unit Paccerakkang melalui penerapan prinsip analisis pembiayaan yang digunakan dalam menentukan kelayakan calon debitur usaha mikro. Penyaluran pembiayaan usaha mikro menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat karena akses modal usaha memiliki hubungan langsung dengan perkembangan usaha produktif dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha mikro. Aktivitas pembiayaan yang dilakukan lembaga perbankan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia modal usaha, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan produktivitas usaha kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada Bank BRI Unit Paccerakkang Makassar. Analisis penelitian dilakukan terhadap penerapan prinsip 5C yang terdiri atas character, capacity, capital, collateral, dan condition of economy dalam proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro kepada nasabah usaha mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro dilakukan melalui tahapan pengajuan pembiayaan, analisis kelayakan, pemberian keputusan pembiayaan, pencairan dana, serta monitoring pembiayaan pasca pencairan kredit. Analisis character dilakukan melalui pemeriksaan riwayat pembayaran dan integritas calon debitur, sedangkan analisis capacity dilakukan menggunakan rasio keuangan seperti Gross Profit Margin, Installment to Disposable Income Ratio, dan Debt Service Ratio untuk mengetahui kemampuan pembayaran angsuran nasabah. Analisis capital, collateral, dan condition of economy menunjukkan bahwa perkembangan usaha, nilai jaminan, serta kondisi ekonomi usaha memiliki pengaruh penting dalam menentukan keputusan pembiayaan pada Bank BRI Unit Paccerakkang. Sistem pengawasan pembiayaan yang dilakukan secara langsung membantu pihak bank menjaga kualitas pembiayaan dan meminimalisir risiko kredit bermasalah pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat Mikro. This study aims to analyze the feasibility of distributing Micro Business Credit at BRI Bank Paccerakkang Unit through the implementation of financing analysis principles used in determining the eligibility of prospective micro business debtors. The distribution of micro business financing has become an important aspect in supporting community economic growth because access to business capital is directly related to the development of productive businesses and the improvement of micro entrepreneurs’ welfare. Financing activities carried out by banking institutions not only function as providers of business capital, but also become important instruments in maintaining community economic stability and increasing the productivity of small businesses. This study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques conducted through observation, interviews, and documentation at BRI Bank Paccerakkang Unit Makassar. The analysis focused on the implementation of the 5C principles consisting of character, capacity, capital, collateral, and condition of economy in the process of distributing Micro Business Credit to micro business customers. The results showed that the procedure for distributing Micro Business Credit was carried out through financing applications, feasibility analysis, financing decision-making, fund disbursement, and post-disbursement financing monitoring. Character analysis was conducted through the examination of payment history and debtor integrity, while capacity analysis was performed using financial ratios such as Gross Profit Margin, Installment to Disposable Income Ratio, and Debt Service Ratio to determine customers’ installment payment ability. Capital, collateral, and condition of economy analyses indicated that business development, collateral value, and business economic conditions had important influences in determining financing decisions at BRI Bank Paccerakkang Unit. Direct financing supervision systems helped the bank maintain financing quality and minimize the risk of non-performing loans in the distribution of Micro Business Credit.
Pengaruh Karakteristik Individu, Kepribadian, Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Nur Fadila Jufri; Muhlis Ruslan; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu, kepribadian, dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan pada PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif menyebabkan perusahaan dituntut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Kinerja karyawan menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan karena kualitas pelayanan dan produktivitas kerja perusahaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugas organisasi. Karakteristik individu, kepribadian, dan pengembangan sumber daya manusia dipandang memiliki hubungan terhadap peningkatan kualitas kerja karyawan karena ketiga variabel tersebut berkaitan dengan kemampuan kerja, perilaku kerja, serta pengembangan kompetensi pegawai dalam lingkungan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel penelitian terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu dan kepribadian memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan pengembangan sumber daya manusia memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap peningkatan kualitas kerja pegawai perusahaan. Karakteristik individu menjadi variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap peningkatan kinerja karyawan karena kemampuan kerja, pengalaman, dan sikap kerja pegawai memiliki hubungan terhadap efektivitas penyelesaian pekerjaan perusahaan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan perlu meningkatkan perhatian terhadap pengelolaan sumber daya manusia melalui pembentukan karakter kerja yang baik, peningkatan kemampuan adaptasi pegawai, serta pengembangan kompetensi kerja yang sesuai kebutuhan operasional perusahaan. Hasil penelitian diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia agar efektivitas pelayanan dan produktivitas kerja perusahaan dapat terus meningkat secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of individual characteristics, personality, and human resource development on employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Increasingly competitive business competition requires companies to improve the quality of human resources in order to maintain effective and sustainable operational activities. Employee performance becomes an important factor in determining organizational success because the quality of service and company productivity are strongly influenced by employees’ ability to carry out organizational duties effectively. Individual characteristics, personality, and human resource development are considered to have a relationship with improving employee performance because these variables are related to work ability, work behavior, and competency development within the organizational environment. This research employed a quantitative approach with data collection techniques conducted through questionnaires distributed to employees of PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Data analysis was carried out using multiple linear regression analysis with the assistance of the Statistical Product and Service Solution program to determine the influence of each research variable on employee performance. The results showed that individual characteristics and personality had a significant influence on employee performance, while human resource development had a positive but insignificant effect on improving employee work quality. Individual characteristics became the most dominant variable influencing employee performance because work ability, experience, and employee work attitudes were closely related to the effectiveness of completing company tasks. These conditions indicate that companies need to improve human resource management through the development of positive work character, enhancement of employee adaptability, and competency development programs that are aligned with operational needs. The results of this study are expected to become evaluation material for companies in improving the quality of human resource management in order to enhance service effectiveness and employee productivity sustainably.