Darmawati Manda
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bosowa

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Motivasi, Kompetensi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar New Port Susanna Limbong Labi; Muhammad Yusuf Saleh; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.2768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, kompetensi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar New Port. Kinerja karyawan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas pelayanan operasional perusahaan karena kualitas pelayanan perusahaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan secara profesional dan produktif. Aktivitas operasional perusahaan jasa kepelabuhanan yang berlangsung secara dinamis menyebabkan perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki motivasi kerja, kompetensi, dan disiplin kerja yang baik agar kualitas pelayanan perusahaan tetap berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar New Port. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan sehingga tingkat semangat kerja pegawai belum sepenuhnya menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas kerja pegawai pada perusahaan. Kompetensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sehingga kemampuan kerja, keterampilan, dan pengetahuan pegawai menjadi faktor dominan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan perusahaan. Disiplin kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan karena sistem operasional perusahaan yang telah terstruktur menyebabkan pegawai tetap melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur perusahaan. Pengujian simultan menunjukkan bahwa motivasi, kompetensi, dan disiplin kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar New Port. Pengelolaan sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi kerja, pengembangan keterampilan pegawai, dan penguatan kualitas kerja menjadi langkah penting dalam mendukung efektivitas pelayanan operasional perusahaan jasa kepelabuhanan.  This study aims to analyze the influence of motivation, competence, and work discipline on employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar New Port. Employee performance is an important factor in supporting the effectiveness of company operational services because service quality is strongly influenced by employees’ ability to perform their duties professionally and productively. The dynamic operational activities of port service companies require organizations to have human resources with strong work motivation, competence, and work discipline to maintain optimal service quality. This study employed a quantitative approach using a survey method through questionnaires distributed to employees of PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar New Port. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the assistance of Statistical Product and Service Solution (SPSS). The results showed that motivation did not have a significant effect on employee performance, indicating that employee enthusiasm alone was not the main factor in improving employee work quality within the company. Competence had a positive and significant effect on employee performance, showing that work ability, skills, and employee knowledge became the dominant factors supporting the improvement of company service quality. Work discipline did not have a significant effect on employee performance because the structured operational system of the company caused employees to continue carrying out their duties according to company procedures. Simultaneous testing indicated that motivation, competence, and work discipline collectively influenced employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar New Port. Human resource management through improving employee competence, developing work skills, and strengthening work quality becomes an important step in supporting the effectiveness of operational services in port service companies.
Pengaruh Stres Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar Rizka Rizka; Muhammad Idris; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.2779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. Kinerja pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas pelayanan operasional perusahaan karena kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan secara profesional dan produktif. Tingginya aktivitas operasional perusahaan jasa kepelabuhanan menyebabkan pegawai menghadapi tekanan kerja yang cukup besar sehingga kondisi psikologis dan lingkungan kerja menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sehingga tekanan kerja yang dialami pegawai memengaruhi kualitas pelaksanaan pekerjaan dalam lingkungan perusahaan. Lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai karena kondisi tempat kerja yang nyaman, aman, dan didukung fasilitas kerja yang memadai mampu meningkatkan produktivitas pegawai. Pengujian simultan menunjukkan bahwa stres kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai pada PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. Lingkungan kerja menjadi variabel yang memiliki pengaruh lebih dominan terhadap peningkatan kualitas kerja pegawai dibandingkan variabel stres kerja. Pengelolaan sumber daya manusia melalui pengendalian tingkat stres kerja dan peningkatan kualitas lingkungan kerja menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan perusahaan serta produktivitas kerja pegawai secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of work stress and work environment on employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. Employee performance is an important factor in supporting the effectiveness of company operational services because service quality is strongly influenced by employees’ ability to perform their duties professionally and productively. The high intensity of operational activities in port service companies causes employees to experience considerable work pressure, making psychological conditions and work environment important factors affecting employee performance quality. This study employed a quantitative approach using a survey method through questionnaires distributed to employees of PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the assistance of Statistical Product and Service Solution (SPSS). The results showed that work stress had a significant effect on employee performance, indicating that work pressure experienced by employees influenced the quality of work implementation within the company environment. The work environment had a positive and significant effect on employee performance because a comfortable, safe workplace supported by adequate work facilities was able to improve employee productivity. Simultaneous testing indicated that work stress and work environment collectively influenced employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar. The work environment was identified as the most dominant variable affecting the improvement of employee performance quality compared to work stress. Human resource management through controlling work stress levels and improving work environment quality becomes an important step in enhancing the effectiveness of company services and employee productivity on a sustainable basis.
Pengaruh Karakteristik Individu, Kepribadian, Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Nur Fadila Jufri; Muhlis Ruslan; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu, kepribadian, dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan pada PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif menyebabkan perusahaan dituntut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Kinerja karyawan menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan karena kualitas pelayanan dan produktivitas kerja perusahaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugas organisasi. Karakteristik individu, kepribadian, dan pengembangan sumber daya manusia dipandang memiliki hubungan terhadap peningkatan kualitas kerja karyawan karena ketiga variabel tersebut berkaitan dengan kemampuan kerja, perilaku kerja, serta pengembangan kompetensi pegawai dalam lingkungan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel penelitian terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu dan kepribadian memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan pengembangan sumber daya manusia memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap peningkatan kualitas kerja pegawai perusahaan. Karakteristik individu menjadi variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap peningkatan kinerja karyawan karena kemampuan kerja, pengalaman, dan sikap kerja pegawai memiliki hubungan terhadap efektivitas penyelesaian pekerjaan perusahaan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan perlu meningkatkan perhatian terhadap pengelolaan sumber daya manusia melalui pembentukan karakter kerja yang baik, peningkatan kemampuan adaptasi pegawai, serta pengembangan kompetensi kerja yang sesuai kebutuhan operasional perusahaan. Hasil penelitian diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia agar efektivitas pelayanan dan produktivitas kerja perusahaan dapat terus meningkat secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of individual characteristics, personality, and human resource development on employee performance at PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Increasingly competitive business competition requires companies to improve the quality of human resources in order to maintain effective and sustainable operational activities. Employee performance becomes an important factor in determining organizational success because the quality of service and company productivity are strongly influenced by employees’ ability to carry out organizational duties effectively. Individual characteristics, personality, and human resource development are considered to have a relationship with improving employee performance because these variables are related to work ability, work behavior, and competency development within the organizational environment. This research employed a quantitative approach with data collection techniques conducted through questionnaires distributed to employees of PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar. Data analysis was carried out using multiple linear regression analysis with the assistance of the Statistical Product and Service Solution program to determine the influence of each research variable on employee performance. The results showed that individual characteristics and personality had a significant influence on employee performance, while human resource development had a positive but insignificant effect on improving employee work quality. Individual characteristics became the most dominant variable influencing employee performance because work ability, experience, and employee work attitudes were closely related to the effectiveness of completing company tasks. These conditions indicate that companies need to improve human resource management through the development of positive work character, enhancement of employee adaptability, and competency development programs that are aligned with operational needs. The results of this study are expected to become evaluation material for companies in improving the quality of human resource management in order to enhance service effectiveness and employee productivity sustainably.
Analisis Laporan Arus Kas Terhadap Kinerja Keuangan Pada Bank BRI Unit Mengkendek Heline Meliani Turama; Muhammad Idris; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economy Business  Development, April 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v4i1.4327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan arus kas terhadap kinerja keuangan pada Bank BRI Unit Mengkendek selama periode penelitian berlangsung. Laporan arus kas memiliki peran penting dalam menilai kemampuan perusahaan menjaga stabilitas keuangan, memenuhi kewajiban jangka pendek, serta mempertahankan efektivitas aktivitas operasional perusahaan secara berkelanjutan. Aktivitas operasional perusahaan perbankan memerlukan pengelolaan arus kas yang efektif agar perusahaan mampu menjaga likuiditas dan solvabilitas perusahaan pada lingkungan bisnis yang kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui laporan arus kas dan laporan keuangan perusahaan yang dianalisis menggunakan rasio arus kas operasi, rasio cakupan kas terhadap bunga, rasio cakupan hutang lancar, rasio pengeluaran modal, rasio total hutang, dan rasio cakupan arus dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio arus kas operasi mengalami peningkatan selama periode penelitian sehingga kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancar melalui aktivitas operasional perusahaan menjadi lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Rasio cakupan kas terhadap bunga juga menunjukkan peningkatan yang memperlihatkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban bunga secara lebih optimal. Rasio total hutang, rasio pengeluaran modal, dan rasio cakupan arus dana memperlihatkan perkembangan positif yang menunjukkan efektivitas pengelolaan arus kas perusahaan selama periode penelitian berlangsung. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan arus kas yang efektif memiliki hubungan terhadap peningkatan kualitas kinerja keuangan perusahaan serta kemampuan perusahaan menjaga stabilitas operasional perusahaan secara berkelanjutan. This study aims to analyze cash flow reports on the financial performance of Bank BRI Unit Mengkendek during the research period. Cash flow reports play an important role in assessing a company’s ability to maintain financial stability, fulfill short-term obligations, and sustain operational effectiveness on an ongoing basis. Banking operational activities require effective cash flow management to ensure that companies are able to maintain liquidity and solvency in a competitive business environment. This study employed a quantitative approach using a descriptive method. Research data were obtained from company cash flow statements and financial reports which were analyzed using operating cash flow ratios, cash coverage to interest ratios, current liability coverage ratios, capital expenditure ratios, total debt ratios, and cash flow coverage ratios. The results showed that the operating cash flow ratio increased during the research period, indicating that the company’s ability to fulfill current liabilities through operational activities improved compared to previous periods. The cash coverage to interest ratio also increased, demonstrating the company’s better capability in meeting interest payment obligations. Total debt ratios, capital expenditure ratios, and cash flow coverage ratios also showed positive developments, indicating the effectiveness of company cash flow management during the research period. These conditions indicate that effective cash flow management has a relationship with improving the quality of company financial performance and maintaining operational stability on an ongoing basis.
Pengaruh Motivasi, Kompetensi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Pelindo Terminal Petikemas Makassar New Port Susanna Limbong Labi; Muhammad Yusuf Saleh; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i2.2770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, kompetensi, dan motivasi terhadap produktivitas karyawan di PT. Pelindo Makassar New Port Container Terminal. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan populasi penelitian seluruh karyawan yang terdaftar di perusahaan tersebut. Sebanyak 30 responden dipilih sebagai sampel melalui teknik survei untuk mengumpulkan data primer. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, kompetensi, dan disiplin kerja secara individu maupun simultan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan produktivitas kerja dapat dicapai dengan pengelolaan yang baik terhadap ketiga faktor tersebut. Disiplin kerja meningkatkan efisiensi, kompetensi mendukung kemampuan teknis, dan motivasi mendorong semangat kerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan strategi pengembangan karyawan yang berfokus pada aspek motivasi, kompetensi, dan disiplin kerja untuk meningkatkan daya saing perusahaan. This study aims to analyze the impact of work discipline, competence, and motivation on employee productivity at PT. Pelindo Makassar New Port Container Terminal. The research employs a quantitative approach with the population consisting of all registered employees at the company. A total of 30 respondents were selected as the sample, and surveys were distributed to collect primary data. The collected data were analyzed using statistical methods to examine the relationships between variables. The results indicate that motivation, competence, and work discipline individually and simultaneously have a significant positive impact on employee performance. These findings suggest that improving productivity can be achieved through effective management of these three factors. Work discipline enhances efficiency, competence strengthens technical abilities, and motivation fosters employee enthusiasm. This study contributes to the company's management strategies by emphasizing the importance of focusing on motivation, competence, and work discipline to enhance employee development and organizational competitiveness.
Pengaruh Stres Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT. Pelindo Terminal Petikemas Makassar Rizka Rizka; Muhammad Idris; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i2.2782

Abstract

Dampak Stres dan Lingkungan Tempat Kerja terhadap Kinerja Karyawan Kesenjangan pengetahuan tentang dampak stres dan lingkungan tempat kerja terhadap keadaan ketenagakerjaan karyawan di PT. Terminal Petikemas Pelindo Makassar. Studi saat ini menggunakan teknik pengambilan sampel kuantitatif yang disebut pengacakan. Informasi dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan kuesioner penjangkauan kepada 59 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pekerjaan berat dan pekerjaan yang dilakukan di lingkungan tertentu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebagai hasil dari faktor-faktor ini, yang berdampak negatif pada produktivitas kerja dan menghasilkan tingkat koefisien determinasi sekitar 67%, semua variabel independen memiliki hubungan yang bermakna satu sama lain. The impacts of Stress and the Workplace Environment on Employee Performance Knowledge gaps on the impacts of stress and the workplace environment on employees' employment circumstances at PT. Pelindo Makassar Container Terminal. The current study makes use of a quantitative sampling technique called randomization. Information was gathered through observation., questionnaires, and outreach questionnaires to 59 respondents. The results of this study show that both strenuous work and work done in a particular environment have a significant effect on employee performance. As a result of these factors, which negatively impact work productivity and yield a coefficient of determination level of approximately 67%, all independent variables have meaningful connections with one another.
Pengaruh Iklim Organisasi Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Instansi Pemerintahan Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan Pebriani Herma Barumbun; Palipada Palisuri; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i2.2905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai pada Instansi Pemerintahan Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner yang disebarkan kepada 58 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasi dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Instansi Pemerintahan Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan demikian, faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai menunjukkan hasil dengan nilai koefisien determinasi sebesar 79%. Hal ini berarti seluruh variabel bebas memiliki hubungan yang signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. This study aims to determine the influence of organizational climate and organizational commitment on employee performance at the Government Institution of the Bureau of Public Welfare, South Sulawesi Province. This research employs a quantitative approach with a survey method. Data were obtained through observations and questionnaires distributed to 58 respondents. The results of the study indicate that organizational climate and organizational commitment have a positive and significant influence on employee performance at the Government Institution of the Bureau of Public Welfare, South Sulawesi Province. Thus, the factors influencing employee performance show a coefficient of determination of 79%, meaning that all independent variables collectively have a significant relationship with employee performance.
Analisis Kelayakan Kredit Mikro Pada PT Bank Rakyat Indonesia Unit Daya Kantor Cabang Tamalanrea Adriana Adriana; Hasanuddin Remmang; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Economy Business  Development, Desember 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v2i3.3083

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kelayakan kredit Mikro pada PT Bank Rakyat Indonesia Unit Daya Kantor Cabang Tamalanrea. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BRI Unit Daya memiliki prosedur yang mudah dalam prosesnya memiliki persyaratan yang sederhana terhadap calon nasabah yang ingin mengajukan kredit mikro. Dalam menganalisis kelayakan kredit mikro di BRI Unit Daya kantor cabang Tamalanrea mantri menggunakan prinsip 5C . character, capacity. capital, collateral, dan condition of economy. Adapun bentuk pengawasan yang dilakukan oleh BRI Unit daya kepada nasabah yang telah memperoleh kredit minimal sebulan pertama setelah cair atau sudah jatuh tempo. Pengawasan dilakukan dengan cara mantri berkunjung ke rumah nasabah untuk mengetahui apa kendala si nasabah sehingga tidak membayar dan memberikan wejangan kepada nasabah agar usaha yang dijalankan semakin berkembang. This study aims to examine and analyze the feasibility of microcredit at PT Bank Rakyat Indonesia Unit Daya Tamalanrea Branch office. This study used a qualitative approach with the interview method.  The results of this study indicate that BRI Unit Daya has an easy procedure in the process that has simple requirements for prospective customers who wish to apply for microcredit. In analyzing the feasibility of microcredit at BRI, the Tamalanrea Mantri Branch Power Unit uses the 5C principle. Character, capacity, capital, collateral, and condition of the economy. As for the form of supervision carried out by the first month after disbursement or when it is due. Supervision is carried out using visiting the customer’s house to find out what the customer’s problems are so that he does not pay and giving advice to the customer so that the business being run is growing.
Pengaruh Stres Kerja Dan Motivasi Terhadap Tingkat Produktivitas Karyawan PT. Tiran Group Di Makassar St. Arlitha Arlitha; Herminawaty Abubakar; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3254

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh parsial serta simultan dari stres kerja dan motivasi terhadap produktivitas karyawan pada PT. Tiran Group di Makassar. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh fakta bahwa manajemen sumber daya manusia sering dihadapkan pada tantangan untuk menjaga efektivitas dan efisiensi organisasi, terutama terkait dengan tingkat stres dan motivasi karyawan. Metode kuantitatif digunakan dengan pendekatan deskriptif dan analisis statistik inferensial. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 47 karyawan non-manajerial. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial terhadap produktivitas karyawan, demikian pula dengan motivasi. Secara simultan, kedua variabel juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas karyawan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi untuk stres kerja sebesar 0.009 dan untuk motivasi sebesar 0.000, yang keduanya berada di bawah ambang batas signifikansi 0.05. Lebih lanjut, Koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0.475 menunjukkan bahwa 47.5% variasi dalam produktivitas karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel ini, sementara sisanya 52.5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini, seperti lingkungan kerja, pengalaman, atau faktor eksternal lainnya. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen stres dan motivasi sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan secara berkelanjutan, dengan implikasi praktis berupa perlunya program intervensi terpadu. This study aims to analyze and empirically test the partial and simultaneous effects of work stress and motivation on employee productivity at PT. Tiran Group in Makassar. The research is motivated by the fact that human resource management often faces challenges in maintaining organizational effectiveness and efficiency, particularly concerning employee stress levels and motivation. A quantitative method was employed with a descriptive and inferential statistical analysis approach. Data were collected through questionnaires distributed to 47 non-managerial employees. Hypothesis testing was performed using multiple linear regression analysis with the aid of SPSS version 25. The results show that work stress and motivation have a positive and significant partial effect on employee productivity. The significance values for work stress and motivation were 0.009 and 0.000, respectively, both below the 0.05 threshold. Furthermore, both variables also have a significant simultaneous influence on employee productivity. The Adjusted R Square of 0.475 indicates that 47.5% of the variation in employee productivity can be explained by these two variables, while the remaining 52.5% is influenced by other factors outside this research model, such as the work environment, experience, or external factors. These findings highlight the importance of managing stress and motivation as a key strategy for enhancing sustainable employee performance and productivity, with the practical implication of implementing integrated intervention programs.
Pengaruh Komitmen Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Zulkifli R Zulkifli; Muhammad Idris; Darmawati Manda
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh komitmen kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran sumber daya manusia sebagai aset kunci yang tidak dapat ditiru dalam mencapai tujuan strategis perusahaan. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan, sebagai lembaga pemerintah yang terus berupaya meningkatkan kinerjanya, sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara komitmen individu dan budaya organisasi yang suportif. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan populasi sebanyak 31 karyawan tetap dan seluruhnya dijadikan sampel, dikarenakan jumlahnya yang terbatas. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa komitmen kerja dan budaya organisasi secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi sebesar 52,2%. Secara parsial, variabel komitmen kerja menunjukkan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja, mengindikasikan bahwa semakin tinggi komitmen kerja individu, semakin baik kinerjanya. Namun, variabel budaya organisasi secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja. Temuan ini menyoroti kompleksitas interaksi antara faktor internal dan eksternal dalam membentuk kinerja karyawan. Meskipun demikian, temuan simultan menegaskan bahwa kombinasi kedua variabel ini tetap krusial. Saran dari penelitian ini adalah agar manajemen memperkuat komitmen karyawan melalui peningkatan kesejahteraan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. This study aims to empirically examine the influence of work commitment and organizational culture on employee performance at the BPJS Ketenagakerjaan Makassar Branch. The background of this research is the crucial role of human resources as an inimitable key asset in achieving a company's strategic goals. On-the-ground phenomena indicate that BPJS Ketenagakerjaan, as a government institution consistently striving to improve its performance, heavily relies on a strong collaboration between individual commitment and a supportive organizational culture. This quantitative study uses a descriptive approach with a limited population of 31 permanent employees, all of whom were included as the sample. Data were collected via questionnaires distributed to respondents and analyzed using multiple linear regression. The analysis results reveal that work commitment and organizational culture have a significant simultaneous effect on employee performance, contributing 52.2% of the variance. Partially, the work commitment variable shows a significant and positive influence on performance, indicating that a higher level of individual commitment leads to better performance. Conversely, the organizational culture variable does not have a significant partial influence on performance. These findings highlight the complexity of the interaction between internal and external factors in shaping employee performance. Nevertheless, the simultaneous finding confirms that the combination of these two variables remains crucial. This study suggests that management should strengthen employee commitment by improving welfare and creating a conducive work environment.