Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Perlindungan Hukum Konsumen dalam Jasa Kesehatan: Perbandingan Hukum Nasional dan Internasional Prayuti, Yuyut; Lany, Arman; Sari, Novia Eka; Sujana, I Kadek Eka; Widya, Widya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i3.15398

Abstract

Jasa kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang esensial. Di era globalisasi ini, banyak masyarakat yang mencari layanan kesehatan di luar negeri karena berbagai alasan. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan sistem perlindungan hukum konsumen dalam jasa kesehatan di tingkat nasional dan internasional serta merumuskan rekomendasi untuk memperkuat perlindungan hukum konsumen dalam jasa kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum. Teknik pengumpulan data pada peneltian ini yakni dengan studi literatur. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan menggunakan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlindungan hukum konsumen dalam jasa kesehatan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, dan Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan telah secara resmi menetapkan hak dan tanggung jawab serta konsekuensi hukum yang harus dipatuhi oleh penyedia layanan kesehatan dan penerima layanan tersebut. Sedangkan dalam tingkat internasional yang dalam hal ini adalah Singapura, perlindungan konsumen diatur oleh Consumer Protection (Fair Trading) Act 2003 (CPFTA). Undang-undang ini telah mengalami sejumlah revisi, yang paling baru terjadi pada tahun 2020. Terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memperkuat perlindungan hukum konsumen dalam jasa kesehatan di Indonesia antara lain meningkatkan edukasi dan informasi kepada konsumen tentang hak-hak mereka, memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap penyedia layanan kesehatan, meningkatkan kerjasama internasional dalam bidang perlindungan konsumen dalam jasa kesehatan.
The Supremacy of Patient Safety: Juridical and Empirical Analysis of Emergency Medical Care Sari, Novia Eka; Fikri , Ahmad Ma’mun
Research Horizon Vol. 5 No. 6 (2025): Research Horizon - December 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.6.2025.860

Abstract

The principle of Aegroti Salus Lex Suprema (Patient Safety is the Supreme Law) forms the ethical and legal core of healthcare, strictly prohibiting the refusal of patients in emergency conditions, as codified in the Indonesian Health Law, Law Number 17 of 2023. However, documented cases show a persistent gap between this legal mandate and clinical reality, often due to administrative priorities. This study aims to explicitly examine the legal foundation of the Aegroti Salus Lex Suprema principle and to analyze its concrete implementation. This study employs a sociological-juridical approach with a case study methodology to analyze the legal basis and the concrete implementation of this principle in emergency practice. Primary data, collected via interviews and observation, supplemented by secondary legal materials, were analyzed qualitatively. Findings indicate that this Islamic hospital institutionalizes Aegroti Salus Lex Suprema through rigorous internal regulations, including staff credentialing, establishing a maximum 5-minute response time, implementing triage protocols, and creating detailed resuscitation guidelines. The study concludes that this Islamic hospital successfully fulfills its social and legal duty by embedding patient safety as the highest institutional priority, providing a strategic model for minimizing malpractice risks and enhancing life-saving accountability across Indonesian healthcare facilities.